GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polri Ringkus 321 WNA Pelaku Judol Jaringan Internasional di Gedung Hayam Wuruk Jakbar, Ada Warga China-Kamboja

Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Umum menggerebek dan menangkap 321 Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat dalam kasus judi online.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:09 WIB
Polri Ringkus 321 WNA Pelaku Judol Jaringan Internasional di Gedung Hayam Wuruk Jakbar
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Umum melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap 321 Warga Negara Asing (WNA) yang terlibat dalam kasus judi online jaringan internasional di Gedung Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026).

“Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri melakukan pengungkapan dugaan tindak pidana perjudian online jaringan internasional,” kata Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan yang sama, Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Wira Satya Triputra menerangkan, penangkapan ini sebagai wujud implementasi daripada atensi Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian penyelidikan yang panjang dengan adanya informasi dari masyarakat yang kemudian kami respon. Dari hasil penyelidikan tersebut, kami menemukan dugaan adanya aktivitas perjudian yang dilakukan secara terorganisir dan melibatkan warga negara asing dari berbagai macam negara,” jelas Wira.

Lebih lanjut, Wira menerangkan, penindakan ini dilakukan sejak Kamis, 7 Mei 2026. Para pelaku dalam keadaan tertangkap tangan yakni dedang melakukan operasional ataupun kegiatan daripada judi online.

“Dari para pelaku yang berhasil kita amankan, jumlahnya mencapai 321 orang,” terang Wira.

Sementara itu adapun ratusan WNA yang ditangkap diantaranya warga negara Chinese ataupun Tiongkok sebanyak 57 orang, warga negara Vietnam sebanyak 228 orang, warga negara Laos sebanyak 11 orang, warga negara Myanmar sebanyak 13 orang, warga negara Malaysia sebanyak tiga orang, warga negara Thailand sebanyak lima orang, dan warga negara Kamboja sebanyak tiga orang.

“Kami telah melakukan pendalaman terhadap orang-orang yang diduga melakukan aktivitas dengan berbagai macam peran di dalam hal permainan judi online sebagai sebagaimana sebagai mata pencaharian. Hal tersebut dilakukan secara terstruktur dengan memanfaatkan sarana elektronik dan secara serta pola operasional digital lintas negara yang terorganisir,” ungkap Wira.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian dari penangkapan ini, pihak kepolisian turut mengamankan berbagai jenis barang bukti, yaitu brankas, paspor, handphone, laptop, PC komputer, dan uang tunai dari berbagai macam negara.

“Dari hasil pemeriksaan penyidik telah menemukan kurang lebih sebanyak 75 domain dan website yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian online, yang juga menggunakan kombinasi karakter tertentu dan variabel label perjudian guna menghindari pemblokiran,” tegas Wira.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Erick Thohir Ajak Bos AFF Coba 'Nongkrong' di Medan, Apa yang Dibahas?

Erick Thohir Ajak Bos AFF Coba 'Nongkrong' di Medan, Apa yang Dibahas?

Erick Thohir mengajak Presiden AFF dan Sekjen AFF menikmati kuliner legendaris Medan jelang Piala AFF U-19 2026. Ternyata ada pembahasan penting?
Venue Persija Jakarta Vs Persib Bandung Tergusur ke Samarinda, Rizky Ridho: Selama Saya Main di Home Tak Pernah Naik Pesawat!

Venue Persija Jakarta Vs Persib Bandung Tergusur ke Samarinda, Rizky Ridho: Selama Saya Main di Home Tak Pernah Naik Pesawat!

Rizky Ridho menyoroti venue Persija vs Persib di Samarinda. Kapten Macan Kemayoran mengaku baru kali ini main kandang harus naik pesawat.
Wamendagri Sebut Kendari Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Kreatif dan MICE Indonesia Timur, Ini Potensinya

Wamendagri Sebut Kendari Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Kreatif dan MICE Indonesia Timur, Ini Potensinya

Salah satu capaian paling menonjol yang membuat Kendari layak jadi pusat ekonomi Indonesia Timur adalah dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 86,36, posisi keenam secara nasional.
Gus Ipul Sebut Nasaruddin Umar Miliki Potensi Maju Jadi Ketum PBNU, Ini Alasannya

Gus Ipul Sebut Nasaruddin Umar Miliki Potensi Maju Jadi Ketum PBNU, Ini Alasannya

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyebut, nama Nasaruddin Umar miliki potensi maju sebagai Ketua Umum (Ketum) di Muktamar 2026.
Dulu Jadi Bulan-bulanan Fans Ajax, Gelandang Keturunan Manado Rp347 Miliar Kini Jadi Pemain Kunci Klub Top Serie A

Dulu Jadi Bulan-bulanan Fans Ajax, Gelandang Keturunan Manado Rp347 Miliar Kini Jadi Pemain Kunci Klub Top Serie A

Karier gelandang keturunan Indonesia, Kenneth Taylor, mengalami perubahan drastis dalam satu tahun terakhir. Ternyata ia pernah jadi bulan-bulanan fans Ajax.
Markas Judi Online di Gedung Hayam Wuruk Jakbar Baru Beroperasi 2 Bulan, Para Pelaku Mengetahui Pekerjaannya

Markas Judi Online di Gedung Hayam Wuruk Jakbar Baru Beroperasi 2 Bulan, Para Pelaku Mengetahui Pekerjaannya

Direktorat Tindak Pidana Umum mengamankan 321 WNA yang terlibat kasus judi online jaringan internasional di Gedung Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2026).

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Tahu Namanya Populer di Indonesia Meski Belum Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Tersipu Malu

Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung tersipu malu ketika tante Megawati Hangestri memberi tahu kalau dirinya mulai populer di kalangan volimania Indonesia.
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Selengkapnya

Viral