News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tabir Kasus Pencabulan Santri di Surabaya, Pelaku Akui Takut Zina Tapi Cabuli 7 Santri Laki-laki

Kasus pencabulan sejumlah santri menjadi sorotan publik, terutama di Pati. Namun, usai kasus di Pati, mencuat kasus guru ngaji cabuli 7 santri di Surabaya.
Senin, 11 Mei 2026 - 15:15 WIB
Tabir Kasus Pencabulan Santri di Surabaya, Pelaku Akui Takut Zina Tapi Cabuli 7 Santri Laki-laki
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pencabulan sejumlah santri menjadi sorotan publik, terutama di Pati. Namun, usai kasus di Pati, mencuat kasus guru ngaji cabuli 7 santri di Surabaya. Lantas, bagaimana duduk perkara kasusnya, berikuta tabir kasus pencabulan tersebut.

Polrestabes Surabaya mengungkap kasus dugaan pelecehan seksual terhadap tujuh santri laki-laki yang diduga dilakukan seorang guru ngaji berinisial MZ (22) di sebuah yayasan pendidikan keagamaan di kawasan Jalan Genteng Kali, Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan jelaskan, bahwa para korban berusia antara 10 hingga 15 tahun dan diduga mengalami perbuatan tidak senonoh yang dilakukan tersangka dalam kurun waktu sejak 2025 hingga April 2026.

"Korban ada tujuh orang santri laki-laki dengan rentang usia 10 sampai 15 tahun," kata Luthfie saat ditemui wartawan di kantor Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/5/2026).

Lanjutnya menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan salah satu korban kepada pihak berwajib, yang kemudian diikuti keterangan korban lain yang mengaku mengalami peristiwa serupa.

Menurut dia, para korban merupakan santri yang mengikuti kegiatan belajar mengaji secara berkala dan menginap di lokasi yayasan setiap akhir pekan.

"Anak-anak ini tidak menetap penuh di lokasi, mereka hanya menginap setiap Jumat malam sampai Minggu untuk belajar," ucapnya.

Luthfie menuturkan, tersangka diduga memanfaatkan situasi malam hari saat para korban beristirahat untuk melancarkan aksinya dengan masuk ke kamar santrinya.

Bahkan, kata dia, menurut pengakuan sebagian korban mengetahui kejadian yang dialami rekannya, namun tidak berani melapor karena ketakutan.

"Ada yang tahu, tetapi memilih diam karena takut," tuturnya.

Pihaknya menangkap tersangka pada Sabtu (16/5) di kawasan Jalan Genteng Kali, sehari setelah menerima laporan polisi dengan Nomor LP/B/800/IV/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA tertanggal 15 April 2026.

Berdasarkan pemeriksaan, kata Luthfie, tersangka yang berstatus mahasiswa sekaligus pengajar mengaji tersebut mengakui perbuatannya.

Pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian milik korban.

"Pengakuannya, pelaku melakukan itu untuk memuaskan nafsunya," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) untuk memberikan pendampingan psikologis kepada para korban.

"Kami lakukan trauma healing agar anak-anak ini segera pulih secara psikologis dan tidak mengalami trauma berkepanjangan," katanya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 6 huruf C juncto Pasal 15 huruf G Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan/atau Pasal 415 huruf B Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Pengakuan Pelaku Pencabulan 7 Santri

MZ (22) ditetapkan sebagai tersangka karena mencabuli 7 murid laki-lakinya. Ia mengaku perbuatan itu dilakukan karena dorongan nafsu sesaat.

Tersangka mengungkapkan secara blak-blakan saat diinterogasi oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Luthfie Sulistiawan. 

Pengakuan tersangka kepada itu hingga membuat Luthfie geleng-geleng kepala saat mewawancarainya. 

Awalnya tersangka mengaku pencabulan itu atas dorongan nafsu sesaat saat ditanya terkait motif. Hal itu karena ia kerap menonton film porno.

"Tiba-tiba muncul nafsu karena keseringan nonton film porno itu," kata tersangka dalam video seperti yang dilihat dari akun @luthfie.daily, Senin (11/5/2026).

Saat ditanya kembali soal orientasi seksualnya suka perempuan atau laki-laki, tersangka mengaku dua-duanya. Namun saat ini memang lebih suka ke laki-laki terutama anak-anak.

"Ya sekarang ya anak-anak. Soalnya adanya cowok itu. Terus kalau sama perempuan nanti takutnya zina atau hamil gitu," ujar tersangka.

"Kalau sama perempuan takutnya zina, terus sama laki-laki anak-anak," timpal Luthfie sambil terheran-heran.

Dalam pengakuan lainnya, tersangka mengakui pencabulan selalu dilakukan saat korban tidur di kamar asrama. Aksi bejat itu dilakukan sebenarnya diketahui murid-murid lainnya. Namun mereka takut dan memilih pura-pura tidur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus itu terungkap setelah salah satu korban memberanikan diri buka suara dan lapor ke polisi. 

Dari situ, korban lainnya yang senasib ikut buak suara dan laporan juga. Total ada 7 anak yang menjadi korban pencabulan tersangka. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mimpi Besar Atlet Skateboard Mikhayla Shanum Caya Usai Debut di Asian Games 2026 di Usia 11 Tahun: Menang di Olimpiade

Mimpi Besar Atlet Skateboard Mikhayla Shanum Caya Usai Debut di Asian Games 2026 di Usia 11 Tahun: Menang di Olimpiade

Usia Mikhayla bahkan baru 11 tahun ketika tampil di nomor women's park cabang olahraga skateboard Asian Games 2026 di Aichi Sky Expo Hall B, 24 September 2026 lalu.
Bursa Transfer Inter Milan: Masih Pakai Skema Gratisan, 2 Kiper dan 1 Bek Masuk Radar Nerazzurri Buat Musim Panas Nanti

Bursa Transfer Inter Milan: Masih Pakai Skema Gratisan, 2 Kiper dan 1 Bek Masuk Radar Nerazzurri Buat Musim Panas Nanti

Klub Liga Italia, Inter Milan mulai memetakan sejumlah pemain yang berpotensi didatangkan secara gratis pada bursa transfer musim panas mendatang.
Belum Dilirik Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Bali Ini Tak Tergantikan di MLS dan Bisa Jadi Opsi John Herdman

Belum Dilirik Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Bali Ini Tak Tergantikan di MLS dan Bisa Jadi Opsi John Herdman

Timnas Indonesia terus membuka peluang menambah pemain keturunan untuk memperkuat skuad Garuda. Salah satu nama yang menarik perhatian adalah Ethan Kohler.
Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Serang Lawan Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Serang Lawan Politik

Pakar hukum M. Said Bakhri mengingatkan RUU Perampasan Aset harus diawasi ketat agar tidak disalahgunakan untuk menyerang lawan politik.
2 Permintaan Khusus John Herdman ke Pemain Timnas Indonesia Jelang Duel vs Malaysia di GBK

2 Permintaan Khusus John Herdman ke Pemain Timnas Indonesia Jelang Duel vs Malaysia di GBK

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan instruksi khusus kepada para penggawa Skuad Garuda menjelang laga panas kontra Malaysia pada matchday kedua ...
KPK Pantau Soal Polemik Lapas Cibinong, Ingatkan Bahaya Fasilitas Istimewa bagi Napi

KPK Pantau Soal Polemik Lapas Cibinong, Ingatkan Bahaya Fasilitas Istimewa bagi Napi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan atensi serius terhadap polemik yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Trending

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri di musim ketiga hingga wejangan para seniornya.
Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Siap-siap ketiban hoki! 5 zodiak ini diprediksi beruntung soal karier besok, 29 September 2026. Ada yang dapat peluang, perhatian, hingga kepercayaan!
Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Erick Thohir dan jajaran PSSI. Sebab, FIFA ASEAN Cup 2026 membantu mereka persiapkan diri jelang Piala Asia 2027.
Selengkapnya

Viral