GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Selasa, 12 Mei 2026 - 11:13 WIB
Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan dr. Andi Saguni
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan seorang warga negara asing (WNA) yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.

Pemerintah menegaskan hingga saat ini Indonesia belum menemukan kasus Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) seperti yang terjadi pada kasus kapal pesiar internasional tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan dr. Andi Saguni mengungkapkan informasi mengenai keberadaan kontak erat di Indonesia pertama kali diterima dari International Health Regulations National Focal Point (IHR NFP) Inggris.

“Orang tersebut merupakan kontak erat (KE) dari kasus konfirmasi kapal pesiar MV Hondius,” ucap Andi dalam Konferensi Pers Kewaspadaan Penyakit Virus Hanta, dikutip Selasa (12/5/2026).

Menurut Andi, kontak erat itu terjadi ketika WNA tersebut berada dalam satu penerbangan dengan kasus kedua asal Saint Helena menuju Johannesburg, Afrika Selatan.

Setelah notifikasi diterima pada 7 Mei 2026, Kemenkes langsung bergerak melakukan pelacakan dan pemeriksaan epidemiologi.

Pada 8 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, tim Kemenkes melakukan investigasi awal terhadap kontak erat tersebut.

Pemerintah juga melakukan koordinasi lintas lembaga bersama WHO, RSPI Sulianti Saroso, Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLBK), serta Dinas Kesehatan DKI Jakarta secara daring guna mempercepat penanganan.

Sehari kemudian, tepatnya 9 Mei 2026, kontak erat tersebut dibawa ke RSPI Sulianti Saroso untuk pengambilan spesimen sekaligus pemeriksaan lanjutan guna memastikan potensi penularan.

“Pemeriksaan spesimen di BBLBK, hasil negatif Hantavirus tipe HPS dan HFRS,” jelasnya.

Meski hasil pemeriksaan dinyatakan negatif, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya laporan penyebaran Hantavirus di sejumlah negara.

Kemenkes mencatat selama periode 2024 hingga 2026 terdapat 23 kasus positif Hantavirus di Indonesia.

Namun demikian, Andi kembali menegaskan seluruh kasus yang ditemukan di Indonesia bukan tipe Andes Virus yang dapat menular antarmanusia, melainkan Seoul Virus yang penularannya berasal dari tikus atau celurut melalui paparan ekskresi dan sekresi hewan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Walau begitu, belum ada temuan HPS di Indonesia berbeda dengan yang di Kapal Pesiar MV Hondius,” tegasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia sendiri tersebar di sembilan provinsi dengan jumlah terbanyak ditemukan di DKI Jakarta dan DIY.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Liga Inggris, Masa Depan Ole Romeny Bersama Oxford United Bakal Berlanjut Musim Depan

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik dari Liga Inggris, Masa Depan Ole Romeny Bersama Oxford United Bakal Berlanjut Musim Depan

Timnas Indonesia mendapatkan kabar menggembirakan dari kompetisi sepak bola Inggris terkait masa depan salah satu penyerangnya. Ole Romeny dipastikan bertahan.
Kebakaran Gudang di Jakbar, Diduga Akibat Korsleting Listrik Mesin Produksi Gudang Freon

Kebakaran Gudang di Jakbar, Diduga Akibat Korsleting Listrik Mesin Produksi Gudang Freon

Pemadam kebakaran mengungkap dugaan pemicu insiden kebakaran yang terjadi di pergudangan Jalan Kamal Raya Pergudangan Miami Blok B 1  RT.01 RW.01 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat
APAR Wajib SNI per 10 Juni 2025: Konsumen Diimbau Cermati Spesifikasi, Tak Cukup Hanya Logo Sertifikasi

APAR Wajib SNI per 10 Juni 2025: Konsumen Diimbau Cermati Spesifikasi, Tak Cukup Hanya Logo Sertifikasi

Mulai 10 Juni 2025, seluruh Alat Pemadam Api Ringan (APAR) baru yang beredar di Indonesia wajib mengantongi sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).
Laporan Keuangan Telkom Tahun Buku 2025: Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%

Laporan Keuangan Telkom Tahun Buku 2025: Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%

Akselerasi eksekusi strategi transformasi TLKM 30, tingkatkan efektivitas model operasi dan tata kelola perseroan.
Dedi Mulyadi Syok Dengar Curhatan Ibu yang Ingin Kabur dari Suami, Langsung Beri Wejangan dan Popok 2 Bulan

Dedi Mulyadi Syok Dengar Curhatan Ibu yang Ingin Kabur dari Suami, Langsung Beri Wejangan dan Popok 2 Bulan

Kisah haru Dedi Mulyadi saat bertemu ibu yang ingin kabur dari suami. Ia memberi nasihat menyentuh hingga bantuan susu dan popok bayi. SImak kisah selengkapnya!
Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Pemerintah melakukan antisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus dengan memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Selengkapnya

Viral