Prabowo Minta Giant Seawall Pantura Tak Sekadar Bendung Rob tapi Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi
- Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar
“Sehingga nanti ini bisa tercipta suatu titik perekonomian baru tidak hanya di Jakarta, tapi juga di tempat yang akan dibangun giant seawall ini,” lanjutnya.
Di sisi lain, pemerintah juga tengah memetakan tantangan sosial dan ekonomi di sepanjang kawasan pesisir yang akan menjadi lokasi pembangunan.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan sekaligus Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BPPOJ) Didit Herdiawan Ashaf mengungkapkan, terdapat 15 segmen kawasan Pantura yang saat ini sedang dikaji secara mendalam.
Setiap wilayah disebut memiliki karakteristik dan persoalan berbeda sehingga pendekatan pembangunan tidak bisa disamaratakan.
“Memang di daerah tersebut terdapat kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat justru dengan masalah mitigasi dan sosek ini yang akan kita dampingkan nanti di dalam rangka pelaksanaan kegiatan pembangunan,” ujar Didit.
Pemerintah pun telah mengidentifikasi sejumlah titik prioritas awal pembangunan giant seawall, mulai dari Teluk Jakarta hingga wilayah pesisir Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Namun seluruh pelaksanaan proyek masih dalam tahap sinkronisasi lintas sektor agar sesuai dengan kondisi masyarakat dan kebutuhan tiap daerah.
“Misalkan Teluk Jakarta, di daerah Jawa Tengah, Jawa Barat, dan lain sebagainya. Tapi untuk 15 segmen ada subsegmennya, dan seksi-seksinya di dalamnya ini perlu ada, harus ada kolaborasi,” katanya.
“Untuk timelinenya kita sedang atur pelaksanaan kegiatannya ini dihitung backward planning-nya berapa lama karena harus semua komponen dimasukkan,” lanjut dia.
Lewat proyek raksasa ini, pemerintah igin mengubah wajah Pantura dari kawasan rawan bencana menjadi koridor ekonomi baru yang mampu menopang investasi, industri, dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang. (agr/ree)
Load more