GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

35 Tahun Lamanya Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar, Dedi Mulyadi: Kita Tidak Bisa Terus Membiarkan Kekumuhan Ini

35 Tahun lamanya trotoar di Kota Bandung dipenuhi kios liar. Melihat hal ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak tinggal diam.
Kamis, 14 Mei 2026 - 11:02 WIB
Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi Bicara soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - 35 Tahun lamanya trotoar di Kota Bandung dipenuhi kios liar. Melihat hal ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak tinggal diam.

Dia mengatakan kekumuhan ini tidak bisa dibiarkan lebih lama lagi. Pasalnya, dia melihat trotoar yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki telah berubah fungsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia melihat trotoar itu malah menjadi deretan kios semi permanen yang menyebabkan tumpukan sampah dan kesan kumuh.

“Daerah ini merupakan jantung kota dan akses harian masyarakat menuju tempat pelayanan kesehatan serta kantor gubernur. Kita tidak bisa terus membiarkan kekumuhan ini. Fungsi trotoar harus dikembalikan sebagaimana mestinya agar kota terlihat rapi dan tertata,” kata pria yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini dikutip pada Kamis (14/5/2026). 

Dedi Mulyadi lantas terjun langsung memimpin penertiban kios-kios liar yang sudah puluhan tahun memenuhi trotoar di Kota Bandung. 

KDM melakukan hal ini sebagai respons atas kekumuhan yang mengganggu akses utama menuju fasilitas publik penting seperti Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dan pusat pemerintahan.

Meski demikian, Dedi Mulyadi tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis saat penertiban berlangsung. 

Dia langsung berdialog dengan para pedagang mulai dari tukang sol sepatu hingga pedagang makanan.

KDM juga turut mendengarkan keluhan terkait beban ekonomi dan cicilan yang mereka hadapi.

Dedi Mulyadi memberikan pemahaman kepada mereka bahwa penataan bukan berarti mematikan ekonomi rakyat kecil.

Oleh karena itu, sambung dia, pemerintah akan mencari skema agar warga tetap bisa berdagang dengan cara yang lebih rapi sehingga tidak menimbulkan kesan kumuh di pusat kota. 

Untuk solusi jangka pendeknya, Dedi Mulyadi memberikan bantuan modal tunai langsung kepada para pedagang yang terdampak untuk memenuhi kebutuhan pokok selama masa transisi. 

Untuk solusi jangka panjangnya, dia menginstruksikan pendataan KTP seluruh pedagang yang terdampak untuk diundang ke Gedung Sate guna merumuskan solusi jangka panjang terkait pemberdayaan usaha mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya kegiatan penertiban dilakukan secara gotong royong tanpa adanya kekerasan. 

Para pedagang pun membongkar lapak mereka secara sukarela dengan dibantu oleh petugas di lapangan. (nsi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menjelang Ibadah Haji 2026 Jangan Lupa Puasa Sunnah, Berikut Jadwal Puasa Dzulhijjah

Menjelang Ibadah Haji 2026 Jangan Lupa Puasa Sunnah, Berikut Jadwal Puasa Dzulhijjah

Tidak lama lagi umat muslim akan memasuki musim haji, yang mengingatkan pada hari raya Idul Adha. Umat muslim pun dianjurkan puasa dzulhijjah.
Dudung Bantah Era Takut Kritik di Zaman Prabowo: Jangan Dibuat-Buat Seakan Ada Intimidasi!

Dudung Bantah Era Takut Kritik di Zaman Prabowo: Jangan Dibuat-Buat Seakan Ada Intimidasi!

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu meminta publik tidak menggiring opini seolah pemerintah anti kritik atau menutup ruang koreksi terhadap kebijakan negara.
Emil Audero Tiba-Tiba Terima Kabar Bahagia, Kiper Timnas Indonesia Bakal Dipertahankan Como Gara-Gara Hal Ini?

Emil Audero Tiba-Tiba Terima Kabar Bahagia, Kiper Timnas Indonesia Bakal Dipertahankan Como Gara-Gara Hal Ini?

Emil Audero tampaknya mendapatkan kabar bahagia menjelang musim ini berakhir. Kiper Timnas Indonesia itu bisa kembali ke Como karena satu alasan.
Betapa Kecewanya Alex Marquez Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Akui Kalau Dirinya Benar-benar Lakukan...

Betapa Kecewanya Alex Marquez Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Akui Kalau Dirinya Benar-benar Lakukan...

Akhir pekan MotoGP Prancis 2026 menjadi momen pahit bagi Alex Marquez setelah gagal menyelesaikan balapan utama di Sirkuit Le Mans.
Mahasiswi Asal Kalimantan Disekap dan Dirudapaksa di Sebuah Perumahan di Makassar Usai Ditipu Loker Online

Mahasiswi Asal Kalimantan Disekap dan Dirudapaksa di Sebuah Perumahan di Makassar Usai Ditipu Loker Online

Dalam video itu, korban tampak duduk lemas di depan rumah warga dengan kondisi tangan masih terikat dan mengalami sejumlah luka akibat dugaan penganiayaan.
Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Ruang Tamu Rumahnya, Diketahui Hidup Sendiri dan Jarang Interaksi

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Ruang Tamu Rumahnya, Diketahui Hidup Sendiri dan Jarang Interaksi

Seorang pria lanjut usia berinisial AT (63) ditemukan tak bernyawa di ruang tamu rumahnya di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Rabu (13/5/2026) pagi.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Selengkapnya

Viral