GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rangkuman Polemik LCC Kalimantan Barat yang Viral di Media Sosial, Kronologi hingga SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang

Berikut tvOnenews.com telah merangkum apa saja yang terjadi dalam polemik LCC Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat yang viral di berbagai platform media sosial.
Kamis, 14 Mei 2026 - 20:14 WIB
Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube MPRGOID

tvOnenews.com - Akhir-akhir ini, jagat maya dihebohkan oleh gelombang protes terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Publik menilai adanya ketidakadilan yang mencolok dalam proses penilaian yang dilakukan oleh dewan juri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potongan-potongan video dari laga final yang dianggap kontroversial itu pun viral dengan cepat di berbagai platform media sosial, seperti X (Twitter) dan TikTok.

Berikut tvOnenews.com telah merangkum apa saja yang terjadi dalam polemik LCC Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat yang viral dan jadi perbincangan di media sosial.

 

Kronologi kejadian hingga viral di medsos

Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah keputusan juri LCC 4 Pilar MPR RI
Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah keputusan juri LCC 4 Pilar MPR RI
Sumber :
  • Youtube MPRGOID

Polemik ini bermula saat babak final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalbar yang mempertemukan beberapa sekolah unggulan, termasuk SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas.

Insiden tersebut bermula saat peserta diberikan pertanyaan teknis mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dengan cepat, Grup C dari SMAN 1 Pontianak berhasil menekan bel terlebih dahulu untuk memberikan jawaban.

Namun, dewan juri memberikan nilai minus lima (-5) atas jawaban tersebut, karena dianggap salah. Lalu, ketika Grup B dari SMAN 1 Sambas melontarkan jawaban yang dinilai serupa, secara mengejutkan, juri justru memberikan poin sempurna (+10) kepada SMAN 1 Sambas.

Dewan juri yang berada di atas panggung pun dinilai tidak bisa memberikan alasan yang logis, mengapa jawaban dari Grup C dinyatakan salah bahkan dikurangi poinnya, tapi Grup B yang menyampaikan jawaban serupa justru mendapat tambahan poin.

Video perlombaan tersebut yang terus disebarluaskan di media sosial pun berakhir viral dan mendapat banyak komentar negatif dari netizen.

 

MPR RI beri respons dan juri dinonaktifkan

Dyastasita WB, juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat.
Dyastasita WB, juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat.
Sumber :
  • Tangkapan layar MPRGOID

Menanggapi kegaduhan yang terjadi, MPR RI dalam keterangan resminya yang diunggah ke Instagram @mprgoid pada 12 Mei 2026 lalu, menyampaikan permintaan maaf atas kelalaian dewan juri hingga menyebabkan polemik.

Tak hanya meminta maaf, MPR RI juga menyatakan bahwa mereka telah menonaktifkan dewan juri dan MC yang bertugas dalam acara tersebut. 

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menegaskan dalam konferensi pers yang juga diunggah dalam Instagram @mprgoid pada 13 Mei 2026 lalu, bahwa pihaknya akan secepatnya mengadakan perlombaan ulang di babak final.

Ia juga menyebutkan bahwa juri dalam perlombaan ulang nanti adalah juri independen. Ahmad Muzani juga menyatakan bahwa MPR akan mengawasi langsung jalannya lomba tersebut. 

 

SMAN 1 Pontianak menolak tanding ulang

Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak (tengah) bersama murid dan guru SMAN 1 Pontianak yang menjadi peserta Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalbar
Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak (tengah) bersama murid dan guru SMAN 1 Pontianak yang menjadi peserta Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalbar
Sumber :
  • Antara

Meskipun tawaran tanding ulang sudah diumumkan, pihak SMAN 1 Pontianak dalam keterangan resminya di Instagram @smansaptk.informasi, Kamis (14/5/2026), memilih untuk menghormati hasil lomba dan memberi dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas sebagai pemenang.

Mereka juga menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan perlombaan ulang, seperti yang telah disampaikan oleh MPR RI.

Mereka juga meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dan meminta dukungan dari seluruh pihak demi menciptakan iklim pendidikan yang kondusif serta nyaman bagi semua. (ism)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Selain Persib Bandung, ada Madura United dan Dewa United yang juga merasakan kompetisi kasta ketiga Liga Champions Asia, AFC Challenge League pada edisi 2024-2025 dan 2025-2026. 
Dedi Mulyadi Ogah Asal Bangun Jalan Khusus Tambang: Kita Lihat Dulu Masih Ada Barangnya Tidak?

Dedi Mulyadi Ogah Asal Bangun Jalan Khusus Tambang: Kita Lihat Dulu Masih Ada Barangnya Tidak?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan bahwa pembangunan jalan khusus angkutan tambang di barat Kabupaten Bogor tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. 
Pengemudi Motor Tewas Usai Ditabrak Mobil di Cengkareng, Alami Luka di Kepala dan Kaki

Pengemudi Motor Tewas Usai Ditabrak Mobil di Cengkareng, Alami Luka di Kepala dan Kaki

Seorang pengemudi motor yang belum diketahui inisialnya alias Mr.X, tewas usai ditabrak mobil di Jalan Daan Mogot arah Barat, tepatnya di dekat TL Pesing, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (14/5) pagi.
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.

Trending

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 
Dedi Mulyadi Ogah Asal Bangun Jalan Khusus Tambang: Kita Lihat Dulu Masih Ada Barangnya Tidak?

Dedi Mulyadi Ogah Asal Bangun Jalan Khusus Tambang: Kita Lihat Dulu Masih Ada Barangnya Tidak?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menegaskan bahwa pembangunan jalan khusus angkutan tambang di barat Kabupaten Bogor tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. 
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Selain Persib Bandung, ada Madura United dan Dewa United yang juga merasakan kompetisi kasta ketiga Liga Champions Asia, AFC Challenge League pada edisi 2024-2025 dan 2025-2026. 
Selengkapnya

Viral