GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Jumat, 15 Mei 2026 - 00:00 WIB
Ilustrasi Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal, banyak program modern mulai mengedepankan pendekatan berbasis potensi lokal agar masyarakat mampu menciptakan usaha yang berkelanjutan.

Perempuan desa menjadi kelompok yang paling banyak didorong karena dinilai memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga sekaligus komunitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di negara maju seperti Jepang, konsep pengembangan ekonomi berbasis produk unggulan lokal sudah lama diterapkan melalui program One Village One Product (OVOP).

Program yang pertama kali berkembang di Prefektur Oita itu berhasil mengangkat berbagai komoditas lokal menjadi produk bernilai tinggi hingga menembus pasar internasional. Korea Selatan juga menerapkan konsep serupa melalui penguatan UMKM desa berbasis hasil pertanian dan kerajinan lokal yang melibatkan banyak perempuan sebagai pelaku utama ekonomi komunitas.

Indonesia mulai bergerak ke arah yang sama. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, perempuan mengelola lebih dari 60 persen UMKM nasional.

Namun sebagian besar pelaku usaha perempuan di pedesaan masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan akses pasar, pengolahan produk, hingga kemampuan pengemasan dan branding.

Karena itu, pengembangan klasterisasi usaha berbasis sumber daya lokal dinilai menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan nilai ekonomi produk desa sekaligus memperkuat kemandirian perempuan prasejahtera.

Kabupaten Ngada di Nusa Tenggara Timur menjadi salah satu daerah yang memiliki potensi besar di sektor perkebunan pala. Selama ini, komoditas tersebut menjadi sumber penghidupan masyarakat desa, meski sebagian besar hasil panen masih dijual dalam bentuk mentah dengan harga relatif rendah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, pala termasuk salah satu rempah bernilai tinggi yang memiliki pasar luas. Selain digunakan sebagai bahan makanan dan minuman, pala juga banyak dimanfaatkan dalam industri kosmetik, kesehatan, hingga minyak atsiri. Jika diolah lebih lanjut, nilai jualnya dapat meningkat berkali-kali lipat dibanding hanya dijual sebagai hasil panen mentah.

Melihat peluang tersebut, pengembangan klasterisasi usaha pala mulai didorong sebagai bagian dari pemberdayaan perempuan desa. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga membangun rantai usaha yang lebih terintegrasi mulai dari budidaya, pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libur Panjang Empat Hari Bikin Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Melonjak Drastis

Libur Panjang Empat Hari Bikin Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Melonjak Drastis

Jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, meningkat drastis pada hari ini, Kamis (14/5).
Naskah Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Sambut Hari Raya Idul Adha, Mari Meraih Keutamaan dan Pahala Kurban

Naskah Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Sambut Hari Raya Idul Adha, Mari Meraih Keutamaan dan Pahala Kurban

Berikut rekomendasi naskah khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, bertajuk "Sambut Hari Raya Idul Adha, Mari Meraih Keutamaan dan Pahala Kurban".
Bukan Sekadar Estetika, Tren Industri Interior dan Arsitektur Kini Utamakan Pengalaman dan Inovasi Material 

Bukan Sekadar Estetika, Tren Industri Interior dan Arsitektur Kini Utamakan Pengalaman dan Inovasi Material 

Industri building material, desain interior, dan arsitektur di Indonesia tengah memasuki fase transformasi besar. Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan masyarakat terhadap ruang
Libur Panjang Empat Hari, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 120 Ribu Orang

Libur Panjang Empat Hari, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 120 Ribu Orang

Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan diprediksi membludak pada libur panjang pekan ini. Hal ini karena ada libur nasional dan cuti bersama pada 14-15 Mei 2026.
Kondisi Finansial Zodiak 15 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 15 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 15 Mei 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces.
Menko Yusril Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi: Setiap Orang Bebas Berekspresi

Menko Yusril Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi: Setiap Orang Bebas Berekspresi

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Yusril Ihza Mahendra membantah tudingan bahwa pemerintah melarang pemutaran maupun kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita.

Trending

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral