Josepha Diancam Usai Polemik LCC MPR, SMAN 1 Pontianak Beberkan Kondisinya
- YouTube/MPRGOID
Jakarta, tvOnenews.com - Usai viral polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat (Kalbar) yang jadi sorotan publik. Kini, peserta bernama Josepha Alexandra alias Ocha diduga dapat ancaman.
Ancaman itu terkait sosmasi terhadap Josepha Alexandra. Sontak, hal ini langsung mencuri perhatian warganet. Pasalnya, ancaman somasi itu viral di media sosial.
Seperti diketahui, Josepha Alexandra alias Ocha belum lama ini ramai dipebincangkan di media sosial. Hal ini lantaran Josepha Alexandra alias Ocha berani layangkan protes terhadap keputusan juri saat perlombaan cerdas cermat itu berlangsung.
Di mana, Josepha Alexandra alias Ocha yang merupakan siswi SMAN 1 Pontianak itu dianggap banyak pihak telah memberikan jawaban benar, namun tetap dinyatakan salah oleh juri.
Namun, belakangan di media sosial dihebohkan dengan beredarnya tangkapan layar pesan dari nomor tidak dikenal yang diduga berisi ancaman hukum kepada Josepha.
Dalam pesan tersebut, pengirim meminta agar video protes yang diunggah di Instagram segera dihapus.
“Selamat pagi, kami infokan kembali untuk hapus video yang ada di IG, jika tidak kami akan layangkan somasi,” demikian isi pesan yang beredar di media sosial.
Informasi mengenai dugaan ancaman tersebut pertama kali muncul melalui unggahan akun Threads @zvanniisygg yang mengaku berasal dari pihak keluarga.
Unggahan itu kemudian menyebar luas dan memicu kekhawatiran publik terhadap kondisi psikologis Ocha.
Tak hanya itu, akun @will_bertus1996 juga sempat menuliskan narasi yang menyebut Josepha Alexandra menjadi murung setelah polemik perlombaan tersebut viral.
Dalam unggahannya, akun itu meminta keadilan bagi Ocha dan menyebut siswi tersebut sering mengurung diri di kamar.
"Mohon keadilan untuk keponakan saya khususnya ananda Ocha. ybs yg menjawab pertanyaan dgn benar dari kelompok C dan umum utk SMAN 1 yang harusnya mewakili Kalbar, ponakan saya skrg jd murung dan mengurung diri di kamar," tulis akun tersebut.
Menanggapi kabar yang terus berkembang, pihak SMAN 1 Pontianak akhirnya memberikan klarifikasi resmi melalui akun Instagram sekolah.
Mereka membantah kabar yang menyebut Josepha Alexandra mengalami tekanan mental atau intimidasi akibat polemik tersebut.
Load more