GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Senin, 18 Mei 2026 - 02:52 WIB
Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Sabtu (9/5/2026)
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com - Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan oleh MPR RI.

Polemik ini menjadi ramai dibicarakan setelah perbedaan penilaian dari dewan juri terhadap dua siswa yang memberikan jawaban sama, namun nilainya berbeda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amarah publik meluap setelah Siswa SMAN 1 Pontianak mengajukan protes kepada dewan juri namun tidak diindahkan dan tetap diberikan nilai minus lima.

Bukan hanya publik yang memberi perhatian pada polemik ini, tetapi juga dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI).

FSGI Sebut Juri Tidak Pernah Belajar dari Pengalaman

Ketua Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti mengungkapkan dalam ajang Nasional ini tidak dipersiapkan dengan maksimal meski sudah dilakukan rutin setiap tahun.

Pertama, Retno menyoroti tidak ada juri yang berasal dari kalangan akademisi. Hal ini menunjukkan lomba tersebut tidak profesional.

“Harusnya bisa dipersiapkan. Ini (Lomba Cerdas Cermat) kan setiap tahun ada. Berarti seharusnya semakin lama semakin profesional. Ini menunjukkan justru semakin tidak profesional dong kalau tidak ada juri dari kalangan akademisi,” ungkap Retno Listyarti pada tayangan YouTube Kompas TV.

Ketua Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti
Ketua Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti
Sumber :
  • Tim tvOne - Dua Sisi

Pihaknya menyalahkan juri yang tidak tepat dalam mengambil keputusan. Retno mengatakan seharusnya aksi protes yang diajukan siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra tidak diabaikan begitu saja.

Dewan juri dapat mengakomodir setiap sanggahan dari peserta dengan melihat tayangan ulang melalui teknologi pada live streaming.

“Salah pertama jelas jurinya. Ini kan sudah ada teknologi dan itu live streaming ‘bisa kita hentikan dulu, yuk kita lihat bareng-bareng’ kan bisa dilakukan, tapi itu tidak dilakukan. Artinya memang ada masalah kan,” jelas Retno.

“Terus kalau kemudian ternyata ‘oh betul jawaban kamu. Berarti kami minta maaf dan kami akan koreksi’, selesai kan sebenarnya urusannya,” sambungnya.

Retno kembali mengingatkan bahwa dalam perlombaan yang sama pada tahun 2025 pernah terjadi aksi protes dari peserta dengan kasus yang sama.

Peserta laki-laki memberikan protes terhadap dewan juri, namun dewan juri memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyanggah keputusan juri.

Juri mengakui kesalahan mereka dan meralat keputusan dengan memberikan poin kepada peserta tersebut.

Sehingga peristiwa ini tidak viral, berbeda dengan Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar pada tahun ini.

“Nah artinya pernah terjadi. Tetapi kalau pernah terjadi kan seharusnya belajar dari yang sebelumnya. Lah ini kok malah melakukan hal yang justru tidak belajar dari sebelumnya dan malah lebih parah,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sikap juri yang bersifat arogan membuat publik geram.

“Kalau kita salah sebagai manusia, biasa kan? Tapi kalau kemudian tidak mengakui, tidak melihat, kemudian bersikap arogansi, itu yang kemudian membuat publik marah,” pungkasnya.

Ketua MPR Sebut Juri Tak Perlu Minta Maaf

Menanggapi polemik ini, MPR RI telah memberikan pernyataan bahwa dewan juri yang menjadi perhatian publik, tidak perlu memberikan permohonan maaf secara langsung.

Kedua juri tersebut yaitu Kepala Biro Pengkajian Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR RI, Dyastasita Widya Budi dan Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI, Indri Wahyuni.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan jika dua dewan juri LCC Empat Pilar MPR RI ini tidak perlu meminta maaf terkait kekeliruan penilaian mereka.

“Di lembaga MPR kan sudah disampaikan oleh Sekjen. Salah satu pimpinan kita sudah menyampaikan permohonan maaf, jadi itu sudah mewakili keseluruhan termasuk juri, karena ini adalah kegiatan kelembagaan bukan kegiatan perorangan,” ungkap Ahmad Muzani dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Meski begitu, Ahmad Muzani menegaskan kedua juri telah dimintai klarifikasi terkait polemik ini.

(kmr)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Salut dengan Bocah Penjual Kue Ini, Dagangannya Langsung Diborong dan Banjir Pesanan

Dedi Mulyadi Salut dengan Bocah Penjual Kue Ini, Dagangannya Langsung Diborong dan Banjir Pesanan

Dedi Mulyadi terharu bertemu Rezda, bocah penjual kue yang rela sekolah paket demi bantu ibunya, lalu memborong dagangannya lebih mahal. Simak kisahnya!
Reaksi Tak Biasa Nate Diaz Usai Conor McGregor Resmi Comeback Lawan Max Holloway di UFC 329

Reaksi Tak Biasa Nate Diaz Usai Conor McGregor Resmi Comeback Lawan Max Holloway di UFC 329

Nate Diaz bereaksi atas pengumuman laga comeback Conor McGregor melawan Max Holloway di UFC 329, dengan menyebut duel tersebut sebagai pertarungan yang sudah.
Kemenag RI Tetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H Jatuh pada Senin 18 Mei 2026, Ini Daftar Amalan di Bulan Haji

Kemenag RI Tetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H Jatuh pada Senin 18 Mei 2026, Ini Daftar Amalan di Bulan Haji

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menetapkan 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Berikut daftar amalan di bulan Haji.
Profil Yoo So-yeon, Gadis Cantik yang akan Jadi Penerjemah Bahasa Korea untuk Megawati Hangestri di Hillstate

Profil Yoo So-yeon, Gadis Cantik yang akan Jadi Penerjemah Bahasa Korea untuk Megawati Hangestri di Hillstate

Mengenal lebih jauh dengan Yoo So-yeon, gadis cantik yang bakal menjadi penerjemah bahasa Korea untuk Megawati Hangestri selama bermain di Hyundai Hillstate.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
Pemprov Jabar Tegaskan Milangkala Tatar Sunda Bukan Upaya Pergantian Nama Provinsi

Pemprov Jabar Tegaskan Milangkala Tatar Sunda Bukan Upaya Pergantian Nama Provinsi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengklarifikasi kabar yang beredar di media sosial mengenai isu pergantian nama provinsi. 

Trending

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi terkait perayaan Milangkala Tatar Sunda menuai kritik pedas dari parlemen. 
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

LCC MPR Rutin Digelar, Federasi Serikat Guru Indonesia Sebut Juri Tak Belajar dari Pengalaman: Makin Tidak Profesional

Publik masih memberi perhatian pada polemik Lomba Cerdas Cermat diselenggarakan oleh MPR RI. Amarah publik meluap saat Dewan Juri tidak memberi permohonan maaf
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Film dokumenter 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' tengah menjadi sorotan hangat publik dengan berbagai kontroversinya.
Selengkapnya

Viral