Duduk Perkara Rumah Penulis Ahmad Bahar Digeruduk GRIB Jaya, Buntut Dugaan Peretasan Pesan Ancam Hercules
- Tangkapan layar YouTube GRIB TV
Ia menyayangkan video dari aksi peretasan itu viral di media sosial. Walau begitu, ada beberapa yang sudah menghapus setelah mengetahui fakta sebenarnya.
Ia mengingatkan pihak yang meretas akun WhatsApp guna menduplikasi video seolah mengancam Hercules. Dugaan penyalahgunaan ini membuat GRIB Jaya tidak tinggal diam.
"Bagi kalian-kalian yang menduplikasi tentu itu ada aturan hukumnya dan pasti akan dikejar oleh kawan-kawan dari pihak GRIB," katanya.
Ahmad Bahar Minta Maaf kepada Hercules
- Kolase Antara & Tangkapan layar YouTube GRIB TV
Penulis buku itu pun secara resmi meminta maaf kepada Hercules dan ormas GRIB Jaya. Tujuannya untuk tidak menginginkan masalah ini berlarut-larut.
"Semoga dengan saya menyampaikan permohonan maaf ini, kita menjadi saudara guna tidak ada masalah dan tidak berkonflik," ucapnya.
Ia tak membantah konten yang dibuat hampir menyinggung amarah dari Hercules. Namun, niat tersebut tidak didasari dengan kebencian dan bertujuan untuk menyuarakan perdamaian.
"Mungkin karena bahasa Bung Hercules saya tirukan jadi ada kelihatannya seperti mengejek, padahal itu enggak. Sekali lagi saya memohon maaf jika ada yang menduplikasi dan kemudian larinya ke mana-mana, itu sekali lagi bukan tanggung jawab saya lagi," ucapnya.
Ahmad Bahar dan Hercules Sepakat Damai
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya, Wilson Colling menjelaskan awal mula pihaknya mengetahui persoalan ini. Hercules sempat ingin melaporkan Ahmad Bahar kepada pihak Kepolisian.
Wilson mengatakan, niat tersebut diurungkan karena keinginan Hercules meminta dipertemukan dengan penulis buku. Tujuannya agar Ahmad Bahar meminta maaf mengakhiri masalah ini.
"Kebijakan dari Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario mengatakan lebih baik alangkah eloknya sudah melakukan permintaan maaf saja ketimbang harus berperkara," ujar Wilson.
Wilson menyampaikan, kesepakatan damai ditandai dengan surat pernyataan dari Ahmad Bahar. Hal itu terjadi dalam pertemuan di Polres Depok.
Sementara, Kabid Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marcel Gual menyikapi penggerudukan rumah Ahmad Bahar. Ia menepis narasi "pengepungan massa" dari pihaknya.
Marcel mengingatkan bahwa, narasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Kedatangan perwakilan GRIB Jaya untuk meminta klarifikasi terkait video konten hingga dugaan peretasan sehingga merendahkan martabat hingga memfitnah Hercules.
Load more