News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Buka Suara soal Perintah Prabowo Ganti Pimpinan Bea Cukai: Kalau Ada Perintah, Saya Kerjakan

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merespons perintah Presiden Prabowo soal pergantian pimpinan Bea Cukai usai sorotan kasus korupsi.
Rabu, 20 Mei 2026 - 19:30 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara terkait pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta pimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai diganti jika tidak mampu memperbaiki kinerja institusi tersebut.

Pernyataan Purbaya itu disampaikan usai menghadiri agenda di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026), saat ditanya wartawan mengenai responsnya terhadap arahan Presiden Prabowo dalam pidato Rapat Paripurna DPR RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nanti kita lihat ya. Kalau itu perintah, saya akan kerjakan, saya nggak bisa kalau nggak ada perintah,” kata Purbaya kepada Bloomberg Technoz. 

Meski memberikan jawaban singkat, Purbaya tampak hanya tersenyum ketika ditanya lebih jauh terkait evaluasinya terhadap kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti

Sebelumnya, Presiden Prabowo secara tegas meminta Menteri Keuangan melakukan pembenahan besar di tubuh Bea Cukai, termasuk mengganti pimpinan apabila dinilai tidak mampu menjalankan tugas dengan baik.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 di Gedung DPR RI.

“Bea cukai kita harus diperbaiki Menteri Keuangan, kalau pimpinan bea cukai tidak mampu segera diganti,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan pemerintah saat ini dituntut bekerja cepat dan tidak boleh bersikap santai menghadapi berbagai persoalan yang menyangkut pelayanan publik dan tata kelola negara.

Menurut Prabowo, seluruh pejabat negara harus siap dievaluasi demi kepentingan bangsa dan masa depan Indonesia.

“Tidak ada orang tidak bisa diganti, rakyat menuntut pemerintah yang benar dan baik, jangan mentang-mentang sudah jadi ASN nggak bisa diberhentikan,” ujarnya.

Bea Cukai Jadi Sorotan Usai Kasus Korupsi

Sorotan terhadap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai belakangan memang semakin tajam setelah muncul dugaan kasus korupsi terkait importasi barang di lingkungan Kementerian Keuangan.

Salah satu pejabat yang terseret dalam kasus tersebut adalah Djaka Budhi Utama yang kini menjadi terdakwa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi importasi barang.

Selain Djaka, sejumlah pejabat Bea Cukai lainnya juga telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni:

  • Rizal

  • Sisprian Subiaksono

  • Orlando Hamonangan

Mereka diduga terlibat dalam pengaturan proses importasi barang milik Blueray Cargo agar lebih cepat lolos dari pengawasan kepabeanan.

Dugaan Aliran Uang hingga Fasilitas Mewah

Dalam perkara tersebut, para terdakwa disebut menerima sejumlah uang dari pihak importir bernama John Field dengan total mencapai Rp61,3 miliar.

Pemberian uang dilakukan di berbagai lokasi sebagai imbalan atas percepatan proses pengeluaran barang impor.

Tak hanya uang, para pejabat Bea Cukai juga diduga menerima berbagai fasilitas hiburan dan barang mewah.

Beberapa fasilitas yang disebut dalam perkara tersebut antara lain:

  • Fasilitas hiburan senilai Rp1,45 miliar

  • Jam tangan merek Tag Heuer senilai Rp65 juta untuk Orlando Hamonangan

  • Satu unit mobil Mazda CX-5 senilai Rp330 juta untuk Enov Puji Wijanarko

Kasus tersebut menjadi salah satu perkara besar yang menyeret sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam dugaan praktik korupsi importasi.

KPK Sebelumnya Juga Tangkap Pejabat Bea Cukai

Sebelum kasus Djaka Budhi Utama mencuat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sempat menangkap pejabat Bea Cukai lainnya dalam penyidikan dugaan korupsi importasi.

Salah satu pejabat yang ditangkap yakni Budiman Bayu Prasojo.

Kasus-kasus tersebut membuat institusi Bea Cukai menjadi sorotan publik dan memicu tuntutan pembenahan menyeluruh di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Pernyataan Presiden Prabowo yang meminta evaluasi hingga pergantian pimpinan Bea Cukai pun dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin melakukan reformasi serius terhadap institusi tersebut. (nsp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Ungkap 200-an Karyawan TikTok-Tokopedia Pilih Ambil Uang Kompensasi dan Pindah ke Perusahaan Lain

DPR Ungkap 200-an Karyawan TikTok-Tokopedia Pilih Ambil Uang Kompensasi dan Pindah ke Perusahaan Lain

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan TikTok dan Tokopedia.
Erick Thohir Beri Lampu Hijau Suporter Away Kembali Hadir di Liga Indonesia 2026/2027: Tapi Ada Syaratnya

Erick Thohir Beri Lampu Hijau Suporter Away Kembali Hadir di Liga Indonesia 2026/2027: Tapi Ada Syaratnya

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membuka peluang besar kehadiran suporter tim tamu pada kompetisi sepak bola Indonesia musim 2026/2027.
Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Perempuan di Sumur Probolinggo, Dua Tersangka Terancam Hukuman Mati

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Perempuan di Sumur Probolinggo, Dua Tersangka Terancam Hukuman Mati

Polisi mengungkap kronologi lengkap pembunuhan perempuan asal Bantaran yang jasadnya ditemukan di sumur di Probolinggo. Simak perjalanan kasus, motif pelaku, hingga ancaman hukuman
KPK Beberkan Kondisi Yaqut Selama Pembantaran di Rumah Sakit

KPK Beberkan Kondisi Yaqut Selama Pembantaran di Rumah Sakit

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut saat ini tim dokter masih melakukan pemantauan kesehatan terhadap tersangka kasus korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas.
Kartu Merah Penyerang AS Folarin Balogun Mendadak Dibatalkan usai Donald Trump Ikut Campur

Kartu Merah Penyerang AS Folarin Balogun Mendadak Dibatalkan usai Donald Trump Ikut Campur

Badan sepak bola Eropa (UEFA) mengecam keputusan FIFA untuk menangguhkan larangan kartu merah penyerang Amerika Serikat (AS) Folarin Balogun di Piala Dunia 2026.
Jaksa Cecar Saksi Soal Uang Rp200 Juta dalam Sidang Korupsi Bupati Bekasi Nonaktif, Suheri: Itu Hasil Jual Tanah!

Jaksa Cecar Saksi Soal Uang Rp200 Juta dalam Sidang Korupsi Bupati Bekasi Nonaktif, Suheri: Itu Hasil Jual Tanah!

Saksi Suheri mengungkap asal-usul uang Rp200 juta yang disita KPK beberapa waktu lalu. Di hadapan majelis hakim, Suheri mengaku sebagai pemilik uang Rp200 juta.

Trending

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan daftar 17 pemain lokal yang didaftarkan kepada Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) pada tahap pertama untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027. Kim Da-in masih menjadi andalan.
Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Dengan kombinasi taktik yang solid dan generasi emas yang lapar akan prestasi, Norwegia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

Polda Metro Jaya bersiap melakukan pengamanan ketat terkait kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi di Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026. 
Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Modus penipuan pinjaman online (pinjol) ilegal terus berkembang, mulai dari salah transfer, kurir palsu hingga joki galbay. Kenali ciri-ciri dan cara menghindarinya agar tidak menjadi korban.
Selengkapnya

Viral