GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Jumat, 22 Mei 2026 - 02:12 WIB
Ririn Rifanto & Priyo Bagus Setiawan, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Pengacara Toni & Instagram/@indramayuinfo

Indramayu, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan satu keluarga melibatkan Haji Sahroni dan empat anggota keluarganya di Paoman, Indramayu memunculkan fakta terbaru.

Dalam hasil sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Indramayu, Rabu (20/5/2026), terdakwa Priyo Bagus Setiawan mengungkap beberapa fakta terbaru terkait Ririn Priyanto, terdakwa 1 pembunuhan satu keluarga di Indramayu pada Kamis (28/8/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, pihak Ririn Rifanto juga mengungkapkan fakta terbaru terkait kesaksian Priyo hingga kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni.

Deretan Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Penemuan jasad keluarga Haji Sahroni Indramayu di satu lubang yang sama.
Penemuan jasad keluarga Haji Sahroni Indramayu di satu lubang yang sama.
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

1. Ririn Rifanto Punya Panggilan 'Bos'

Dalam kesempatan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mulanya bertanya kepada Priyo. Sebab, terdakwa 2 tersebut menyebut Ririn Rifanto dengan panggilan "Bos".

Priyo pun menjawab dalam persidangan. Ia membenarkan bahwa Ririn Rifanto mempunyai sebutan tersebut di lingkungan pertemanannya.

"Dipanggilnya Bos Irin," ungkap Priyo dikutip, Jumat (22/5/2026).

Diketahui, berdasarkan cerita dari Citra, kakak Priyo dalam podcast YouTube Dedi Mulyadi, Priyo dan Ririn tinggal di satu perumahan yang sama, tepatnya di Perumahan Pepabri, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Dalam sidang lanjutan itu, Priyo memaparkan anak muda di sana mempunyai kebiasaan saat memanggil Ririn. Mereka kerap menyebut terdakwa 1 tersebut dengan sebutan "Bos".

"Dia suka dipanggil Bos, padahal pengangguran, enggak kerja, di rumah saja," tutur Priyo.

Terkait awal mula pertemanannya, terdakwa 2 tersebut menjelaskan dirinya bisa mengenal Ririn terjadi sekitar lima tahun lalu. Kala itu, ia sering gabung nongkrong bersama teman-temannya di kediaman Ririn.

Kebiasaan itulah membuat hubungan pertemanan antara Priyo dan Ririn semakin dekat. Kendati demikian, ia hingga kini mengaku tak mengenali karakter dan kepribadian Ririn.

2. Kerap Diminta Bantu Urusan Ririn Rifanto

Kemudian, Priyo menjelaskan perbandingan antara dirinya dan teman-temannya saat berhubungan dengan Ririn. Ia mengaku dirinya paling sering diminta tolong ketimbang teman lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, dirinya tidak memahami kenapa bisa diminta membantu segala urusan Ririn. Contoh sederhananya mengenai rencana pembunuhan yang menewaskan Haji Sahroni (75), Budi Awaludin (45), Euis (40), Ratu (7), dan bayi berusia 8 bulan.

"Saya awalnya enggak tahu ternyata mau ada pembunuhan," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Kalah Tawuran, Pria di Jakarta Utara Tertangkap Polisi Saat Bawa Senjata Tajam

Usai Kalah Tawuran, Pria di Jakarta Utara Tertangkap Polisi Saat Bawa Senjata Tajam

Seorang pria berinisial CFM harus berurusan dengan hukum setelah tertangkap tangan membawa senjata tajam jenis celurit oleh jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan. 
Dibalik Keberhasilan Memimpin Maluku Utara, Sherly Tjoanda Mengaku Kehilangan 2 Pilar Penting dalam Hidupnya

Dibalik Keberhasilan Memimpin Maluku Utara, Sherly Tjoanda Mengaku Kehilangan 2 Pilar Penting dalam Hidupnya

Dibalik kebijakan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dalam menyelesaikan masalah warganya, siapa sangka istri mendiang Benny Laos mengorbankan banyak hal.
Pasca Tragedi Tabrakan KRL-KA di Bekasi Timur, KAI Telah Tutup Permanen 80 Perlintasan Sebidang

Pasca Tragedi Tabrakan KRL-KA di Bekasi Timur, KAI Telah Tutup Permanen 80 Perlintasan Sebidang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menutup permanen 80 perlintasan sebidang usai insiden tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Puan Ungkap Keterwakilan Perempuan di DPR Belum Penuhi Target 30 Persen

Puan Ungkap Keterwakilan Perempuan di DPR Belum Penuhi Target 30 Persen

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti soal jumlah keterwakilan perempuan di Parlemen. Menurutnya, jumlah pada periode 2024-2029 belum memenuhi target.
Sidak ke Hotel Jemaah Haji Indonesia di Al Hidayah Makkah, Timwas DPR RI Temukan Kamar Bocor Hingga Lift Bermasalah ‎

Sidak ke Hotel Jemaah Haji Indonesia di Al Hidayah Makkah, Timwas DPR RI Temukan Kamar Bocor Hingga Lift Bermasalah ‎

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI yang dipimpin langsung oleh Cucun Ahmad Syamsurijal, melakukan pemeriksaan mendadak ke pemondokan jemaah haji Indonesia di Hotel Buruz Hidayah, Makkah, pada Rabu (20/5). 

Trending

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Model atau MUA Ansy Jan De Vries menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/5) terkait kebohongan soal dirinya menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Puan Ungkap Keterwakilan Perempuan di DPR Belum Penuhi Target 30 Persen

Puan Ungkap Keterwakilan Perempuan di DPR Belum Penuhi Target 30 Persen

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti soal jumlah keterwakilan perempuan di Parlemen. Menurutnya, jumlah pada periode 2024-2029 belum memenuhi target.
Dibalik Keberhasilan Memimpin Maluku Utara, Sherly Tjoanda Mengaku Kehilangan 2 Pilar Penting dalam Hidupnya

Dibalik Keberhasilan Memimpin Maluku Utara, Sherly Tjoanda Mengaku Kehilangan 2 Pilar Penting dalam Hidupnya

Dibalik kebijakan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dalam menyelesaikan masalah warganya, siapa sangka istri mendiang Benny Laos mengorbankan banyak hal.
Pasca Tragedi Tabrakan KRL-KA di Bekasi Timur, KAI Telah Tutup Permanen 80 Perlintasan Sebidang

Pasca Tragedi Tabrakan KRL-KA di Bekasi Timur, KAI Telah Tutup Permanen 80 Perlintasan Sebidang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menutup permanen 80 perlintasan sebidang usai insiden tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Sidak ke Hotel Jemaah Haji Indonesia di Al Hidayah Makkah, Timwas DPR RI Temukan Kamar Bocor Hingga Lift Bermasalah ‎

Sidak ke Hotel Jemaah Haji Indonesia di Al Hidayah Makkah, Timwas DPR RI Temukan Kamar Bocor Hingga Lift Bermasalah ‎

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI yang dipimpin langsung oleh Cucun Ahmad Syamsurijal, melakukan pemeriksaan mendadak ke pemondokan jemaah haji Indonesia di Hotel Buruz Hidayah, Makkah, pada Rabu (20/5). 
Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Selengkapnya

Viral