News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hilirisasi Kakao Indonesia Terus Didorong, BPDP Libatkan UMKM dan Generasi Muda

BPDP terus mendorong hilirisasi kakao Indonesia lewat workshop edukatif bersama UMKM cokelat lokal untuk memperkuat industri hilir perkebunan.
Jumat, 22 Mei 2026 - 06:55 WIB
Ilustrasi biji kakao
Sumber :
  • Stefan Kuhn/Pixabay)

Jakarta, tvOnenews..com - ndonesia terus memperkuat hilirisasi kakao sebagai salah satu strategi meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan nasional. Upaya tersebut dinilai penting agar kakao Indonesia tidak hanya dikenal sebagai bahan mentah, tetapi juga mampu berkembang menjadi produk olahan bernilai tinggi yang memiliki daya saing global.

Potensi kakao Indonesia dinilai sangat besar karena Indonesia masih menjadi salah satu produsen kakao terbesar di dunia dan terbesar di Asia. Namun selama ini, citra cokelat premium justru lebih banyak melekat pada negara-negara Eropa yang tidak memiliki produksi kakao sebesar Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dorongan hilirisasi kakao juga menjadi bagian dari penguatan industri berbasis perkebunan nasional. Melalui pengolahan pascapanen yang baik hingga inovasi produk makanan dan minuman, kakao Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi produk fine flavor cocoa dengan kualitas premium.

Tidak hanya berfokus pada industri besar, pengembangan hilirisasi kakao juga mulai diarahkan pada sektor UMKM dan generasi muda. Langkah tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas perkebunan Indonesia di dalam negeri.

Komitmen tersebut salah satunya dilakukan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) melalui Workshop “Roemah Kreasi – Nyokelat di Roemah” yang digelar di Roemah UMKM BPDP @ SMESCO Indonesia, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan konsep edukatif dan interaktif untuk memperkenalkan pengolahan kakao Indonesia secara langsung kepada masyarakat.

BPDP Dorong Pengembangan UMKM Berbasis Kakao

Workshop tersebut menghadirkan pelaku usaha cokelat lokal Cokelatin Signature melalui sesi story sharing, chocolate tasting, hingga praktik langsung pembuatan minuman cokelat berbasis kakao Indonesia.

Program ini merupakan bagian dari mandat BPDP sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Dana Perkebunan. Regulasi tersebut mengatur pemanfaatan dana perkebunan untuk pengembangan sumber daya manusia, penelitian, promosi perkebunan, peremajaan, hingga pengembangan sarana dan prasarana perkebunan.

BPDP pun tidak hanya fokus pada komoditas kelapa sawit, tetapi juga terus memperkuat komoditas kakao dan kelapa yang dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan industri hilir berbasis perkebunan.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, mengatakan BPDP ingin mendorong pengembangan sumber daya manusia sekaligus pemberdayaan UMKM berbasis komoditas perkebunan.

“Putra-putri Bapak Ibu yang sudah lulus SMA punya kesempatan kuliah melalui program beasiswa sawit. Semua biaya ditanggung, termasuk uang saku bulanan,” ujar Helmi.

Menurutnya, penerima program beasiswa tidak hanya berasal dari keluarga pemilik kebun sawit, tetapi juga keluarga pekerja di sektor sawit seperti sopir perusahaan maupun profesi lain yang berkaitan dengan industri sawit.

Selain program pendidikan, BPDP juga terus mendorong pertumbuhan UMKM berbasis komoditas perkebunan guna meningkatkan nilai tambah produk sekaligus membuka peluang usaha baru.

“Kami ingin ini bukan sekadar omon-omon. Kami ingin menjadi sesuatu yang nyata. Silakan manfaatkan kesempatan ini untuk membangun jejaring dan melihat apa yang bisa disupport oleh BPDP untuk pengembangan UMKM,” katanya.

Helmi berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi mahasiswa dan generasi muda untuk membangun usaha berbasis kakao, kelapa, maupun sawit.

Kakao Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar

Co-Founder Cokelatin Signature, Nugroho Surosoputra, mengatakan bisnis yang dijalankannya lahir dari ketertarikan terhadap potensi besar kakao Indonesia.

“Kami benar-benar jatuh cinta dengan cokelat Indonesia dan kakao Indonesia. Awalnya kami fokus membuat produk, lalu berkembang mempelajari kakao dari hulunya,” ujarnya.

Menurut Nugroho, Indonesia pernah menjadi produsen kakao terbesar ketiga di dunia dan hingga kini masih menjadi produsen terbesar di Asia. Namun produk cokelat premium selama ini lebih identik dengan negara-negara Eropa.

“Kalau ke luar negeri oleh-olehnya selalu cokelat. Padahal Swiss tidak punya banyak tanaman kakao,” katanya.

Dalam sesi edukasi, peserta diperkenalkan pada sejarah tanaman Theobroma cacao yang berarti “food of god” atau makanan para dewa. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai perbedaan istilah kakao, kokoa, dan cokelat.

Selain itu, Nugroho turut memperkenalkan tiga varietas utama kakao yakni criollo, forastero, dan trinitario. Menurutnya, varietas criollo atau Java Criollo merupakan kakao premium dengan kualitas tinggi dan jumlah yang terbatas.

“Criollo ini paling aromatik, paling wangi, dan kualitasnya paling tinggi,” jelasnya.

Ia menilai Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan fine flavor cocoa melalui pengolahan pascapanen yang baik, terutama fermentasi dan pengeringan.

“Kelebihan Indonesia adalah kita punya varietas kakao yang jika diolah dengan baik bisa menjadi fine flavor cocoa,” katanya.

Peserta Praktik Langsung Olahan Kakao

Workshop berlangsung interaktif karena peserta tidak hanya mendapatkan materi edukasi, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung pembuatan minuman berbasis kakao Indonesia bersama Founder Cokelatin Signature, Irena Surosoputra, dan Shana yang memiliki keahlian di bidang mixology.

Dalam workshop tersebut, peserta diperkenalkan dengan dua menu minuman berbasis kakao yakni Earl Grey Criollo Chocolate serta Pistachio Criollo Chocolate dan Granola.

Pada menu Earl Grey Criollo Chocolate, peserta dikenalkan pada perpaduan teh Earl Grey dengan cokelat criollo yang memiliki karakter rasa kuat.

“Perpaduannya menenangkan, karena ada rasa cokelat dan teh sekaligus. Bisa jadi menu menarik untuk usaha minuman,” ujar Shana.

Sementara pada menu Pistachio Criollo Chocolate, peserta mempraktikkan teknik menghias bibir gelas menggunakan pistachio paste dan cacao nibs hingga membuat tampilan minuman berlapis menggunakan teknik gradasi warna.

Peserta juga diperkenalkan pada teknik plating dan penyajian minuman yang menjadi salah satu nilai tambah dalam industri makanan dan minuman.

“Es batu penuh itu penting supaya layer minumannya bisa terbentuk,” jelas Shana.

Selain pengolahan kakao, workshop juga memperkenalkan penggunaan non-dairy creamer berbahan sawit sebagai bagian dari inovasi produk minuman berbasis perkebunan.

Irena mengaku tertarik dengan penggunaan creamer sawit tersebut karena dinilai memiliki rasa yang baik dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

“Biasanya kami menggunakan non-dairy creamer berbahan singkong. Ternyata yang berbahan sawit ini juga enak dan bisa dikembangkan,” katanya.

Melalui kegiatan “Roemah Kreasi – Nyokelat di Roemah”, BPDP berharap masyarakat semakin memahami potensi kakao Indonesia sekaligus terdorong mengembangkan inovasi dan kewirausahaan berbasis komoditas perkebunan nasional.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Sejarah Panasonic Gobel, Perusahaan Elektronik Terbesar di Indonesia yang Dipimpin Rachmat Gobel

Mengenal Sejarah Panasonic Gobel, Perusahaan Elektronik Terbesar di Indonesia yang Dipimpin Rachmat Gobel

Kepergian anggota DPR RI, Rachmat Gobel kembali mengingatkan sejarah terbentuknya Panasonic dan Gobel Group yang didirikan oleh sosok Thayeb Mohammad Gobel.
Jampidsus Tegaskan Fokus Selesaikan Penanganan Perkara Menyangkut Kepentingan Bangsa: Tata Kelola Tambang-MBG

Jampidsus Tegaskan Fokus Selesaikan Penanganan Perkara Menyangkut Kepentingan Bangsa: Tata Kelola Tambang-MBG

Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Ardiansyah menegaskan bahwa saat ini pihaknya tengah berfokus dalam menyelesaikan penanganan perkara yang menyangkut kepentingan bangsa dan hajat hidup masyarakat.
Agar Petani Jagung di Jember Merdeka dari Utang Nyekek Leher

Agar Petani Jagung di Jember Merdeka dari Utang Nyekek Leher

Petani jagung di Jember memegang peran krusial sebagai jantung pertahanan pangan nasional. Menjadi bagian dari lumbung pangan Jawa Timur—provinsi pemilik luas -
Karangan Bunga Dukungan Terhadap Polri Berjajar di Polda Metro Jaya

Karangan Bunga Dukungan Terhadap Polri Berjajar di Polda Metro Jaya

Berdasarkan pantauan di lokasi, sedikitnya tiga karangan bunga yang memuat pesan-pesan dukungan terhadap institusi Polri berjejer di depan gedung Ditreskrimsus.
Jampidsus Febrie Ardiansyah Bantah Ada Keterkaitan Bisnis Cafe de’Clan Signature Cipete

Jampidsus Febrie Ardiansyah Bantah Ada Keterkaitan Bisnis Cafe de’Clan Signature Cipete

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindakan hukum yang dilakukan oleh tim gabungan guna mengumpulkan barang bukti.
5 Fakta Menarik Jelang Spanyol Vs Belgia di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal hingga Rekor Mentereng La Furia Roja

5 Fakta Menarik Jelang Spanyol Vs Belgia di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal hingga Rekor Mentereng La Furia Roja

Duel Spanyol melawan Belgia pada babak perempat final Piala Dunia 2026 tak hanya menjanjikan pertarungan sengit demi tiket ke semifinal.

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Kelly menerangkan, ketiganya juga melakukan perlawanan terhadap pihak kepolisian, saat dilakukan penangkapan. Sehingga pihaknya memberikan tindakan tegas dan terukur.
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Demi Piala AFF Super League Diundur, Erick Thohir Peringatkan Klub untuk Tak Persulit John Herdman Bangun Skuad Timnas Indonesia

Demi Piala AFF Super League Diundur, Erick Thohir Peringatkan Klub untuk Tak Persulit John Herdman Bangun Skuad Timnas Indonesia

Perubahan jadwal Super League 2026-2027 ini agar tak ada klub yang menolak panggilan Timnas Indonesia sehingga menyulitkan pelatih John Herdman menyusun skuad Piala AFF 2026. 
Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Putri Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF Wanita 2026 hari ini, Jumat (10/7/2026). Garuda Pertiwi akan hadapi Timor Leste pada laga pembuka Grup B.
Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel antara Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), diprediksi berjalan ketat.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.
Selengkapnya

Viral