GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya: Tekanan ke Rupiah Akibat Persepsi Pasar, Bukan Fundamental

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak memiliki kekhawatiran akan terulangnya krisis ekonomi di Indonesia. Usai menghadiri
Jumat, 22 Mei 2026 - 17:44 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak memiliki kekhawatiran akan terulangnya krisis ekonomi di Indonesia.

Usai menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, Menkeu Purbaya juga menyebutkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang sangat baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Purbaya, kondisi saat ini sangat berbeda dibandingkan masa krisis 1998 ketika nilai tukar rupiah mengalami pelemahan drastis hingga berkali-kali lipat.

"Tidak (kekhawatiran). Fundamental kita amat baik. Kalau dibandingkan 1998 kan waktu itu dari Rp2.000 melemah ke sekian, Rp17 ribu kan sekian kali lipat. Kalau sekarang kan (depresiasi) 4-5 persen kan sebetulnya jauh (dari 1998)," ujar Purbaya.

Ia mengatakan tekanan terhadap nilai tukar rupiah belakangan lebih dipengaruhi oleh persepsi pasar dibandingkan kondisi fundamental ekonomi nasional.

Menurut dia, Indonesia saat ini menghadapi berbagai tekanan eksternal secara bertubi-tubi mulai dari penilaian Morgan Stanley Capital International (MSCI), lembaga pemeringkat, hingga pergerakan nilai tukar.

"Kalau kita lihat sekarang kan serangan bertubi-tubi ke kita. MSCI, habis itu lembaga pemeringkat, habis itu pergerakan nilai tukar. Tapi kalau dari fundamental sih nggak ada masalah. Jadi, kita akan memperbaiki cara mungkin, kita mensosialisasikan keberhasilan kita ke publik," jelas Purbaya.

Menkeu juga mengatakan pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh senior yang pernah terlibat dalam penanganan krisis ekonomi sebelumnya, termasuk mantan Gubernur Bank Indonesia dan pejabat Kementerian PPN/Bappenas.

Pertemuan ini bertujuan untuk menyerap pengalaman dan masukan terkait penanganan krisis ekonomi pada masa lalu. Seluruh masukan dari para senior tersebut telah dicatat dan akan dipelajari lebih lanjut sebagai bahan evaluasi dan antisipasi pemerintah ke depan.

"Sharing pengetahuan gimana waktu mengalami ada krisis 2007-2008 dan sebelum-sebelumnya. Itu saja kita pelajari, masukan dari mereka apa. Saya sudah catat, saya diperintahkan untuk mempelajari, ya kita pelajari," beber Purbaya. (ant/aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Arema FC Tutup Super League dengan Kemenangan, Taklukkan PSIM Yogyakarta

Arema FC Tutup Super League dengan Kemenangan, Taklukkan PSIM Yogyakarta

Skor 3-1 atas kemenangan Arema FC dari PSIM berakhir di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/5/2026).
Periksa Plt Bupati Tulungagung, KPK Gali Aliran Uang ke Gatut Sunu Wibowo di Kasus Pemerasan OPD

Periksa Plt Bupati Tulungagung, KPK Gali Aliran Uang ke Gatut Sunu Wibowo di Kasus Pemerasan OPD

KPK menelusuri aliran uang ke Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam kasus pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Menelusuri
Kasus WNA Tewaskan Anggota TNI AL di Tanjungpinang Dihentikan, Polisi Terapkan Restorative Justice

Kasus WNA Tewaskan Anggota TNI AL di Tanjungpinang Dihentikan, Polisi Terapkan Restorative Justice

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Iptu Werry Wilson Marbun, mengatakan penghentian perkara dilakukan karena ahli waris korban memilih tidak melanjutkan proses hukum.
IHSG Terjun ke Level 5.900, Menkeu Purbaya: Bisa Balik ke 8.000

IHSG Terjun ke Level 5.900, Menkeu Purbaya: Bisa Balik ke 8.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menyentuh level terendahnya di 5.900-an pada perdagangan hari ini. Posisi itu mendekati titik terendah saat krisis
Ketua DPR Sepakat Mendikdasmen Masukkan Materi Bahaya Judol saat MPLS Bagi Siswa Baru

Ketua DPR Sepakat Mendikdasmen Masukkan Materi Bahaya Judol saat MPLS Bagi Siswa Baru

Ketua DPR RI Puan Maharani menyetujui materi bahaya judi online (judol) dibawakan pada agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru.
Sidang Sengketa Lahan di Medan Diwarnai Penolakan, Majelis Hakim Dilarang Masuk Lokasi

Sidang Sengketa Lahan di Medan Diwarnai Penolakan, Majelis Hakim Dilarang Masuk Lokasi

Perkara sengketa lahan yang telah berlangsung selama puluhan tahun itu diajukan Betsy Tarigan Reulina terhadap PT Jaguar Inti Perkasa dengan nomor perkara 149/Pdt.G/2026/PN Mdn.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral