Harga Pangan Jakarta, Beras dan Cabai Kompak Turun Saat Daging hingga Minyak Goreng Naik
- Julio Trisaputra-tvOne
Jakarta, tvOnenews.com — Pergerakan harga pangan di Jakarta kembali menunjukkan fluktuasi tajam pada akhir pekan. Sejumlah komoditas utama seperti beras dan cabai mengalami penurunan harga cukup signifikan, namun di saat bersamaan harga daging, bawang putih hingga minyak goreng justru merangkak naik.
Berdasarkan data laman Info Pangan Jakarta per Minggu (24/5/2026) pukul 09.00 WIB, tekanan harga mulai mereda pada kelompok beras. Hampir seluruh jenis beras mengalami koreksi harga dibanding hari sebelumnya.
Beras IR I (IR 64) tercatat turun Rp11 menjadi Rp15.550 per kilogram. Penurunan lebih dalam terjadi pada Beras IR II (IR 64) yang turun Rp461 menjadi Rp14.200 per kilogram dan Beras IR III (IR 64) yang merosot Rp366 menjadi Rp13.461 per kilogram.
Sementara itu, Beras Muncul I turun cukup tajam Rp631 menjadi Rp14.950 per kilogram. Beras IR 42/Pera juga anjlok Rp756 menjadi Rp15.631 per kilogram, sedangkan Beras Setra I/Premium turun Rp350 menjadi Rp16.350 per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada komoditas cabai yang selama ini menjadi penyumbang utama inflasi pangan. Cabai merah besar mengalami penurunan paling tajam hingga Rp7.625 menjadi Rp59.375 per kilogram. Cabai merah keriting ikut turun Rp2.031 menjadi Rp54.583 per kilogram.
Namun tekanan harga masih membayangi cabai rawit. Cabai rawit merah naik Rp1.277 menjadi Rp84.917 per kilogram, sementara cabai rawit hijau naik Rp1.209 menjadi Rp61.333 per kilogram.
Di kelompok bumbu dapur, bawang merah mengalami penurunan harga cukup besar sebesar Rp4.260 menjadi Rp53.333 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih justru naik Rp2.217 menjadi Rp44.208 per kilogram.
Kenaikan harga cukup terasa pada kelompok protein hewani. Daging sapi has atau paha belakang naik Rp3.512 menjadi Rp154.167 per kilogram. Daging sapi murni untuk semur juga naik Rp2.751 menjadi Rp150.208 per kilogram.
Daging kambing ikut terkerek naik Rp3.022 menjadi Rp154.722 per kilogram. Sementara itu, harga ayam broiler turun Rp877 menjadi Rp42.313 per ekor.
Untuk komoditas telur, telur ayam ras tercatat naik tipis Rp319 menjadi Rp28.188 per kilogram.
Di sisi lain, harga minyak goreng curah kembali mengalami kenaikan menjadi Rp22.250 per kilogram setelah bertambah Rp464. Gula pasir juga naik tipis Rp24 menjadi Rp18.583 per kilogram.
Sementara itu, tepung terigu menjadi salah satu komoditas yang mengalami penurunan cukup dalam, yakni turun Rp944 menjadi Rp10.521 per kilogram. Adapun garam dapur naik tipis Rp26 menjadi Rp4.708 per 250 gram.
Fluktuasi harga pangan ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian pemerintah terhadap stabilitas pasokan dan pengendalian inflasi bahan pokok menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. (agr)
Load more