GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Luhut Beri Kode Keras Bea Cukai Bisa Tergeser DSI, Semua Pengawasan Ekspor Bakal Berbasis AI

Luhut memberi kode keras soal masa depan Bea Cukai usai pembentukan DSI. Sistem ekspor nasional disebut bakal berbasis AI dan digital.
Senin, 25 Mei 2026 - 18:00 WIB
Luhut Sentil UGM: Jangan Soal ijazah Melulu yang Diributin, Kalian Bikin Studi Dong!
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memberi sinyal kuat terkait masa depan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) setelah pemerintah membentuk BUMN ekspor Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Luhut bahkan menyebut sebagian fungsi Bea Cukai berpotensi digantikan sistem digital berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang terintegrasi dalam tata kelola ekspor nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, pungutan ekspor yang selama ini dilakukan Bea Cukai nantinya dapat dialihkan ke DSI apabila sistem digitalisasi sudah berjalan penuh.

“Bea Cukai? Ya kita lihat saja nanti Pak (Wakil Menteri Keuangan) Sua punya mainan. Kalau memang nanti nggak perlu ya ngapain pakai-pakai Bea Cukai, atau tugasnya dia Bea Cukai ada tapi semua AI. Semua berbasis AI,” kata Luhut usai menghadiri acara ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy di Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).

DSI Disiapkan Jadi Pengelola Ekspor SDA Satu Pintu

Pemerintah saat ini memang tengah menyiapkan sistem ekspor sumber daya alam (SDA) satu pintu melalui Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

BUMN ekspor tersebut nantinya akan mengatur tata kelola ekspor sejumlah komoditas strategis nasional secara terpusat.

Luhut menilai kehadiran DSI membuat reformasi besar di tubuh Bea Cukai menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari.

Menurut dia, sistem lama yang terlalu mengandalkan interaksi langsung antara petugas dan pengguna layanan harus mulai ditinggalkan.

“Ya nanti saya pikir Bea Cukai ya perlu ada reformasi, ya kenapa tidak? Kalau memang nanti dengan badan (ekspor) ini,” ujarnya.

Luhut Dorong Sistem AI untuk Tekan Manipulasi

Luhut menegaskan dirinya sangat mendukung digitalisasi berbasis AI dalam sistem pengawasan ekspor dan kepabeanan.

Ia percaya sistem digital lebih sulit dimanipulasi dibanding pola kerja manual yang masih banyak melibatkan pertemuan tatap muka.

“Jadi sistem dengan digitalisasi ini berbasis AI, saya ya sangat pro pada itu karena itu nggak bisa dibohongi,” paparnya.

Menurut Luhut, inti utama reformasi birokrasi adalah mengurangi interaksi langsung antara aparat dan pelaku usaha.

Ia bahkan menyinggung bahwa sistem berbasis integritas personal selama ini belum cukup efektif mencegah penyimpangan.

“Intinya kita mengurangi pertemuan orang ke orang. Sebab kalau pertemuan orang ke orang, pakai akta integritas tidak ada yang benar itu satu pun. Hampir tidak ada lah yang saya tahu, pasti ada bermasalah,” kata Luhut.

Pemerintah Klaim Sistem Baru Bisa Tingkatkan Penerimaan Negara

Dengan seluruh proses pengawasan dan pungutan ekspor dialihkan ke ekosistem digital, Luhut optimistis potensi manipulasi dapat ditekan signifikan.

Ia juga yakin penerimaan negara dari sektor ekspor bisa meningkat apabila sistem digital berbasis AI diterapkan secara menyeluruh.

“Jadi dengan ekosistem yang kita bangun, saya kira kita akan banyak mengurangi itu, dan meningkatkan penerimaan negara,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut langsung memicu sorotan karena menjadi sinyal kuat adanya perubahan besar dalam tata kelola ekspor nasional, termasuk kemungkinan berkurangnya peran tradisional Bea Cukai.

Mulai Juni, Ekspor Batu Bara hingga CPO Bertahap Lewat DSI

Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pemerintah saat ini sedang menyusun aturan teknis terkait ekspor satu pintu melalui DSI.

Aturan tersebut nantinya diterbitkan dalam bentuk Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag).

“Hari ini mudah-mudahan selesai ya Permendag-nya,” ujar Budi Santoso di kantornya, Jakarta Pusat.

Menurut Budi, mulai 1 Juni 2026 ekspor tiga komoditas SDA akan dilakukan secara bertahap melalui DSI.

Komoditas tersebut meliputi:

  • Batu bara

  • Crude palm oil (CPO)

  • Ferro alloy

Meski begitu, pemerintah memastikan aturan dasar, kewajiban, hingga tata cara ekspor tidak mengalami perubahan.

Bea Keluar Bakal Dialihkan ke DSI

Budi Santoso juga mengungkapkan bahwa pungutan ekspor dan bea keluar nantinya akan dilakukan oleh DSI jika skema pengalihan penuh resmi berjalan.

Namun, untuk urusan perizinan ekspor tetap berada di bawah kewenangan Kementerian Perdagangan.

“Iya masih sama (izin ekspor di Kemendag), enggak ada yang berubah. Jadi saya sampaikan tadi, kewajibannya, aturannya, tata cara ekspornya itu enggak berubah. Yang berubah adalah per 1 Januari itu yang melakukan ekspor adalah PT DSI,” jelasnya.

Pernyataan Luhut dan pemerintah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa transformasi besar sistem ekspor nasional kini tengah dipercepat, termasuk kemungkinan berubahnya peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di era digitalisasi berbasis AI. (nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SMK di Kota Yogyakarta Diserang Sekelompok Pemotor, Ditemukan Barang Bukti Pecahan Botol Kaca dan Plastik Isi Cat

SMK di Kota Yogyakarta Diserang Sekelompok Pemotor, Ditemukan Barang Bukti Pecahan Botol Kaca dan Plastik Isi Cat

Sebuah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Jalan Kenari, Kota Yogyakarta menjadi sasaran penyerangan oleh sekelompok pemotor pada Senin (25/5/2026) siang. 
Partisipasi Pelari Indonesia di Cape Town Marathon 2026 Dapat Apresiasi KJRI

Partisipasi Pelari Indonesia di Cape Town Marathon 2026 Dapat Apresiasi KJRI

Para pelari Indonesia disambut dalam nuansa khas Kota Cape Town yang terkenal dengan panorama alamnya.
Jam Tangan Rolex Fadia Arafiq dari Uang Panas Diusut KPK

Jam Tangan Rolex Fadia Arafiq dari Uang Panas Diusut KPK

Bupati nonaktif Pekalongan, Fadia Arafiq masih menjadi perbincangan publik, khususnya di kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan jasa outsourcing dan lain
SPKLU Mulai Diawasi Ketat, Pemerintah Waspadai Kecurangan Pengisian Daya Mobil Listrik

SPKLU Mulai Diawasi Ketat, Pemerintah Waspadai Kecurangan Pengisian Daya Mobil Listrik

Pemerintah mulai melihat pentingnya pengawasan agar ekosistem kendaraan listrik tidak berkembang tanpa kontrol standar pengukuran yang jelas, khususnya di SPKLU.
Pelindo Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa, Posisi RI di Jalur Maritim Selat Malaka Diperkuat

Pelindo Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa, Posisi RI di Jalur Maritim Selat Malaka Diperkuat

Pengoperasian Nipah Transfer Anchorage Area (NTAA) merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di jalur pelayaran internasional, khususnya kawasan Selat Malaka.
Kajian LAPI ITB Ungkap Dampak Ekonomi dari Perluasan Konektivitas Digital

Kajian LAPI ITB Ungkap Dampak Ekonomi dari Perluasan Konektivitas Digital

LAPI ITB merilis kajian terbaru terkait dampak sosial-ekonomi konektivitas digital di Indonesia.

Trending

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yakin Indonesia tak akan collape walau rupiah melemah terhadap dolar AS hingga IHSG yang tertekan
Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
Selengkapnya

Viral