Menteri Agama: Mohon Maaf Pembagian Daging Kurban di Masjid Istiqlal Tidak Lagi seperti Tahun-tahun Sebelumnya
- tvOnenews/Abdul Gani Siregar
"Daging-daging hewan itu nanti diberikan kepada mereka yang sangat membutuhkan. Banyak warga masyarakat kita di Indonesia ini mungkin sulit mendapatkan daging atau mengkonsumsinya," terangnya.
Menag RI tersebut memastikan penyaluran daging kurban langsung dilakukan pasca penyembelihan hewan kurban di Masjid Istiqlal.
"Setelah disembelih di sini, kemudian juga dikuliti, nah kita menyerahkan, kita mengantarkan dan mereka juga nanti akan dibacakan dan diminta untuk mendoakan, semoga semua para penyumbang diberikan rezeki yang halalan thayyibah dan mubarak," ucapnya.
Proses Penyembelihan Hewan Kurban Utamakan Ramah Lingkungan
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Nasaruddin tidak hanya berbicara manajemen distribusi. Ia juga menyoroti aspek higienitas hingga kelestarian lingkungan di tengah proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Istiqlal.
Ia berpendapat rancangan mengenai area pemotongan di Masjid Istiqlal tetap bersifat modern. Hal ini mengacu awal pembangunannya dilakukan oleh Presiden RI ke-1, Ir. Soekarno.
"Di istiqlal tempat pemotongannya ini memang dirancang sejak awal oleh Bung Karno yang sebagai seorang engineer jangan hanya membangun masjidnya tetapi seluruh fasilitas yang berkaitan dengan masjid juga harus disiapkan termasuk (fasilitas) penyembelihan," paparnya.
Ia menuturkan rancangan tempat penyembelihan ini selaras dengan program ekoteologi. Di Masjid Istiqlal, pengelolaan limbah kurban tidak berdampak pada pencemaran di lingkungan sekitar.
Menag RI itu mengimbau pihak pengelola atau panitia kurban langsung membersihkan bekas penyembelihan hewan. Ia menekankan agar kotoran hewan kurban dapat digunakan menjadi pupuk.
"Insya Allah tidak akan ada pencemaran, tidak ada setetes darah hewan mengalir ke sungai," pungkasnya.
(hap)
Load more