News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga Voli Korea Diguncang Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Begini Respon yang Dikeluarkan Oleh KOVO

Kompetisi Liga Voli Korea dihebohkan dengan kabar terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan salah satu tim peserta putri.
Rabu, 15 Juli 2026 - 23:13 WIB
Hyundai Hillstate vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2024/2025
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Kompetisi Liga Voli Korea dihebohkan dengan kabar terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan salah satu tim peserta putri.

Kasus dugaan pelecehan seksual itu menyeret  salah satu pelatih tim voli putri peserta Liga Voli Korea.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus tersebut langsung menarik perhatian publik Korea Selatan karena menyangkut dugaan tindakan tidak pantas terhadap seorang pemain selama musim kompetisi berlangsung.

Hyundai Hillstate vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2024/2025
Hyundai Hillstate vs Red Sparks di Liga Voli Korea 2024/2025
Sumber :
  • KOVO

Melansir Sport Chosun, dugaan insiden itu terjadi di salah satu klub peserta Liga Voli Korea pada jeda kompetisi All Star, Januari lalu.

Dijelaskan jika peristiwa tersebut disebut berlangsung ketika tim menggelar acara makan malam bersama selama masa jeda kompetisi.

Dalam kesempatan itu, seorang pemain mengaku menjadi korban pelecehan seksual akibat tindakan tidak pantas yang dilakukan Pelatih B.

Korban awalnya memilih menyimpan pengalaman tersebut dan tidak langsung menyampaikan laporan kepada pihak klub.

Namun, beberapa bulan kemudian pemain tersebut memutuskan untuk membawa persoalan itu ke jalur resmi karena merasa kasus tersebut tidak bisa terus didiamkan.

Sekitar pertengahan hingga akhir Mei, klub terkait bersama pemain korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada KOVO dan Pusat Etika Olahraga.

Logo KOVO
Logo KOVO
Sumber :
  • KOVO

Tak lama setelah laporan disampaikan, Pelatih B dikonfirmasi langsung mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.

Meski demikian, proses penyelidikan belum selesai karena Pusat Etika Olahraga masih melakukan investigasi terhadap dugaan pelanggaran tersebut.

Hingga kini, identitas klub maupun pihak-pihak yang terlibat belum diumumkan secara terbuka kepada publik.

KOVO sendiri memilih berhati-hati dalam memberikan tanggapan selama proses pemeriksaan masih berlangsung.

Mereka menegaskan belum akan memberikan komentar lebih jauh sebelum hasil investigasi resmi diterbitkan.

"Sulit untuk berkomentar saat ini karena investigasi sedang berlangsung. Kami akan mengambil tindakan lanjutan setelah hasil investigasi dirilis." jelas KOVO.

Pernyataan senada juga disampaikan pihak klub yang memilih menghormati proses hukum dan pemeriksaan oleh Pusat Etika Olahraga.

(akg)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Peran Keji Pasangan AR dan J Habisi Nyawa Balitanya di Jaksel: Satu Lakukan Kekerasan, Ibu Kandung Rela Tutupi Jejak

Kasus tragis menimpa balita perempuan yang meregang nyawa akibat tindak kekerasan. Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Lama menetapkan dua tersangka, yakni pria AR dan wanita J, yang merupakan ibu kandung korban.
Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Bisa Jadi Penerus Ole Romeny di Timnas Indonesia, Top Skor Klub Belanda Keturunan Bandung Ini Layak Dilirik Jadi Mesin Gol Garuda

Timnas Indonesia berpotensi memiliki opsi baru di lini depan. Nama Siegert Baartmans layak dilirik berkat produktivitasnya bersama FC Eindhoven di Liga Belanda.
Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Terketuk Kondisi Mak Een, Bupati Jeje Turun Tangan Bantu Wujudkan Rumah Layak di Bandung Barat

Bupati Bandung Barat, Ritchie Ismail atau akrab disapa Jeje, sebelumnya turun langsung melihat kondisi tempat tinggal Mak Een. Dalam kunjungannya, Jeje mengaku
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT