Perbatasan Tak Lagi Sekadar Gerbang Negara, Temajuk Disiapkan Jadi KEK Pariwisata Indonesia-Malaysia
- Istimewa
BNPP Dorong Temajuk Jadi KEK Pariwisata
Dalam arahannya, Makhruzi menyampaikan terdapat dua target utama dari forum koordinasi tersebut.
Pertama, tercapainya kesepakatan rencana aksi percepatan pembukaan gerbang perlintasan Temajuk sekaligus pengusulan Temajuk sebagai KEK sektor pariwisata. Konsep pengembangan serupa juga direncanakan dapat diterapkan di wilayah perbatasan lain, termasuk Motaain yang berbatasan dengan Timor Leste.
Kedua, penentuan jadwal terbaik untuk peresmian pembukaan kembali jalur perlintasan Indonesia–Malaysia di Temajuk dan Telok Melano.
BNPP RI berharap proses tersebut mendapat dukungan penuh dari Kementerian Luar Negeri RI, termasuk dalam penyusunan konsep KEK sektor pariwisata yang nantinya dapat dikembangkan secara sinergis bersama pemerintah Malaysia.
Forum koordinasi tersebut juga bertepatan dengan satu tahun arahan Presiden Prabowo Subianto terkait keberlanjutan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Gelombang III. Arahan tersebut tertuang dalam surat Menteri Sekretaris Negara tertanggal 20 Mei 2025 sebagai bagian dari prioritas penguatan kawasan perbatasan nasional.
Tindak Lanjut Kesepakatan RI–Malaysia
Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI, Budi Setyono, menjelaskan bahwa forum koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bilateral Border Crossing Agreement (BCA) RI–Malaysia tahun 2023.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari hasil Persidangan ke-40 Sosek Malindo yang berlangsung di Langkawi pada November 2025.
Menurut Budi, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam merealisasikan pembukaan kembali jalur perlintasan yang selama ini dinantikan masyarakat di kedua negara.
BNPP RI menilai Temajuk memiliki peluang besar berkembang menjadi kawasan wisata unggulan karena letaknya sangat dekat dengan destinasi wisata populer di Sarawak, Malaysia.
Di sisi lain, Malaysia juga tengah mendorong pengembangan kawasan ekonomi lintas batas melalui konsep Special Economic Zone (SEZ), seperti yang dilakukan di kawasan Johor–Singapura.
Peluang Wisata Lintas Negara
Kondisi tersebut membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Malaysia dalam pengembangan wisata lintas negara.
Pengembangan kawasan wisata Temajuk diharapkan dapat diperkuat melalui kolaborasi amenitas, akomodasi, kuliner, fasilitas umum, hingga layanan pendukung lainnya yang terintegrasi dan memiliki daya saing.
Load more