Distribusi Makanan Telat, Jamaah Haji Disebut Makan Mie Instan
- Ilustrasi AI Gemini
Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Marwan Dasopang menyoroti soal tidak pastinya jadwal distribusi makanan jemaah haji saat menuju Arafah.
Dia mengatakan makanan jemaah haji yang akan berangkat ke Arafah tidak kunjung datang ketika dirinya menyambangi Sektor 6 Tower 1, 2, dan 3 di Makkah, Arab Saudi.
“Ketua Kloter harus memikirkan, kalau kita bersikeras menunggu hak kita tapi tidak datang, nanti jemaah kelaparan,” kata Marwan dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).
“Kalau kita berkenan mengeluarkan uang masing-masing untuk beli makan, mungkin itu caranya satu-satunya,” sambungnya.
Marwan mengungkapkan dalam temuannya saat itu, terdapat makanan Ready To Eat (RTE) atau pressmeal yang diganti menjadi popmie atau mie instan.
“Kemarin sudah kita sampaikan, penggantinya itu tidak boleh hanya mi instan atau popmie. Dari dulu sudah kita larang karena berisiko membuat jemaah sakit perut menuju Arafah,” kata Marwan.
Menurutnya, perubahan makanan tersebut tidak layak untuk kesehatan jemaah. Dia mengatakan mie instan tidak boleh dijadikan sebagai makanan utama, kecuali untuk dijadikan makanan sampingan.
Marwan lantas meminta petugas haji untuk memastikan jadwal distribusi makanan utama harus tepat waktu, sehingga tidak ada lagi jemaah yang memakan mie instan.
“Kalau ada katakan ada, kalau tidak katakan tidak. Kami ingin kepastian. Kalau tidak ada, biar kami cari,” kata Marwan.(saa/raa)
Load more