Program Gerakan Pilah Sampah, Pemprov Jakarta Masih Fokus Bangun Kebiasaan Warga
- dok. DPRD Jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Program Gerakan Pilah Sampah inisiasi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung sudah berjalan selama dua minggu.
Selama dua minggu ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi Asikin, menyebut pihaknya masih fokus membangun kebiasaan masyarakat untuk memilah sampah.
“Pada fase awal ini, fokus utama kami adalah membangun kebiasaan memilah sampah di masyarakat,” kata Dudi kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).
“Serta memastikan sistem pemilahannya berjalan secara konsisten, mulai dari rumah tangga, kawasan, hingga petugas pengangkutan,” tambahnya.
Dudi menyebut Pemprov DKI juga belum memiliki data terkait dampak program terhadap penurunan volume sampah di TPST Bantar Gebang.
“Data pengurangan sampah masih dalam proses monitoring dan evaluasi,” ungkap dia.
Di sisi lain, dia menyebut bahwa respons dan partisipasi masyarakat di beberapa wilayah cukup positif terhadap gerakan tersebut.
“Kami meyakini bahwa perubahan perilaku ini menjadi fondasi penting untuk mengurangi sampah tercampur yang masuk ke TPS dan TPST Bantargebang secara bertahap dan berkelanjutan,” kata Dudi.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa bulan Mei sampai Juni difokuskan untuk tahap sosialisasi, edukasi, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung Gerakan Pemilahan Sampah.
“Setelah tahapan tersebut dijalankan, implementasi pemilahan sampah akan diperluas dan diperkuat secara bertahap di masyarakat,” ujar Dudi.
Dia memastikan DLH DKI Jakarta akan terus memantau dan mengevaluasi program ini secara berkala terhadap pengurangan sampah di tingkat hulu.(saa/raa)
Load more