GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Jumat, 29 Mei 2026 - 03:21 WIB
Keluarga tewas di Glamping Temanggung, Jawa Tengah
Sumber :
  • Instagram @sman1salatiga_official

tvOnenews.com - Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, pada Rabu, (27/5/2026).

Keempat korban yaitu Muhammad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Bagas Amar Hakiki (21), dan Alvino Evan Hakim (16).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga ini ditemukan meninggal dunia pada sore hari di Glamping Safari Taman Wisata Alam Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kasatreskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra mengungkapkan pemeriksaan awal dilakukan oleh Biddokes Polda Jawa Tengah dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah terkait autopsi terhadap korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, diduga kuat keluarga ini mengalami keracunan makanan.

Selain itu, muncul adanya dugaan lain yaitu keracunan gas asap hasil pembakaran dari kompor portable yang dibawa oleh korban.

“Ada dugaan kuat yaitu adanya keracunan dari makanan. Kedua, dugaan kuat juga adanya keracunan dari gas atau asap hasil pembakaran dari arang atau alat memasak yang digunakan oleh korban yaitu kompor portable yang digunakan korban untuk memasak barbeque di lokasi kejadian,” ungkap Iptu I Komang Mahendra Deputra pada program Kabar Utama, tvOne.

Ratusan pelayat iringi pemakaman 4 korban meninggal di Posong Temanggung, Kamis (28/5/2025).
Ratusan pelayat iringi pemakaman 4 korban meninggal di Posong Temanggung, Kamis (28/5/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Pada malam sebelum meninggal dunia, keempat korban sempat memasak barbeque di teras tenda. Sehingga memungkinkan asap masak atau gas dari kompor masuk ke dalam tenda.

Hal ini juga dicurigai oleh pihak kepolisian sebagai penyebab meninggalnya keluarga tersebut di dalam tenda.

“Korban melaksanakan memasak ini tepat di teras tenda atau di mulut tenda. Kemungkinan, ketika setelah memasak ada asap yang masuk ke dalam tenda atau mungkin asap lain. Karena hal ini termasuk dengan gas CO yang kemungkinan masuk ke dalam tenda,” ujarnya.

Keempat korban ditemukan dalam keadaan rapi sedang tertidur. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh petugas penginapan yang hendak memberitahukan bahwa waktu check-out telah tiba.

Namun, hingga sore hari tidak ada respons apapun kemudian petugas justru menemukan satu keluarga tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Saat ini polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Barang bukti yang sudah kami amankan, yang pertama kendaraan mobil Jazz yang digunakan. Kedua yaitu lima handphone berbagai merk. Satu set kompor gas portable yang digunakan. Dan kami juga mengamankan kamera yang digunakan oleh korban untuk melaksanakan dokumentasi. Yang terakhir kami amankan bekas makanan dari memasak tersebut,” jelas Iptu I Komang Mahendra.

Keempat korban saat ini telah dimakamkan di Dusun Bendosari RT 04 RW 08, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, pada Kamis (28/5/2026).

(kmr)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai memetakan pemanfaatan lahan yang diserahkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). 

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Selengkapnya

Viral