News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Modus Baru Komplotan Begal di Jakbar, Buntuti Korban Lalu Memfitnah Aniaya Keluarga Pelaku

Polisi berhasil meringkus tiga orang komplotan begal bermodus penuduhan (fitnah) dan pengeroyokan yang beraksi di kawasan Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakbar.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:06 WIB
Polisi meringkus tiga orang komplotan begal bermodus penuduhan dan pengeroyokan yang beraksi di kawasan Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat.
Sumber :
  • ANTARA/Risky Syukur

Jakarta, tvOnenews.com - Akhir-akhir ini aksi begal makin meresahkan masyarakat. Berbgai modus dilakukan para begal demi melancarkan aksinya.

Terbaru, polisi berhasil meringkus tiga orang komplotan begal bermodus penuduhan (fitnah) dan pengeroyokan yang beraksi di kawasan Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pelaku menjalankan aksinya secara berkelompok dengan cara membuntuti korban di jalan sebelum memfitnah atau mengintimidasi.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Parman Gultom mengatakan para pelaku lebih dulu memepet kendaraan target dan melontarkan tuduhan seolah-olah korban telah melakukan kekerasan terhadap keluarga mereka.

“Kronologisnya mereka mengikuti korban dari belakang. Setelah memepet motor, mereka mengatakan, ‘Kamu tadi menganiaya adik saya ya?’ Setelah itu korban dipinggirkan,” kata Gultom kepada wartawan di Jakarta, pada Jumat (29/5/2026).

Ilustrasi begal.
Ilustrasi begal.
Sumber :
  • Antara

Setelah korban berhenti, para pelaku mulai melakukan intimidasi secara beramai-ramai. Korban disebut dikerubungi hingga mengalami tekanan psikologis sebelum akhirnya dianiaya dan dirampas barang berharganya.

“Bahasa gaulnya 'diburung-burungin'. Dikerubungi, kemudian motor diambil. Bukan hanya motor, handphone korban juga diambil dan korbannya dianiaya,” ucap Gultom.

Korban mengalami kekerasan fisik berupa pemukulan dan pendorongan hingga terjatuh. 

Meski tidak menggunakan senjata tajam, para pelaku disebut memanfaatkan benda-benda di sekitar lokasi untuk melukai korban.

“Korbannya dipukul, ditonjok, didorong sampai jatuh. Mereka tidak menggunakan senjata tajam, tapi kalau ada batu atau benda di lokasi itu digunakan untuk menganiaya korban,” jelasnya.

Gultom menuturkan aksi tersebut dilakukan secara berkelompok dengan jumlah pelaku antara tiga hingga empat orang. 

Modus yang digunakan pelaku membuat korban ketakutan dan tidak mampu melawan karena merasa tertekan.

Adapun penangkapan terhadap ketiga pelaku dilakukan pada 23 dan 24 Mei 2026 di tempat tinggal mereka di kawasan Pakuwon, Bekasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi pun menduga kelompok ini tidak hanya beraksi satu kali. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan lokasi kejadian lain dan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa.

“Masih ada yang kita ungkap nanti ke depannya. Modusnya sama juga, 'diburung-burungin',” kata Gultom.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

JPO Jalan Kapten Tendean Bakal Dibongkar Buntut Ditabrak Truk, Jalan ke Arah Blok M akan Ditutup Sementara

JPO Jalan Kapten Tendean Bakal Dibongkar Buntut Ditabrak Truk, Jalan ke Arah Blok M akan Ditutup Sementara

JPO di Jalan Raya Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan mengalami rusak parah usai ditabrak kendaraan truk yang melintas pada Selasa (14/7/2026).
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Airlangga: Sinyal Positif bagi Investor Global

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Airlangga: Sinyal Positif bagi Investor Global

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, keputusan S&P merupakan sinyal positif yang menunjukkan kepercayaan investor global terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah.
Viral Aksi Nekad Pemotor Melintas di Jalur Rel Kereta Api, Dapat Kecaman KAI Daop 8

Viral Aksi Nekad Pemotor Melintas di Jalur Rel Kereta Api, Dapat Kecaman KAI Daop 8

Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan aksi nekat seorang pengendara sepeda motor melintas di atas jalur rel kereta api, viral di media sosial.
Topang Ketahanan Pangan saat Musim Kemarau, TNI bersama Warga Sulap Lahan Mati Jadi Produktif

Topang Ketahanan Pangan saat Musim Kemarau, TNI bersama Warga Sulap Lahan Mati Jadi Produktif

Musim kemarau yang identik dengan keterbatasan air justru dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pacitan. 
Teks Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Jangan Percaya Mitos Bulan Safar, Perbanyak Amal dan Dekatkan Diri kepada Allah

Teks Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Jangan Percaya Mitos Bulan Safar, Perbanyak Amal dan Dekatkan Diri kepada Allah

Berikut teks khutbah Jumat 17 Juli 2026 memasuki bulan Safar 1448 H: Jangan Percaya Mitos Bulan Safar, Perbanyak Amal dan Dekatkan Diri kepada Allah.
4 Fakta Terungkap Jelang Sidang Hak Asuh Anak Ruben Onsu, Langkah KPAI hingga Respon Betrand Peto

4 Fakta Terungkap Jelang Sidang Hak Asuh Anak Ruben Onsu, Langkah KPAI hingga Respon Betrand Peto

Jelang sidang hak asuh anak Ruben Onsu, KPAI menempuh berbagai langkah. Simak 4 fakta terbaru, mulai dari mediasi, rekomendasi psikolog hingga respon Betrand Peto.

Trending

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur
Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Pasangan suami istri asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, memilih nama yang tidak biasa untuk putra ketiga mereka, yaitu Muhammad MBG Subianto.
Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya tidak lantas percaya begitu saja dengan pengakuan pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Kepala SPPG di Bandung Ditemukan Tewas di Area Parkir Mall, Polisi Temukan Sepucuk Surat

Kepala SPPG di Bandung Ditemukan Tewas di Area Parkir Mall, Polisi Temukan Sepucuk Surat

Kepala SPPG di Bandung ditemukan tewas sekitar pukul 06.30 WIB di parkiran mal. Polisi temukan sepucuk surat berisi permintaan maaf kepada keluarga yang isinya.
Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Kepala SPPG yang Ditemukan Tewas Akhiri Hidup di Parkiran Mal Bandung Tinggalkan Surat, Isinya Bikin Pilu

Kepala SPPG yang Ditemukan Tewas Akhiri Hidup di Parkiran Mal Bandung Tinggalkan Surat, Isinya Bikin Pilu

Kepala SPPG Rancamulya, Kabupaten Bandung berinisial SF (26) yang tewas gantung diri di lantai 12 parkiran Mal Kota Bandung meninggalkan surat untuk keluarga.
Di Tengah Konflik AS-Iran Makin Memanas, Dubes Pastikan Saudi Aman bagi Jamaah Umrah Indonesia

Di Tengah Konflik AS-Iran Makin Memanas, Dubes Pastikan Saudi Aman bagi Jamaah Umrah Indonesia

Di tengah eskalasi terbaru Amerika Serikat dan Iran, Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi menegaskan bahwa Arab Saudi tetap aman bagi masyarakat Indonesia yang akan menunaikan ibadah umrah maupun haji
Selengkapnya

Viral