KDM Buka Suara soal Kasus Dugaan Pemalakan ke Mobil Pelat B di Dago Bandung
- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi buka suara soal kasus dugaan pemalakan ke mobil pelat B di kawasan Dago, Kota Bandung.
Adapun sebelumnya viral di media sosial sebuah video dugaan pemalakan terhadap pengendara mobil pelat B di kawasan tersebut.
Peristiwa pemalakan itu disebut-sebut terjadi pada Sabtu (23/5/2026) malam setelah pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara.
Terkait viralnya video itu, pria yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM itu akhirnya angkat bicara.
Dia mewanti-wanti agar masyarakat tidak melakukan aksi pemalakan atau premanisme karena tindakan itu meresahkan warga lainnya.
Di samping itu, aksi tersebut juga bisa merusak citra Jawa Barat sebagai daerah yang aman bagi siapa pun yang berkunjung.
Dedi Mulyadi menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat untuk memastikan penanganan kasus berjalan cepat.
"Saya sampaikan mengenai kasus pemalakan dan premanisme di Kota Bandung, tepatnya di kawasan Dago, saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat," kata dia, Minggu (31/5/2026).
KDM menegaskan pemerintah provinsi dan aparat penegak hukum akan terus melakukan penindakan supaya peristiwa tersebut tidak terulang.
Pasalnya, sambung dia, tindakan buruk yang meresahkan itu harus segera dihentikan.
"Saya sampaikan kita tidak akan segan-segan untuk memproses hukum agar kebiasaan buruk ini segera dihentikan," kata KDM.
KDM lantas mengajak masyarakat untuk mencari penghasilan yang baik dan halal, bukan dengan cara-cara yang merugikan orang lain seperti tindak pemalakan atau premanisme. (nsi)
Load more