Fakta-fakta Mencengangkan Ledakan Sisa Bom Perang Dunia II di Biak Papua
- istimewa
3. Jumlah Korban Ledakan
Polda Papua jelaskan, total ada 5 orang dilaporkan tewas dari insiden itu.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito menyebut, kelima korban sudah teridentifikasi.
“Untuk lima korban yang berhasil diidentifikasi rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Sorido, Distrik Biak Kota pada Senin siang," jelasnya.
Kombes Pol Cahyo melanjutkan, ada 19 korban luka akibat kejadian ini.
Ledakan juga memaksa 55 warga mengungsi untuk sementara.
"Untuk warga yang mengungsi difasilitasi langsung oleh Pemerintah Daerah Biak,” bebernya.
4. Identitas Korban yang Tewas
- Moris Raubaba (24), pekerjaan nelayan yang merupakan warga Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor.
- Delfin Raubaba (41), pekerjaan nelayan yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor.
- Karmila Ayorbaba (25), ibu rumah tangga yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor.
- Isrel Raubaba (5 tahun), seorang anak yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor.
- Isra Raubaba (7 tahun), seorang pelajar yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor.
Korban Masih Hilang
- Anes Marandof (27 tahun) yang berprofesi sebagai nelayan yang tinggal di Kampung Kinmom Distrik Samofa.
- Lay Madura (45 tahun), seorang nelayan yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi.
- Yulianus Raubaba (26 tahun), pekerjaan nelayan yang tinggal di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kelurahan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor.
5. Jibom Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Papua
Personel Tim Penjinak Bom (Jibom) Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Papua bergerak cepat melakukan sterilisasi pascaledakan.
Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan area untuk mencegah potensi bahaya lanjutan dari bahan peledak yang masih mungkin berada di sekitar lokasi kejadian.
“Kami sudah melakukan sterilisasi TKP dan identifikasi bersama dengan seluruh aparat," jelas Kapolres Biak Numfor AKBP Arie Trestiawan.
Polisi terus mendalami soal ledakan, termasuk akan melakukan uji laboratorium.
"Kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya, nanti akan kami laporkan lebih lengkap setelah hasil laboratorium dan penyelidikan keluar," bebernya. (aag)
Load more