News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teddy Sebut Rombongan Lawatan Era Prabowo Dipangkas Lebih dari 50 Persen

Pihak Istana mengungkap adanya perubahan besar dalam pola perjalanan kenegaraan yang selama ini luput dari perhatian publik, yakni pemangkasan drastis jumlah rombongan yang mendampingi Presiden.
Selasa, 2 Juni 2026 - 10:19 WIB
Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • Setpres

Jakarta, tvOnenews.com — Pihak Istana mengungkap adanya perubahan besar dalam pola perjalanan kenegaraan yang selama ini luput dari perhatian publik, yakni pemangkasan drastis jumlah rombongan yang mendampingi Presiden.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menerapkan kebijakan efisiensi ketat dalam setiap agenda kunjungan luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu bentuknya adalah pengurangan jumlah delegasi yang ikut serta hingga lebih dari separuh dibandingkan periode sebelumnya.

Pernyataan itu disampaikan Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet sebagai respons atas masukan yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait aktivitas diplomasi luar negeri Presiden.

Menurut Teddy, isu jumlah rombongan menjadi salah satu aspek penting yang perlu diluruskan di tengah berbagai perbincangan publik mengenai lawatan internasional Presiden.

“Kemudian yang kedua, jumlah rombongan. Ini sangat penting. Jumlah rombongan Presiden Prabowo itu sudah berkurang besar-besaran. Lebih dari separuh dari periode sebelumnya,” kata Teddy, dikutip Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan pada masa pemerintahan sebelumnya jumlah delegasi yang mengikuti kunjungan luar negeri Presiden bisa mencapai lebih dari 120 orang dalam satu perjalanan.

Angka tersebut kini ditekan secara signifikan melalui kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah.

“Jadi kalau dulu itu sekali ke luar negeri bisa lebih dari 120 orang. Zaman Pak Dino seperti itu. Nah, zaman Presiden Prabowo jumlahnya antara 50 sampai 60 orang maksimal,” ucapnya.

Pemangkasan tersebut menunjukkan upaya pemerintah untuk menjaga efektivitas sekaligus efisiensi pelaksanaan diplomasi internasional tanpa mengurangi substansi agenda kenegaraan yang dijalankan Presiden.

Teddy menilai perubahan itu sebenarnya bukan informasi baru.

Menurutnya, kalangan media yang selama ini mengikuti perjalanan Presiden ke berbagai negara juga mengetahui bahwa jumlah rombongan saat ini jauh lebih ramping dibandingkan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini sudah banyak yang tahu, termasuk juga wartawan-wartawan pasti tahu itu semua,” tutup dia.

Pengurangan jumlah delegasi lebih dari 50 persen disebut sebagai bagian dari upaya menjaga efisiensi penggunaan sumber daya negara sekaligus memastikan setiap kunjungan luar negeri tetap fokus pada pencapaian kepentingan nasional. (agr/nsi) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Herri Pras Blak-blakan Ungkap Alasan Sebenarnya Kritik Keras UAH dan UAS: Bukan Penghinaan

Herri Pras Blak-blakan Ungkap Alasan Sebenarnya Kritik Keras UAH dan UAS: Bukan Penghinaan

Herri Pras akhirnya mengungkap alasannya mengkritik Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Abdul Somad. Tegaskan istilah "setan bisu" bukan penghinaan.
Cabor Dayung Dicoret dari SEA Games 2027, PB PODSI Sebut Malaysia Ingkari Kesepakatan

Cabor Dayung Dicoret dari SEA Games 2027, PB PODSI Sebut Malaysia Ingkari Kesepakatan

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) buka suara usai cabang olahraga (cabor) dayung dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan SEA Games 2027 di Malaysia. Indonesia pun terancam kehilangan salah satu sumber medali emas andalannya.
Nusron Wahid Sambangi KPK, Diperiksa sebagai Saksi Dugaan Suap Lahan HGB

Nusron Wahid Sambangi KPK, Diperiksa sebagai Saksi Dugaan Suap Lahan HGB

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyambangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Rabu (4/11/2026).
Aksi Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, 33 Anggota Polri-TNI Terluka

Aksi Tolak Konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran Sempat Ricuh, 33 Anggota Polri-TNI Terluka

Sejumlah anggota kepolisian hingga TNI mengalami luka akibat aksi unjuk rasa penolakan konser musisi Italia, Andrea Bocelli, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, yang sempat ricuh pada Selasa (3/11/2026) malam.
Kapan Sebaiknya Shalat Taubat? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad Lengkap dengan Tata Caranya

Kapan Sebaiknya Shalat Taubat? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad Lengkap dengan Tata Caranya

Apabila anda telah melakukan kesalahan, sebaiknya segera melakukan shalat taubat. Selain shalat taubat, seseorang juga harus memenuhi beberapa hal dalam proses.
Pelindo Hadirkan Dashboard ACS, Transaksi Kepelabuhanan Kini Lebih Transparan dan Mudah

Pelindo Hadirkan Dashboard ACS, Transaksi Kepelabuhanan Kini Lebih Transparan dan Mudah

Pelindo memperkuat transparansi transaksi kepelabuhanan melalui Dashboard ACS. Simak fitur, manfaat, dan integrasi sistem pembayaran digital dengan Bank BRI dan Mandiri.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Ponsel Pribadi Presiden Prabowo Disadap, Yusril: Pemerintah Akan Lakukan Evaluasi

Sejumlah institusi negara memang memiliki kewenangan untuk melakukan penyadapan dengan menggunakan perangkat khusus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selengkapnya

Viral