Siswa Korban Kebakaran Kebon Kosong Bakal Ikut Ujian Susulan
- Tim tvOnenews/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyoroti kondisi anak-anak yang menjadi korban kebakaran di permukiman Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Dia mengatakan anak-anak yang merupakan siswa sekolah telah mendapat izin dari Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar bisa ujian susulan.
“Saya telepon Kepala Dinas, 'Eh anak-anakku yang kena kebakaran gimana ujiannya?'. 'Enggak Pak, nanti bisa menyusul'. Itu kebijakan,” kata Rano usai meninjau pengungsi di Lapangan Yusuf Hamka, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Diketahui, kebakaran terjadi pada Senin (1/6) malam, di mana bertepatan dengan pekan ujian siswa sekolah di DKI Jakarta.
Rano menuturkan kebijakan ujian susulan diberikan lantaran seragam hingga peralatan sekolah anak-anak ikut hangus terbakar. Di sisi lain, dia memastikan bahwa tidak ada bangunan sekolah yang terdampak kebakaran.
“Saya mendapat laporan di sini tidak ada gedung sekolah yang terbakar. Tapi memang anak-anak yang mungkin pakaiannya, bukunya, tasnya (terbakar), karena itu kita kasih kebijakan mereka bisa nyusul,” katanya.
Adapun dia mengatakan kebakaran berdampak pada 304 bangunan dan 354 kepala keluarga dengan total 679 jiwa terdampak.
Dari total tersebut, sebanyak 353 orang adalah perempuan, sedangkan 326 lainnya adalah laki-laki. Warga terdampak terdiri dari balita hingga lanjut usia (lansia).
“Terdiri dari 326 laki-laki, 353 perempuan. Dari jumlah tersebut terdapat 35 lansia, 90 balita, 53 anak usia SD, 6 anak usia SMP, 22 remaja SMK, serta 414 warga dewasa, termasuk ibu hamil,” ujar Rano.(saa/raa)
Load more