Bikin Emak-emak Senang! Harga Beras hingga MinyaKita di Jakarta Turun
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah komoditas pangan strategis tercatat mengalami penurunan harga pada perdagangan Jumat (5/6/2026), mulai dari beras, minyak goreng, daging sapi, telur ayam hingga cabai rawit merah.
Data Informasi Pangan Jakarta per pukul 09.50 WIB menunjukkan mayoritas bahan pokok bergerak turun, memberikan sedikit ruang napas bagi konsumen di tengah tekanan ekonomi dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Penurunan paling mencolok terjadi pada kelompok beras. Beras Muncul I tercatat mengalami koreksi terdalam hingga Rp4.716 per kilogram menjadi Rp11.167 per kilogram.
Sementara Beras Setra I/Premium turun Rp1.362 menjadi Rp15.063 per kilogram dan Beras IR 42/Pera melemah Rp1.013 menjadi Rp15.183 per kilogram.
- Julio Trisaputra-tvOne
Tak hanya itu, Beras IR III (IR 64) turun Rp626 menjadi Rp13.325 per kilogram, Beras IR II (IR 64) Ramos turun Rp577 menjadi Rp14.170 per kilogram, sedangkan Beras Medium turun Rp667 menjadi Rp13.000 per kilogram.
Di kelompok hortikultura, harga cabai rawit merah yang selama ini menjadi salah satu penyumbang inflasi pangan juga menunjukkan tren penurunan signifikan. Komoditas tersebut turun Rp4.553 menjadi Rp82.100 per kilogram.
Cabai merah besar (TW) ikut melemah Rp1.944 menjadi Rp68.817 per kilogram, sementara bawang merah turun Rp469 menjadi Rp60.400 per kilogram.
Meski demikian, beberapa komoditas masih menunjukkan kenaikan harga. Cabai rawit hijau besar melonjak paling tinggi sebesar Rp12.292 menjadi Rp53.750 per kilogram. Bawang putih juga naik Rp429 menjadi Rp41.700 per kilogram.
Dari kelompok protein hewani, harga daging sapi dan ayam ras ikut bergerak turun. Daging sapi has (paha belakang) tercatat turun Rp2.527 menjadi Rp150.400 per kilogram, sedangkan daging sapi murni untuk semur turun Rp2.306 menjadi Rp146.833 per kilogram.
Harga ayam broiler atau ayam ras juga turun Rp1.380 menjadi Rp42.100 per ekor. Sementara telur ayam ras turun Rp240 menjadi Rp27.840 per kilogram.
Penurunan tajam juga terjadi pada daging babi berlemak yang merosot Rp17.211 menjadi Rp98.889 per kilogram.
Di sisi lain, daging kambing justru naik tipis Rp89 menjadi Rp152.000 per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng terpantau bergerak turun di seluruh kategori. Minyak goreng curah turun Rp290 menjadi Rp21.260 per kilogram, minyak goreng kemasan premium turun Rp166 menjadi Rp22.542 per kilogram, sedangkan MinyaKita turun Rp667 menjadi Rp16.800 per liter.
Penurunan harga MinyaKita menjadi sorotan tersendiri mengingat pemerintah sebelumnya telah menyepakati rencana penyesuaian atau kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET), meski besarannya masih menunggu stabilisasi harga crude palm oil (CPO).
Untuk komoditas lainnya, gula pasir kemasan premium turun Rp41 menjadi Rp18.917 per kilogram, tepung terigu turun Rp329 menjadi Rp11.465 per kilogram, serta gas elpiji 3 kilogram turun Rp62 menjadi Rp20.625 per tabung.
Namun tekanan masih terlihat pada beberapa bahan baku impor. Kacang kedelai naik Rp917 menjadi Rp20.334 per kilogram, gula pasir naik Rp173 menjadi Rp18.570 per kilogram, dan garam dapur melonjak Rp611 menjadi Rp5.730 per 250 gram. (agr/muu)
Load more