News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Angkat Bicara Dituding Kelola APBN Ugal-ugalan Hingga Ganggu Stabilitas Nilai Tukar, Langsung Dibantah Keras!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa membantah keras berbagai tudingan yang menyebut pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dilakukan secara ugal-ugalan
Jumat, 5 Juni 2026 - 15:45 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah keras berbagai tudingan yang menyebut pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dilakukan secara ugal-ugalan hingga berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah. 

Sebaliknya, pemerintah mengklaim kondisi fiskal justru semakin kuat, tercermin dari membaiknya keseimbangan primer, lonjakan penerimaan pajak, serta defisit yang tetap terkendali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga 31 Mei 2026, APBN mencatat surplus keseimbangan primer sebesar Rp58,6 triliun. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan posisi April 2026 yang masih berada di kisaran Rp28 triliun. 

“Yang penting lagi di sini surplus keseimbangan primernya Rp58,6 triliun, sudah positif lagi. Artinya anggaran kita sekarang lebih berkesinambungan dibanding bulan-bulan sebelumnya,” kata Purbaya saat Konferensi Pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).

Menurut dia, perbaikan tersebut menjadi sinyal bahwa kondisi fiskal pemerintah bergerak ke arah yang lebih sehat di tengah meningkatnya kebutuhan belanja negara.

“Dibanding bulan April, kalau dilihat itu keseimbangan primernya cuma 28 sekarang 58,6,” ujarnya.

Pernyataan itu sekaligus menjadi respons terhadap berbagai kritik yang belakangan mengaitkan kebijakan fiskal pemerintah dengan pelemahan nilai tukar rupiah dan meningkatnya tekanan terhadap pasar keuangan.

“Di situ menunjukkan bahwa anggaran kita bagus, yang bilang ugal-ugalan atau Purbaya membuat anggaran yang kacau sehingga mengganggu stabilitas nilai tukar, saya agak bingung dari mana? Dari sini bagus semua. Pajaknya naik, defisitnya terjaga,” tegasnya.

Data APBN menunjukkan pendapatan negara hingga Mei 2026 mencapai Rp1.185 triliun atau tumbuh 19,1 persen secara tahunan. Kinerja tersebut ditopang oleh penerimaan perpajakan sebesar Rp958,2 triliun yang meningkat 18,9 persen.

Kontributor terbesar berasal dari penerimaan pajak yang mencapai Rp834,4 triliun atau melonjak 22,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp123,8 triliun atau tumbuh 0,7 persen. Adapun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat Rp226,4 triliun atau naik 19,9 persen.

Di sisi lain, pemerintah terus mempercepat belanja untuk mendukung program prioritas dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Realisasi belanja negara mencapai Rp1.365,4 triliun atau tumbuh 34,4 persen secara tahunan.

Belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.059,3 triliun atau melonjak 52,6 persen. Rinciannya, belanja kementerian/lembaga terealisasi Rp517,7 triliun atau tumbuh 58,9 persen, sedangkan belanja non-kementerian/lembaga mencapai Rp541,6 triliun atau meningkat 47 persen. 

Transfer ke daerah tercatat Rp306,1 triliun, turun 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski belanja tumbuh lebih cepat dibandingkan pendapatan, posisi fiskal masih berada dalam koridor yang aman. Defisit APBN hingga akhir Mei tercatat sebesar Rp180,4 triliun atau sekitar 0,70 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di bawah batas yang ditetapkan dalam APBN 2026.

Sementara itu, realisasi pembiayaan anggaran mencapai Rp379,4 triliun atau 55,1 persen dari target tahunan, tumbuh 16,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Purbaya menegaskan capaian tersebut menunjukkan fundamental fiskal Indonesia tetap kuat dan terkendali.

“Jadi kondisi fiskal amat baik, pak wamen, pak dirjen-dirjen memastikan itu terjadi,” kata Purbaya. (agr/cmi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal China Open 2026, Rabu 22 Juli: Ada Alwi Farhan Hingga Fajar/Fikri, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal China Open 2026, Rabu 22 Juli: Ada Alwi Farhan Hingga Fajar/Fikri, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal China Open 2026 hari ini, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi mulai dari Alwi Farhan hingga Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
JHL Sport Competition 2026 Pertandingkan Tiga Cabang Olahraga

JHL Sport Competition 2026 Pertandingkan Tiga Cabang Olahraga

Kompetisi ini akan berlangsung hingga 7 Agustus 2026. Tiga cabang olahraga dipertandingkan, yakni bulu tangkis, mini soccer, dan bola basket.
Ko Hee-jin Terancam Dihukum Berat Buntut Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks

Ko Hee-jin Terancam Dihukum Berat Buntut Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks

Pelecehan seksual yang melibatkan salah satu staf pelatih kepada pemain di Red Sparks membuat Ko Hee-jin ikut terseret. Bahkan sang pelatih kepala terancam mendapatkan hukuman berat di Liga Voli Korea.
Diduga Jadi Korban Agen Palsu, APPI Pulangkan 2 Pemain Asing Asal Kenya

Diduga Jadi Korban Agen Palsu, APPI Pulangkan 2 Pemain Asing Asal Kenya

APPI menggaet Kenya Footballers Welfare Association (KEFWA), serta Kedutaan Besar Kenya di Jakarta untuk memulangkan Brian Andaje dan Sunday Adam Majimbo yang sudah luntang-lantung berbulan-bulan setelah dijanjikan bergabung dengan klub profesional Liga Indonesia. 
HUT ke-81 RI Dipastikan Dipusatkan di Jakarta, Mensesneg Janjikan Kejutan Spesial

HUT ke-81 RI Dipastikan Dipusatkan di Jakarta, Mensesneg Janjikan Kejutan Spesial

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi memberikan kepastian bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun depan akan kembali berpusat di Jakarta.
Misteri Kematian Brigadir EWS di Kamar Kos, Polda Jambi Turun Tangan Selidiki Kasus: Ada Apa?

Misteri Kematian Brigadir EWS di Kamar Kos, Polda Jambi Turun Tangan Selidiki Kasus: Ada Apa?

Kasus tewasnya seorang anggota kepolisian berpangkat Brigadir di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Timur kini ditangani secara serius oleh jajaran Polda Jambi.

Trending

Persib Bawa Kandidat Doktor Sebagai Pelatih Fisik, Karlo Reinholz Tertantang Kejamnya Kompetisi di Indonesia

Persib Bawa Kandidat Doktor Sebagai Pelatih Fisik, Karlo Reinholz Tertantang Kejamnya Kompetisi di Indonesia

Adalah pelatih fisik asal Kroasia, Karlo Reinholz yang tertantang untuk merasakan sendiri kejamnya kompetisi di Indonesia. 
Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Di tengah polemik yang bergulir, komentar Aldi Taher di media sosial justru ikut menjadi sorotan setelah menanggapi kabar mengenai pengorbanan Ruben Onsu saat renovasi.
Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Selama Dua Tahun, Pramono: Segera Kami Tangani

Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Selama Dua Tahun, Pramono: Segera Kami Tangani

Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, roboh selama dua tahun dan belum diperbaiki. Ini kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Didaulat Maju Sebagai Calon Ketua umum PBNU, Ini Pernyataan Gus Kikin

Didaulat Maju Sebagai Calon Ketua umum PBNU, Ini Pernyataan Gus Kikin

Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan bertarung pada Muktamar ke-35 NU di Jombang semakin semarak. Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menyatakan siap maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan lembaganya memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap produk farmasi yang diproduksi dan beredar di Indonesia.
Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akses DJP terhadap rekening wajib pajak merupakan hal yang biasa. Sehingga, Purbaya berharap masyarakat tidak perlu cemas.
Ko Hee-jin Terancam Dihukum Berat Buntut Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks

Ko Hee-jin Terancam Dihukum Berat Buntut Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks

Pelecehan seksual yang melibatkan salah satu staf pelatih kepada pemain di Red Sparks membuat Ko Hee-jin ikut terseret. Bahkan sang pelatih kepala terancam mendapatkan hukuman berat di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral