News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Defisit APBN di Akhir Mei 2026 Capai 0,7 Persen, Purbaya: Pajak dan Bea Cukai Ada Perbaikan

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis, berbagai kekhawatiran terhadap kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. 
Jumat, 5 Juni 2026 - 17:40 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis, berbagai kekhawatiran terhadap kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. 

Di tengah percepatan belanja pemerintah, defisit APBN hingga akhir Mei sebesar 0,70 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), ditopang lonjakan penerimaan negara yang tumbuh dua digit.

Dalam Konferensi Pers APBN KITA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026), Purbaya bahkan menyindir berbagai perhitungan yang beredar di media sosial terkait kondisi fiskal pemerintah.

“Defisitnya sampai dengan Mei 0,70 persen. Jadi kalau kita pakai cara menghitung ekonomi yang di luar itu, bukan di luar negeri, di dalam negeri, di TikTok dia kan dikali aja,” kata Purbaya.

Ia kemudian menggambarkan proyeksi sederhana jika angka defisit tersebut diekstrapolasi hingga akhir tahun.

“Yaudah kalau saya pakai cara yang sama, 12/7x0,7 kira-kira dapatnya 1,8. Jadi kalau dilihat dari situ, APBN kita sangat aman,” ujarnya.

Meski demikian, Purbaya mengakui metode perhitungan tersebut bukan pendekatan resmi yang lazim digunakan dalam analisis fiskal.

“Tapi kalau saya ngomong gitu, orang di luar bilang ‘oh bukan gitu cara hitungnya’, yaudah cara hitungnya yang mana yang mau dipakai?” katanya.

Pernyataan itu muncul di tengah membaiknya kinerja penerimaan negara yang menjadi bantalan utama APBN. Hingga 31 Mei 2026, pendapatan negara mencapai Rp1.185 triliun atau 37,6 persen dari target APBN. Angka tersebut tumbuh 19,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Motor utama pertumbuhan berasal dari penerimaan perpajakan yang mencapai Rp958,2 triliun atau naik 18,9 persen secara tahunan. Secara lebih rinci, penerimaan pajak menembus Rp834,4 triliun dengan pertumbuhan 22,1 persen, sementara penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp123,8 triliun atau tumbuh 0,7 persen.

Kinerja tersebut menjadi titik balik dibandingkan kondisi tahun sebelumnya ketika penerimaan pajak mengalami kontraksi. Pemerintah menilai reformasi perpajakan dan membaiknya aktivitas ekonomi mulai tercermin pada kas negara.

“Tapi yang jelas bisa kita kendalikan utamanya kenapa? Karena pajak dan bea cukai ada perbaikan signifikan,” tegas Purbaya.

Di sisi lain, pemerintah juga mempercepat belanja untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Realisasi belanja negara mencapai Rp1.365,4 triliun atau 35,5 persen dari target APBN, meningkat 34,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Belanja pemerintah pusat menjadi pendorong utama dengan realisasi Rp1.059,3 triliun atau melonjak 52,6 persen. Belanja kementerian/lembaga mencapai Rp517,7 triliun, tumbuh 58,9 persen, sedangkan belanja non-kementerian/lembaga mencapai Rp541,6 triliun atau naik 47 persen. Sementara itu, transfer ke daerah tercatat Rp306,1 triliun atau turun 4,9 persen.

Meski belanja tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan pendapatan, posisi fiskal dinilai masih sehat. Defisit APBN tercatat sebesar Rp180,4 triliun atau 0,70 persen terhadap PDB, sementara keseimbangan primer justru membukukan surplus Rp58,6 triliun.

Kondisi tersebut menunjukkan pemerintah masih memiliki ruang fiskal yang memadai untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mempertahankan stabilitas anggaran. Hingga akhir Mei 2026, realisasi pembiayaan anggaran mencapai Rp379,4 triliun atau 55,1 persen dari target APBN, tumbuh 16,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. (agr/cmi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

JHL Sport Competition 2026 Pertandingkan Tiga Cabang Olahraga

JHL Sport Competition 2026 Pertandingkan Tiga Cabang Olahraga

Kompetisi ini akan berlangsung hingga 7 Agustus 2026. Tiga cabang olahraga dipertandingkan, yakni bulu tangkis, mini soccer, dan bola basket.
Ko Hee-jin Terancam Dihukum Berat Buntut Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks

Ko Hee-jin Terancam Dihukum Berat Buntut Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks

Pelecehan seksual yang melibatkan salah satu staf pelatih kepada pemain di Red Sparks membuat Ko Hee-jin ikut terseret. Bahkan sang pelatih kepala terancam mendapatkan hukuman berat di Liga Voli Korea.
Diduga Jadi Korban Agen Palsu, APPI Pulangkan 2 Pemain Asing Asal Kenya

Diduga Jadi Korban Agen Palsu, APPI Pulangkan 2 Pemain Asing Asal Kenya

APPI menggaet Kenya Footballers Welfare Association (KEFWA), serta Kedutaan Besar Kenya di Jakarta untuk memulangkan Brian Andaje dan Sunday Adam Majimbo yang sudah luntang-lantung berbulan-bulan setelah dijanjikan bergabung dengan klub profesional Liga Indonesia. 
HUT ke-81 RI Dipastikan Dipusatkan di Jakarta, Mensesneg Janjikan Kejutan Spesial

HUT ke-81 RI Dipastikan Dipusatkan di Jakarta, Mensesneg Janjikan Kejutan Spesial

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi memberikan kepastian bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun depan akan kembali berpusat di Jakarta.
Misteri Kematian Brigadir EWS di Kamar Kos, Polda Jambi Turun Tangan Selidiki Kasus: Ada Apa?

Misteri Kematian Brigadir EWS di Kamar Kos, Polda Jambi Turun Tangan Selidiki Kasus: Ada Apa?

Kasus tewasnya seorang anggota kepolisian berpangkat Brigadir di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Timur kini ditangani secara serius oleh jajaran Polda Jambi.
Persib Bawa Kandidat Doktor Sebagai Pelatih Fisik, Karlo Reinholz Tertantang Kejamnya Kompetisi di Indonesia

Persib Bawa Kandidat Doktor Sebagai Pelatih Fisik, Karlo Reinholz Tertantang Kejamnya Kompetisi di Indonesia

Adalah pelatih fisik asal Kroasia, Karlo Reinholz yang tertantang untuk merasakan sendiri kejamnya kompetisi di Indonesia. 

Trending

Persib Bawa Kandidat Doktor Sebagai Pelatih Fisik, Karlo Reinholz Tertantang Kejamnya Kompetisi di Indonesia

Persib Bawa Kandidat Doktor Sebagai Pelatih Fisik, Karlo Reinholz Tertantang Kejamnya Kompetisi di Indonesia

Adalah pelatih fisik asal Kroasia, Karlo Reinholz yang tertantang untuk merasakan sendiri kejamnya kompetisi di Indonesia. 
Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Aldi Taher Ikut Nimbrung soal Ruben Onsu Pinjam Rp10 Miliar ke Bank demi Sarwendah, Singgung Israel

Di tengah polemik yang bergulir, komentar Aldi Taher di media sosial justru ikut menjadi sorotan setelah menanggapi kabar mengenai pengorbanan Ruben Onsu saat renovasi.
Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Selama Dua Tahun, Pramono: Segera Kami Tangani

Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Selama Dua Tahun, Pramono: Segera Kami Tangani

Viral SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, roboh selama dua tahun dan belum diperbaiki. Ini kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Didaulat Maju Sebagai Calon Ketua umum PBNU, Ini Pernyataan Gus Kikin

Didaulat Maju Sebagai Calon Ketua umum PBNU, Ini Pernyataan Gus Kikin

Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang akan bertarung pada Muktamar ke-35 NU di Jombang semakin semarak. Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menyatakan siap maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan lembaganya memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap produk farmasi yang diproduksi dan beredar di Indonesia.
Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Heboh Rekening Wajib Pajak Bisa Diintip DJP, Purbaya Sebut Praktik Biasa: Tenang Aja, Nggak akan Diapa-apain!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan akses DJP terhadap rekening wajib pajak merupakan hal yang biasa. Sehingga, Purbaya berharap masyarakat tidak perlu cemas.
Ko Hee-jin Terancam Dihukum Berat Buntut Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks

Ko Hee-jin Terancam Dihukum Berat Buntut Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks

Pelecehan seksual yang melibatkan salah satu staf pelatih kepada pemain di Red Sparks membuat Ko Hee-jin ikut terseret. Bahkan sang pelatih kepala terancam mendapatkan hukuman berat di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral