News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Tantang BPK Audit Seluruh OPD Jabar Tanpa Terkecuali, Gak Mau Cuma Uji Sampel

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendorong perubahan besar dalam proses audit keuangan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 
Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:27 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menerima piagam penghargaan dari Anggota BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi atas capaian WTP ke-15 secara berturut-turut diraih Pemprov Jabar.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendorong perubahan besar dalam proses audit keuangan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Pria yang akrab disapa KDM ini meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk meninggalkan metode uji petik atau sampling dan beralih ke pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh laporan keuangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah berani ini diambil Dedi agar gambaran transparansi di wilayahnya menjadi lebih nyata. 

"Hal ini, agar potret akuntabilitas di Jawa Barat menjadi lebih optimal dan komprehensif," ujar KDM dalam keterangan resminya di Bandung, Jumat (5/6).

Meski Jawa Barat baru saja mencetak prestasi dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-15 kalinya, Dedi menegaskan bahwa dirinya tidak ingin sekadar terpaku pada predikat tersebut. 

Baginya, audit populasi secara penuh sangat penting untuk mendeteksi celah administratif yang mungkin terlewat, khususnya dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Semoga WTP yang diberikan itu jadi cerminan kinerja efektif Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pembangunan. Dan semoga kita tidak hanya puas pada WTP, tetapi juga pada kepuasan publik serta kualitas pembangunan yang dirasakan masyarakat," katanya.

Selain soal metode audit, Dedi Mulyadi juga menyoroti masalah pelik terkait arus kas daerah. 

Ia berharap BPK bisa menjadi penengah atau fasilitator rekonsiliasi keuangan antara Pemprov Jabar dengan Kementerian Keuangan. 

Hal ini dipicu oleh keterlambatan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat pada tahun 2025 yang menghambat stabilitas fiskal daerah.

Menurut Dedi Mulyadi, terjadi ketimpangan di mana daerah dituntut membayar utang, sementara hak daerah belum disalurkan tepat waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemprov Jabar punya kewajiban membayar dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada pemerintah pusat. Tetapi pemerintah pusat juga punya kewajiban membayar Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum terbayarkan kepada pemerintah daerah. Semoga bisa dilakukan rekonsiliasi sehingga utang kita juga menjadi piutang dan catatan APBD bisa ditutup dengan baik," ungkapnya.

Dampak dari macetnya transfer pusat ini cukup serius, yakni tertundanya pembayaran kepada para kontraktor proyek di daerah. Dedi pun menyayangkan ketidakkonsistenan jadwal penyaluran dana tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkat Laporan Warga, Kementerian Kehutanan Bongkar Tambang Emas Ilegal di Hutan Sulawesi

Berkat Laporan Warga, Kementerian Kehutanan Bongkar Tambang Emas Ilegal di Hutan Sulawesi

Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Sulawesi, Ditjen Gakkum Kehutanan, menghentikan aktivitas PETI yang sedang berlangsung di kawasan Hutan Produksi Terbatas Mobungayom, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Cak Imin Bakal Ajak Semua Partai Sukseskan Prabowonomics

Cak Imin Bakal Ajak Semua Partai Sukseskan Prabowonomics

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyebut akan mengajak semua pihak, termasuk partai politik, untuk menyukseskan Prabowonomics.
Belum Juga Main, Media Vietnam Sudah Ingatkan soal 'Bahaya' Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Belum Juga Main, Media Vietnam Sudah Ingatkan soal 'Bahaya' Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mengingatkan agar tidak meremehkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Meski tanpa sejumlah bintang Eropa, Skuad Garuda tetap dinilai sebagai ancaman serius.
Dosen AKN Blitar Latih Bank Sampah Kelurahan Klampok Olah Plastik dan Maggot BSF

Dosen AKN Blitar Latih Bank Sampah Kelurahan Klampok Olah Plastik dan Maggot BSF

Tim dosen Akademi Komunitas Negeri (AKN) Putra Sang Fajar Blitar melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat berjudul Inisiasi Industri Kecil Pengolahan Plastik Limbah Kemasan dan Maggot BSF pada Bank Sampah Kelurahan Klampok.
Kemenkop Gandeng MES dan DMI Kembangkan Koperasi Berbasis Masjid untuk Ekonomi Umat

Kemenkop Gandeng MES dan DMI Kembangkan Koperasi Berbasis Masjid untuk Ekonomi Umat

Kementerian Koperasi (Kemenkop) tengah membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI),
Peringati Hari Mangrove Sedunia, HIPMI Jaya dan HIPMI Jakarta Utara  Bersama Para Kolaborator Menanam 21.060 Bibit Mangrove

Peringati Hari Mangrove Sedunia, HIPMI Jaya dan HIPMI Jakarta Utara  Bersama Para Kolaborator Menanam 21.060 Bibit Mangrove

Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Jaya bersama Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Jakarta Utara berpartisipasi dalam kegiatan Penanaman Mangrove yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta..

Trending

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Ulah Anggotanya yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI

Polda Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada korban, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh ketiga oknum anggota Polda Jabar di Bundaran HI tersebut.
Gurau John Herdman Soal Timnas Indonesia Cuma Lawan Klub Lokal di Uji Coba Jelang Piala AFF 2026: Maunya Brasil dan Argentina, tapi Mereka Sibuk

Gurau John Herdman Soal Timnas Indonesia Cuma Lawan Klub Lokal di Uji Coba Jelang Piala AFF 2026: Maunya Brasil dan Argentina, tapi Mereka Sibuk

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melontarkan candaan saat ditanya lawan uji coba skuad Garuda yang cuma klub lokal menjelang Piala AFF 2026 bergulir.
Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Profil Febri Diansyah: Eks Jubir KPK Pernah Jadi Pengacara Istri Ferdy Sambo, Kini Gantikan Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah

Nama Febri Diansyah kembali disorot setelah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Pada 27 Juli 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Siapa yang penuh hoki?
Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 27-31 Juli 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Minggu Ini, 27-31 Juli 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan keuangan zodiak minggu ini, 27-31 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Selengkapnya

Viral