News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Patahkan Tudingan MBG dan Kopdes Bebani APBN, Menkeu Bocorkan Fakta-fakta Mencengangkan

Narasi negative terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) terus mencuat hingga tudingan terkait program MBG dan Kopdes bebani APBN.
Minggu, 7 Juni 2026 - 17:44 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Narasi negative terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) terus mencuat hingga tudingan terkait program MBG dan Kopdes bebani APBN. Sontak, tudingan itu langsung dipatahkan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya jelaskan, lembaga pemeringkat global justru lebih mencermati sentimen negatif yang berkembang di pasar keuangan domestik dibandingkan mempertanyakan keberlanjutan program-program tersebut terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan kata dia, dalam pertemuan terakhirnya dengan S&P Global Ratings, isu utama yang dibahas bukanlah dampak MBG terhadap fiskal negara.

ā€œWaktu saya ketemu S&P terakhir, dia tidak meributkan itu sebetulnya, cuma dia meributkan sentimen, mempertanyakan atau mengkhawatirkan sentimen negatif yang ada di market, itu saja,ā€ jelas Menkeu Purbaya saat ditemui di kompleks Gedung DPR/MPR RI, Sabtu (6/6/2026).Ā 

Purbaya menegaskan, salah satu kesalahpahaman yang sempat muncul adalah anggapan bahwa program MBG dan program prioritas lainnya bersifat kaku sehingga berpotensi membebani APBN.

Menurut Purbaya, pemerintah telah menjelaskan kepada S&P bahwa program-program tersebut memiliki ruang penyesuaian sesuai kebutuhan dan kondisi fiskal.

ā€œJadi kan tadinya anggapannya MBG enggak fleksibel, yang lain enggak fleksibel, saya kasih ke S&P yang ini bisa di-adjust, yang ini bisa di-adjust, jadi enggak usah takut tentang kondisi fiskal kita,ā€ jelas Purbaya.

Menkeu Purbaya menilai fleksibilitas tersebut menjadi faktor penting untuk menjaga keseimbangan antara pelaksanaan program prioritas dan kesehatan fiskal negara.

ā€œItu kan program fleksibel, MBG kan fleksibel. Lihat sendiri kan, Presiden amat fleksibel. Di mana ketika diperlukan efisiensi, efisiensi dilakukan,ā€ jelasnya.

Bahkan ia memastikan pemerintah tetap optimistis mampu menjaga defisit APBN pada kisaran 2 persen hingga 3 persen meskipun menjalankan berbagai program prioritas.

ā€œTermasuk program-program itu enggak dipertanyakan karena kita bisa yakinkan bahwa dengan program itu pun, defisit bisa kita pertahankan di 2-3 persen,ā€ ucapnya.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga memiliki ruang kebijakan untuk mengantisipasi berbagai risiko eksternal, termasuk lonjakan harga minyak dunia yang berpotensi menekan APBN.

ā€œDan kalau kepepet misalnya harganya minyak yang tinggi, itu bisa dikendalikan sesuai dengan yang dibutuhkan,ā€ kata Purbaya.

Sebelumnya diketahui, Pemerintah telah menyesuaikan anggaran program MBG pada 2026 dari semula Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun.

Purbaya mengatakan, penyesuaian tersebut merupakan bagian dari upaya efisiensi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar penggunaan anggaran lebih optimal tanpa mengurangi efektivitas program.

ā€œPenghematan-penghematan tertentu sesuai ketentuan Presiden sehingga dana BGN bisa dipakai lebih efisien. Nanti ada penghematan lebih lanjut,ā€ beber Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Meski demikian, ia menyebut keputusan mengenai kemungkinan penyesuaian anggaran lebih lanjut perlu dibahas bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S Deyang.

Purbaya mengaku belum bertemu langsung dengan Nanik untuk membahas perkembangan anggaran program tersebut.

ā€œKalau saya enggak tahu, kan tergantung Ketua BGN-nya. Kalau yang ketua yang baru bilang dulu sebelum jadi ketua, dia bilang bisa diatur, kita lihat seperti apa, saya belum ketemu dengan beliau ya,ā€ jelasnya.

Di tengah upaya efisiensi, realisasi anggaran MBG terus meningkat seiring perluasan cakupan penerima manfaat.

Hingga akhir Mei 2026, realisasi anggaran MBG mencapai Rp 88,15 triliun, naik 17,53 persen dibandingkan posisi April 2026 yang sebesar Rp 75 triliun.

Dana tersebut telah menjangkau 63,13 juta penerima manfaat melalui 29.679 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di berbagai daerah.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 48,9 juta penerima merupakan siswa, sedangkan sekitar 14,3 juta lainnya berasal dari kelompok non-siswa yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Setiap SPPG melayani sekitar 500 hingga 3.000 penerima manfaat sesuai kapasitas dan kebutuhan di masing-masing wilayah.

ā€œRealisasi anggaran Makan Bergizi Gratis sampai sekarang sudah mencapai Rp 88,15 triliun untuk 63,13 juta penerima dan 29.679 SPPG,ā€ jelas Menkeu Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Purbaya menjelaskan, peningkatan realisasi tersebut merupakan bagian dari strategi percepatan belanja negara untuk memperkuat aktivitas ekonomi sekaligus mempercepat manfaat program prioritas bagi masyarakat.

Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja negara hingga Mei 2026 mencapai Rp 1.365,4 triliun atau tumbuh 34,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

ā€œBelanja negara tumbuh 34,4 persen menjadi Rp 1.365,4 triliun. Pemerintah sengaja mempercepat belanja agar dampaknya terhadap perekonomian dapat dirasakan lebih merata sepanjang tahun,ā€ ucap Purbaya.

Kembali Purbaya menegaskan, pemerintah terus memperbaiki tata kelola program MBG, termasuk mekanisme belanja yang dilakukan BGN, agar pelaksanaannya semakin efektif, tepat sasaran, dan akuntabel. (aag)

Ā 
Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ranking FIFA Hari Ini: Timnas Indonesia Melorot usai Imbang Lawan Malaysia, Makin Berat Tembus 100 Besar

Ranking FIFA Hari Ini: Timnas Indonesia Melorot usai Imbang Lawan Malaysia, Makin Berat Tembus 100 Besar

Timnas Indonesia turun ke posisi 119 ranking FIFA setelah ditahan Malaysia 0-0. Garuda kehilangan 0,68 poin dan kini dibayangi Namibia dalam persaingan.
Eks Menag Sebut Ponpes Gontor Muliakan Presiden Prabowo

Eks Menag Sebut Ponpes Gontor Muliakan Presiden Prabowo

Eks Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin meluruskan narasi yang mengaitkan pembacaan Surat Al-Ahzab ayat 70–73 dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dengan teguran khusus kepada Presiden Prabowo Subianto.
Atlet Selancar Indonesia I Made Pajar Ariyana Sumbang Medali Perak di Asian Games 2026

Atlet Selancar Indonesia I Made Pajar Ariyana Sumbang Medali Perak di Asian Games 2026

Atlet selancar ombak Indonesia I Made Pajar Ariyana berhasil meraih medali perak di Asian Games 2026, usai mampu tampil gemilang di final nomor shortboard putra.
Timnas Indonesia Diterpa 3 Kabar Buruk Usai Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Kehilangan Pilar Penting dan Poin Ranking Dunia

Timnas Indonesia Diterpa 3 Kabar Buruk Usai Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Kehilangan Pilar Penting dan Poin Ranking Dunia

Timnas Indonesia harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Hasil tersebut menyisakan sejumlah kabar kurang menguntungkan.
Gandeng Ratusan Petani, Koperasi Pesantren di Bandung Bawa Produk Pertanian Tembus Pasar Modern

Gandeng Ratusan Petani, Koperasi Pesantren di Bandung Bawa Produk Pertanian Tembus Pasar Modern

Koperasi Al-Ittifaq di Bandung menghubungkan 300 petani dengan pasar modern. Produksi naik hingga 8 ton per hari, didukung pembiayaan dan penguatan rantai pasok pertanian.
Megawati Hangestri 'Cosplay' Pelatih Fisik Hillstate, Lee Min-young Sampai Kewalahan

Megawati Hangestri 'Cosplay' Pelatih Fisik Hillstate, Lee Min-young Sampai Kewalahan

Megawati Hangestri mendadak ambil alih tugas pelatih fisik Hyundai Hillstate. Ia bahkan menggenjot ketahanan Lee Min-young dalam sesi gym hingga kelelahan.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral