News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Survei: Emas Jadi Aset Paling Dipercaya Masyarakat Indonesia pada 2026

Berdasarkan survei Populix edisi Januari 2026, sekitar 80 persen responden memilih emas sebagai aset safe haven atau instrumen perlindungan nilai di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.
Minggu, 7 Juni 2026 - 21:04 WIB
Ilustrasi emas.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Meningkatnya ketidakpastian ekonomi global mendorong masyarakat semakin melirik emas sebagai instrumen penyimpan nilai yang dinilai relatif aman.

Gejolak geopolitik, fluktuasi harga energi, hingga arah kebijakan suku bunga yang masih sulit diprediksi membuat investor mencari aset yang dianggap mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, tren tersebut terlihat dari tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap emas. Berdasarkan survei Populix edisi Januari 2026, sekitar 80 persen responden memilih emas sebagai aset safe haven atau instrumen perlindungan nilai di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Pengamat pasar menilai fenomena ini tidak terlepas dari karakteristik emas yang selama puluhan tahun dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi maupun pelemahan mata uang. Ketika pasar keuangan mengalami tekanan, emas sering menjadi pilihan investor untuk menjaga stabilitas portofolio.

Meski demikian, tingginya minat terhadap emas belum selalu diiringi pemahaman yang memadai mengenai fungsi dan strategi kepemilikannya. Di kalangan masyarakat, emas masih kerap dipandang sebatas perhiasan atau instrumen simpanan tradisional, bukan sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.

Fenomena tersebut menjadi salah satu alasan sejumlah pelaku industri logam mulia memperluas program literasi keuangan berbasis emas. 

Founder dan Executive Chairman Public Gold Group, Dato’ Seri Louis Ng, mengatakan edukasi menjadi bagian penting dalam memperkenalkan fungsi emas kepada masyarakat yang lebih luas.

“Dengan visi menyediakan akses mudah, aman, dan terjangkau terhadap kepemilikan emas fisik berkualitas tinggi, Public Gold Indonesia ingin pula memberikan makna bagi masyarakat luas tentang pentingnya emas sebagai strategi investasi jangka panjang dan safe-haven asset,” kata Dato’ Seri Louis Ng dalam perayaan satu dekade Public Gold Indonesia di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, perubahan persepsi masyarakat terhadap emas menjadi salah satu faktor penting dalam pertumbuhan pasar logam mulia di kawasan Asia Tenggara. Selain sebagai instrumen investasi, emas kini semakin banyak diposisikan sebagai alat diversifikasi aset dan perlindungan kekayaan keluarga.

Perubahan perilaku tersebut juga mulai terlihat di kalangan generasi muda. Jika sebelumnya emas dianggap sebagai instrumen investasi konvensional yang kurang menarik bagi Generasi Z dan milenial, kini pandangan tersebut mulai berubah seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan jangka panjang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Ingin mendapat penghasilan tambahan dari menulis? Berikut 10 platform novel digital yang membuka peluang royalti, kontrak penulis, hingga penjualan cerita
Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Comeback Persib atas Melbourne Victory menambah poin Indonesia. Simak posisi Liga Indonesia di ranking AFC dan persaingannya dengan Vietnam serta Singapura.
Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan, dan membangun kepercayaan diri menjadi keterampilan penting bagi generasi muda dalam menghadapi tanta
WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

Di tengah ancaman peretasan dan penyadapan data pribadi, E2EE melindungi percakapan WhatsApp agar tidak dapat dibaca pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

Detik-detik Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla di Kalteng

TNI AD mengungkap fakta baru dibalik insiden kecelakaan helikopter milik Penerbad yang terjadi saat memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah pada Rabu 4/11/2026

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral