News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PAM Jaya Pastikan Tarif Air Tetap, Warga Diimbau Waspadai Kebocoran Instalasi Rumah

PAM Jaya memastikan bahwa tidak pernah ada kenaikan tarif maupun penyesuaian harga yang dilakukan tanpa pemberitahuan kepada pelanggan.
Selasa, 9 Juni 2026 - 08:06 WIB
Direktur Operasional PAM Jaya, Syahrul Hasan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Merebaknya isu mengenai dugaan kenaikan tarif air minum yang dilakukan secara diam-diam oleh PAM Jaya menimbulkan keresahan di kalangan pelanggan. Menanggapi berbagai pertanyaan dan keluhan yang berkembang di masyarakat, PAM Jaya memastikan bahwa tidak pernah ada kenaikan tarif maupun penyesuaian harga yang dilakukan tanpa pemberitahuan kepada pelanggan.

Direktur Operasional PAM Jaya, Syahrul Hasan, menegaskan bahwa informasi yang menyebut adanya kenaikan tarif secara tersembunyi tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat ketika menerima tagihan yang lebih tinggi dari biasanya. Namun perlu kami tegaskan bahwa PAM Jaya tidak pernah melakukan kenaikan tarif secara diam-diam. Tarif yang berlaku saat ini masih sama dengan tarif yang telah ditetapkan sebelumnya dan tidak mengalami perubahan,” ujar Syahrul Hasan dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (8/6).

Menurut Syahrul, tarif air minum yang berlaku saat ini mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 730 Tahun 2024 yang mulai diterapkan pada awal tahun 2025. 

Kebijakan tersebut telah melalui proses kajian yang komprehensif dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan layanan, pemeliharaan infrastruktur, serta peningkatan kualitas pelayanan air minum bagi warga Jakarta.

“Sejak ketentuan tersebut diberlakukan, tidak ada perubahan tarif yang diterapkan kepada pelanggan. Tidak ada biaya tambahan baru dan tidak ada kebijakan tersembunyi sebagaimana yang beredar di masyarakat. Apa yang dibayarkan pelanggan hari ini tetap mengacu pada ketentuan yang sama sejak awal penerapannya,” tegasnya.

Lebih lanjut, PAM Jaya menjelaskan bahwa peningkatan nilai tagihan yang dialami sebagian pelanggan umumnya bukan disebabkan oleh perubahan tarif, melainkan akibat meningkatnya volume pemakaian air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil evaluasi dan pemeriksaan lapangan yang dilakukan tim teknis PAM Jaya, sekitar 70 persen kasus lonjakan tagihan yang dinilai tidak wajar berkaitan dengan pemakaian anomali, yaitu kondisi ketika air terus mengalir tanpa disadari oleh pelanggan akibat kerusakan kecil pada instalasi rumah tangga.

Beberapa penyebab yang paling sering ditemukan antara lain keran yang tidak menutup sempurna, pelampung toren yang rusak sehingga air terus meluap, hingga kebocoran pipa yang tersembunyi di dalam dinding atau tertanam di bawah tanah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Deklarasi bersama yang dilakukan oleh 12 negara yang berkomitmen membatasi sejumlah produk dari permukiman ilegal Israel, disambut baik oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Dalam Simposium Nasional, Guru Besar UIN Jakarta: Ketahanan Pangan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Dalam Simposium Nasional, Guru Besar UIN Jakarta: Ketahanan Pangan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Achmad menyampaikan materi bertajuk “Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju” dengan perspektif Pasal 33 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 
FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

FPTI Pasang Target Tinggi, Timnas Panjat Tebing Indonesia Bidik 2 Medali Emas di Asian Games 2026

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memasang target tinggi untuk Asian Games 2026. Timnas Panjat Tebing Indonesia membidik sedikitnya tiga medali, termasuk dua emas.
Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Seorang anggota DPRD DI Yogyakarta mengaku terkejut setelah mengetahui namanya tercatat dalam desil empat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Kementerian Kehutanan berhasil mengamankan DPO pemodal illegal logging yang sudah tiga bulan menjadi buronan.

Trending

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Deklarasi bersama yang dilakukan oleh 12 negara yang berkomitmen membatasi sejumlah produk dari permukiman ilegal Israel, disambut baik oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral