News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu Babi di Jasinga Bogor, Pemilik Anjing Jadi Tersangka

Polres Bogor menyatakan penyebab kematian seorang bocah berinisial MAS (9) di kawasan hutan Jasinga, Kabupaten Bogor, akibat gigitan anjing pemburu babi hutan.
Selasa, 9 Juni 2026 - 09:17 WIB
Pemilik Anjing Pemburu Babi yang Tewaskan Bocah di Jasinga Jadi Tersangka
Sumber :
  • Instagram @infojawabarat @azis_docs

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi menetapkan pemilik anjing yang diduga menggigit bocah berinisial MAS (9) di Jasinga, Kabupaten Bogor, hingga meninggal dunia sebagai tersangka.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam aktivitas perburuan babi hutan bersama sejumlah anjing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Silfi menjelaskan, dari hasil pendalaman perkara, penyidik mengerucutkan dugaan keterlibatan kepada satu orang yang merupakan pemilik anjing yang menyerang korban.

"Dari kejadian itu, sebelumnya kami mengamankan beberapa orang yang berburu dan juga beberapa ekor anjing. Lalu dalam proses penyelidikan tersebut dan penyidikan kami mengerucut kepada satu orang terduga yang merupakan pemilik anjing yang menggigit korban tersebut," ujarnya, dikutip Selasa (9/6/2026).

Menurut Silfi, kesimpulan itu diperoleh berdasarkan keterangan para saksi, pengakuan pemilik anjing, serta hasil pemeriksaan terhadap barang bukti yang diamankan polisi.

"Berdasarkan keterangan beberapa saksi lalu juga keterangan dari pemilik anjing tersebut juga dan berdasarkan barang bukti anjing yang memang di sekitar mulutnya itu ada darah bekas menggigit korban, sejauh ini hanya ditemukan darah korban," katanya.

Atas dasar itu, penyidik kemudian meningkatkan status pemilik anjing tersebut menjadi tersangka.

"Kami sudah naikan statusnya sebagai tersangka," ujar Silfi.

Dia mengungkapkan, tersangka berinisial Y. Berdasarkan identitas kependudukan yang dimiliki, yang bersangkutan tercatat sebagai warga Jakarta.

"Sementara ini masih kita lakukan pemeriksaan. Nama pemilik anjing berinisial Y. Berdasarkan KTP dia warga Jakarta," tuturnya.

Dalam perkara ini, tersangka dijerat dengan Pasal 474 ayat 3 dan atau Pasal 336 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

"Dikenakan pasal 474 ayat 3 dan atau pasal 336 hurup C UU nomor 1 tahun 2023 tentang KUH Pidana. Ancaman hukumannya penjara paling lama lima tahun dan atau denda paling banyak kategori lima dan atau pidanpenjara palling lama 5 bulan dan atau pidana paling banyak kategori 2," ujarnya.

Silfi menjelaskan, pasal yang dikenakan berkaitan dengan unsur kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia, serta kewajiban pemilik untuk mencegah hewan peliharaannya menyerang orang lain.

"Pasal 474 dan 336 KUHPidana, kalau 474 itu tindak pidana setiap orang karena kealfaannya mengakibatkan matinya orang lain dan atau 336 setiap orang tidak mencegah hewan dalam penjagaannya yang menyerang orang atau hewan," katanya.

Saat ditanya apakah tersangka dianggap lalai dalam menjaga hewan peliharaannya, Silfi membenarkan hal tersebut.

"Iya simpelnya dianggap lalai," ujarnya lagi.

Sebelumnya, Polres Bogor menyatakan penyebab kematian seorang bocah berinisial MAS (9) yang ditemukan dalam kondisi terluka parah di kawasan hutan Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, akibat gigitan anjing yang digunakan dalam aktivitas perburuan babi hutan.

Kaur Bin Opsnal Satreskrim Polres Bogor Iptu Dwi Wiyanto di Cibinong, mengatakan kesimpulan sementara itu diperoleh berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi yang dilakukan sejak korban ditemukan pada Minggu 7 Juni 2026.

"Didapatkan adanya kegiatan berburu babi menggunakan anjing-anjing pemburu. Dua anak yang sedang melakukan aktivitas memancing berada di kawasan hutan tersebut. Satu anak berhasil selamat, sementara satu anak lagi meninggal dunia akibat digigit anjing-anjing yang sedang digunakan untuk berburu," katanya.

Ia menjelaskan kasus itu terungkap setelah Polsek Jasinga menerima laporan mengenai penemuan seorang anak laki-laki dalam kondisi terluka di kawasan hutan sekitar tengah hari.

Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian dan menemukan korban mengalami luka pada bagian kepala dan tubuhnya. Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tim gabungan dari Polsek Jasinga dan Satreskrim Polres Bogor kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara serta penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan adanya kegiatan perburuan babi hutan yang melibatkan puluhan anjing pemburu di sekitar lokasi kejadian.

Saat itu, korban bersama seorang temannya diketahui sedang memancing di kawasan hutan tersebut.

Menurut Dwi, penyidik telah memeriksa delapan orang saksi, termasuk teman korban dan warga yang pertama kali memberikan pertolongan di lokasi kejadian.

"Kami juga sudah mengetahui pemilik anjing yang diduga menggigit korban. Saat ini perkara sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan," ujarnya. (Foe Peace Simbolon)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Adanya Pemberian Uang Rp300 Juta dari Summarecon ke Pihak di ATR/BPN

KPK Ungkap Adanya Pemberian Uang Rp300 Juta dari Summarecon ke Pihak di ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa ada pemberian sebelumnya yang dilakukan Summarecon kepada oknum yang berada di Kementerian ATR/BPN.
Jadwal Tayang Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs: Mengungkap Misteri Debut Comeback Megawati Hangestri di Korea

Jadwal Tayang Hyundai Hillstate Vs Wonder Dogs: Mengungkap Misteri Debut Comeback Megawati Hangestri di Korea

Menilik jadwal tayang Hyundai Hillstate melawan Wonder Dogs, menanti kepastian apakah pevoli Indonesia yakni Megawati Hangestri sudah resmi debut atau belum bersama tim barunya.
Lewat Konten Kuliner di Medsos, Wanita Asal Pasuruan Sukses Curi Ratusan Ribu Pengikut

Lewat Konten Kuliner di Medsos, Wanita Asal Pasuruan Sukses Curi Ratusan Ribu Pengikut

Mariatul Qiptiyah dikenal dengan nama Kiki Jupe merupakan salah satu konten kreator yang berhasil mencuri perhatian di media sosial (medsos).
Sarwendah Mulai Gerah, Kini Tantang Minola Buktikan Hasil Tes Kesehatan Ruben Onsu yang Valid

Sarwendah Mulai Gerah, Kini Tantang Minola Buktikan Hasil Tes Kesehatan Ruben Onsu yang Valid

Sarwendah kini meminta Minola Sebayang membuktikan hasil tes kesehatan Ruben Onsu yang valid. Ia menegaskan hal itu demi kesehatan dan keamanan anak-anak.
Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa jajaran Wakil Rektor hingga Dosen dan Guru Besar Universitas Soedirman (Unsoed).
Update Harga iPhone 17 September 2026, Pilih Reguler, Pro, atau Pro Max?

Update Harga iPhone 17 September 2026, Pilih Reguler, Pro, atau Pro Max?

Harga iPhone 17 September 2026 berubah setelah iPhone 18 diumumkan. Simak daftar Harga iPhone terbaru dan tips memilih varian sesuai kebutuhan.

Trending

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026-2027: Persib Bandung Pastikan Puncak Setelah Tim Vietnam Ditahan Imbang

Sebanyak dua pertandingan Grup E berlangsung sepanjang Rabu (16/9/2026), dengan pertandingan Persib melawan FC Seoul dan The Cong Viettel melawan Melbourne Victory. 
KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

KPK Dalami Aliran Uang Kasus Suap Pengurusan HGB di Kementerian ATR/BPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri aliran uang terhadap pihak lain dalam kasus suap pengurusan tanah di Kementerian ATR/BPN.
Lewat Konten Kuliner di Medsos, Wanita Asal Pasuruan Sukses Curi Ratusan Ribu Pengikut

Lewat Konten Kuliner di Medsos, Wanita Asal Pasuruan Sukses Curi Ratusan Ribu Pengikut

Mariatul Qiptiyah dikenal dengan nama Kiki Jupe merupakan salah satu konten kreator yang berhasil mencuri perhatian di media sosial (medsos).
Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Wakil Rektor Unsoed Diperiksa KPK, Didalami Mekanisme Penerimaan Hingga Dugaan Mahasiswa Titipan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa jajaran Wakil Rektor hingga Dosen dan Guru Besar Universitas Soedirman (Unsoed).
Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Adam Alis Akui Kemenangan FC Seoul Jadi Motivasi Persib, Siap Lanjutkan Perjalanan Tandang Lain Vs Persijap

Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 dari wakil Korea Selatan ini di babak penyisihan Grup E AFC Champions League Two 2026-2027, di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026). 
Update Harga iPhone 17 September 2026, Pilih Reguler, Pro, atau Pro Max?

Update Harga iPhone 17 September 2026, Pilih Reguler, Pro, atau Pro Max?

Harga iPhone 17 September 2026 berubah setelah iPhone 18 diumumkan. Simak daftar Harga iPhone terbaru dan tips memilih varian sesuai kebutuhan.
Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Pakistan Kutuk Serangan Ke Makkah

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengeluarkan kecaman atas upaya serangan pesawat nirawak (drone) di dekat kota suci Muslim, Makkah, Arab Saudi, dan menyerukan dialog bagi pihak-pihak yang bertikai.
Selengkapnya

Viral