News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Investor Ngamuk Karena SPPG Ditutup, Istana Akui BGN Sedang Lakukan Pembenahan Total

Istana merespons memanasnya protes para investor dan mitra SPPG yang mengeluhkan dapur-dapur MBG belum beroperasi meski telah dibangun dengan investasi miliaran rupiah.
Rabu, 10 Juni 2026 - 14:31 WIB
Kepala Bakom Pemerintah Muhammad Qodari.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah mengakui Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG), di tengah memanasnya protes para investor dan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengeluhkan dapur-dapur MBG belum beroperasi meski telah dibangun dengan investasi miliaran rupiah.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan, Kepala BGN yang baru dilantik, Nanik S Deyang, saat ini memfokuskan perhatian pada perbaikan tata kelola program secara menyeluruh, termasuk pengelolaan dan alokasi dapur MBG yang menjadi tulang punggung pelaksanaan program.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sempat berbicara dengan Ibu Nanik sebagai Kepala BGN pada saat pelantikan. Memang fokus dari Bu Nanik adalah untuk pembenahan dan pengelolaan secara menyeluruh,” kata Qodari di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Menurut Qodari, salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah penataan alokasi serta implementasi tata kelola dapur-dapur MBG yang selama ini telah dibangun oleh para mitra di berbagai daerah.

“Dan salah satu yang pokok itu adalah mengenai alokasi ya dan implementasi tata kelola dari dapur-dapur yang ada,” ujarnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah investor dan mitra SPPG mendatangi kantor BGN di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (8/6/2026).

Mereka menuntut kejelasan nasib investasi yang telah ditanamkan untuk membangun dapur MBG, termasuk di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).

Kekecewaan para investor dipicu oleh kondisi sejumlah dapur yang disebut telah selesai dibangun sejak sekitar tujuh bulan lalu, namun hingga kini belum memperoleh kepastian operasional. Situasi itu memunculkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan investasi yang telah mereka keluarkan.

Qodari mengakui proses evaluasi yang dilakukan BGN tidak mudah karena program sebelumnya telah berjalan dan melibatkan banyak mitra yang sudah mengeluarkan modal besar untuk menyiapkan fasilitas pendukung.

“Memang bukan hal yang mudah karena memang proses yang sudah berjalan sejauh ini kan juga sudah melibatkan para mitra ya yang sudah menyiapkan mungkin lahan, kemudian mungkin merenovasi bangunan, melakukan pembangunan fisik. Tetapi kembali harus ada satu titik di mana evaluasi itu harus dikerjakan dulu,” katanya.

Pemerintah menyadari bahwa proses pembenahan tersebut akan memunculkan banyak pertanyaan dari para mitra yang telah berproses pada periode kepemimpinan sebelumnya. Karena itu, BGN diminta menyiapkan penjelasan yang komprehensif agar seluruh pihak mendapatkan kepastian mengenai arah kebijakan yang akan diambil.

“Ya tentunya saya sudah berbicara dengan Bu Nanik dan meminta untuk beliau untuk menyiapkan suatu penjelasan yang menyeluruh lah,” ujar Qodari.

Ia menambahkan, pemerintah memahami keresahan para mitra yang telah mengeluarkan investasi besar dan kini menunggu kepastian nasib proyek yang mereka bangun.

“Karena pertanyaan semacam ini tentu kita sadari akan banyak datang dari para mitra yang notabene dalam kepemimpinan, dalam kepengurusan sebelumnya sudah berproses,” katanya.

Meski demikian, pemerintah menegaskan evaluasi tetap diperlukan untuk memastikan program MBG berjalan sesuai tujuan awal dan menghasilkan layanan yang benar-benar berkualitas bagi masyarakat.

“Tapi kita yakin bahwa Bu Nanik ingin melakukan perbaikan-perbaikan yang fundamental dan menyeluruh agar tidak hanya tata kelola tetapi juga produk yang dihasilkan, yaitu makanan bergizi betul-betul akan memenuhi syarat gizi, dan betul-betul kualitasnya bagus untuk kesejahteraan, kemajuan dan kesehatan bagi para penerima, terutama anak-anak Indonesia,” tutur Qodari. (agr/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usia Bukan Masalah bagi Cristiano Ronaldo

Usia Bukan Masalah bagi Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo mungkin memasuki senja karier legendarisnya, tetapi mantan rekan setimnya di Timnas Portugal, Hugo Almeida, menegaskan bahwa pemain berusia 41 tahun itu tetaplah pemain yang mampu membuat perbedaan.
Program Makan Bergizi Gratis di Jombang Terhenti, Dana Operasional dari Pusat Belum Cair

Program Makan Bergizi Gratis di Jombang Terhenti, Dana Operasional dari Pusat Belum Cair

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, untuk sementara waktu terhenti.
Iran Tetap Tolak Negara Teluk Dipakai AS untuk Agresi

Iran Tetap Tolak Negara Teluk Dipakai AS untuk Agresi

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran pada Rabu menyatakan negara-negara Teluk bertanggungjawab mencegah Amerika Serikat menggunakan wilayah mereka sebagai basis serangan melawan Iran.
Reaksi Prabowo soal Kritik Kunjungan Luar Negeri, Bawa-Bawa Nama Jokowi

Reaksi Prabowo soal Kritik Kunjungan Luar Negeri, Bawa-Bawa Nama Jokowi

Presiden Prabowo menilai bahwa kritik yang kini diarahkan kepadanya menunjukkan adanya standar yang berbeda dalam menilai kebijakan diplomasi kepala negara.
Heboh! Dede Sunandar Direkrut Hendrik Irawan Mitra Viral yang Joget Insentif MBG, sampai Digaji Rp15 Juta

Heboh! Dede Sunandar Direkrut Hendrik Irawan Mitra Viral yang Joget Insentif MBG, sampai Digaji Rp15 Juta

Komedian Dede Sunandar disebut menjadi sopir pribadi Hendrik Irawan, mitra yang sempat viral imbas joget insentif program Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp6 juta.
Prabowo Sebut Komunikasi dengan Pelaku Usaha Internasional Berjalan Intensif

Prabowo Sebut Komunikasi dengan Pelaku Usaha Internasional Berjalan Intensif

Presiden Prabowo Subianto jelaskan arah kebijakan investasi pemerintah termasuk sikap pada modal asing

Trending

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Muncul Nama Nanik S Deyang Hingga Ibunda Seskab Teddy dalam Pusaran Dugaan Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Buka Suara

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief buka suara soal beredarnya puluhan nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Diantaranya yakni Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang hingga Ibunda Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Sulut Emosi Beckham Putra, Kronologi Oknum Suporter yang Acungkan Jari Tengah pada Timnas Indonesia Sampai Kena Damprat Kevin Diks

Beckham Putra Nugraha sengaja menghampiri oknum suporter yang berada di tribun penonton setelah oknum tersebut mengacungkan jari tengah ketika Timnas Indonesia tengah berkeliling Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta usai laga melawan Mozambik, Selasa (10/6/2026). 
Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi Beberkan Hasil Pemeriksaan Dosen FIB UGM, Ada Pencatutan Nama, Foto hingga Kaitan Keluarga dengan Ketua Yayasan Little Aresha

Polisi membeberkan hasil pemeriksaan terhadap seorang dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM dalam dugaan kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha.
Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dear John Herdman, Media Vietnam Punya Request Khusus soal Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Salah satu media Vietnam menyoroti komposisi pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday. Media tersebut juga request susunan pemain di FIFA ASEAN Cup 2026
Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Media Vietnam Kaget Bukan Main usai Lihat Kim Sang-sik Rela Terbang ke Jakarta Demi Pantau Timnas Indonesia

Kehadiran pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik di GBK saat pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik menjadi sorotan media Vietnam. Mereka kaget bukan main.
Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Reaksi Pengamat soal Timnas Indonesia Menang Tipis Lawan Mozambik, Blak-blakan Ngomong Begini terkait Garuda

Pengamat sepak bola, Erwin Fitriansyah berbicara progres Timnas Indonesia di tangan pelatih John Herdman usai skuad Garuda tekuk Mozambik pada FIFA Matchday.
Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Soal 20 Nama Petinggi Diduga Terlibat Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kuasa Hukum Sony: Sifatnya Masih Pro Justitia Confidential

Kuasa Hukum Sony Sonjaya, Elza Syarief angkat bicara mengenai kliennya yang akan membuka 20 nama petinggi, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral