Raffi Ahmad Bakal Tempuh Jalur Hukum Soal Tuduhan Terlibat Kasus Dugaan Suap Importasi Barang
- tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira
Jakarta, tvOnenews.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad membantah soal dirinya yang terlibat dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.
Kuasa Hukum Raffi Ahmad, Hotman Paris menerangkan, pihaknya akan menempuh jalur hukum terhadap akun media sosial yang diduga menyebarkan fitnah terhadap Raffi Ahmad.
Saat ini pihaknya tengah mengumpulkan akun media sosial yang menyebarkan informasi tersebut terhadap kliennya.
“Jadi kita akan nanti mengumpulkan siapa-siapa yang kelewatan membuat bahan ini jadi ajang fitnahan di medsosnya, bukan sekadar hanya memberitakan. Kalau hanya sekadar memberitakan bahwa ada saksi ngomong ini di persidangan, oke. Tapi kalau diputar-putar menjadi tuduhan, itu sudah pencemaran nama baik. Itu kita akan tempuh proses hukum,” kata Hotman Paris, di Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).
Terlebih, dalam hal ini staff Blueray telah menyatakan bahwa Raffi Ahmad menolak soal tawaran pengiriman ponsel tersebut.
“Tapi kalau nama-nama staf Blueray yang di Amerika, orang udah mengaku, "Saya gratis kok, dia juga Raffi juga enggak mau," gitu loh. Jadi itu, itu kesimpulannya,” terang Hotman.
Kemudian Hotman kembali menegaskan bahwa kliennya tidak pernah memesan iPhone maupun laptop dari Blueray. Sebab, Raffi hanya berkunjung ke restoran Awang kitchen dan disampingnya ada toko Blueray.
“Raffi kenal aja enggak, siapa itu Blueray. Ya, hanya kebetulan berkunjung ke restoran Awang Kitchen di Amerika, di sampingnya ada Blueray. Sudah ada pengakuan dari orang Blueray di Amerika yang mengatakan, "Kasihan Raffi kenapa difitnah, aku kan cuma nawarin gratis. Itupun enggak jadi”,” jelas Raffi.
“Enggak mau saya,“ saut Raffi.
Selain itu, setelah adanya penawaran pengiriman ponsel dan Ipad, Hotman Paris menerangkan bahwa tidak ada komunikasi lanjutan yang dijalin oleh pegawai Blueray dan kliennya.
“Dan juga enggak ada komunikasi sesudah itu, enggak ada komunikasi lagi. Jadi benar-benar satu handphone pun tidak pernah pesan, minta juga enggak, dikirim juga enggak. Total nol. Artinya, tidak ada kaitan apa pun Raffi peranannya dengan tangkap tangan Blueray yang tertangkap tangan dalam memasukkan barang impor ke Indonesia. Semua adalah fitnah dan dipersebarluaskan, diperbesar oleh orang-orang yang sakit jiwa dan dendam politik,” ungkap Hotman.
Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi soal terdapat nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan, bahwa nama Raffi Ahmad muncul saat dirinya sedang berada di Amerika. Kala itu Raffi sempat mengunjungi kantor PT Blueray yang berada disana.
Kunjungan Raffi ke kantor forwarder tersebut untuk menitip pengiriman sejumlah alat elektronik dari Amerika ke Indonesia.
"Betul, ada fakta saudara RA itu menitip," kata Taufiq di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Taufik mengungkapkan, bahwa KPK belum mengembangkan kasus tersebut terhadap Raffi. Pasalnya, keterlibatannya belum terlalu menguatkan dalam kasus yang menjerat PT Blueray. Sehingga Raffi tidak dilakukan pemanggilan.
"Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai," ungkapnya.
Meski begitu, Taufik menyebut bahwa KPK tak menutup kemungkinan untuk melakukan pendalaman bilamana terdapat fakta-fakta di persidangan yang menguatkan unsur pidana.
"Apakah nanti fakta-fakta persidangan itu akan menjadi fakta baru yang kemudian perlu didalami? Ya, kami akan lakukan pemeriksaan-pemeriksaan tentunya," jelasnya.(ars/raa)
Load more