News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Raffi Ahmad Bakal Tempuh Jalur Hukum Soal Tuduhan Terlibat Kasus Dugaan Suap Importasi Barang

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad membantah soal dirinya yang terlibat dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.
Jumat, 12 Juni 2026 - 05:00 WIB
Raffi Ahmad Bakal Tempuh Jalur Hukum Soal Tuduhan Terlibat Kasus Dugaan Suap Importasi Barang
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad membantah soal dirinya yang terlibat dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.

Kuasa Hukum Raffi Ahmad, Hotman Paris menerangkan, pihaknya akan menempuh jalur hukum terhadap akun media sosial yang diduga menyebarkan fitnah terhadap Raffi Ahmad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini pihaknya tengah mengumpulkan akun media sosial yang menyebarkan informasi tersebut terhadap kliennya.

“Jadi kita akan nanti mengumpulkan siapa-siapa yang kelewatan membuat bahan ini jadi ajang fitnahan di medsosnya, bukan sekadar hanya memberitakan. Kalau hanya sekadar memberitakan bahwa ada saksi ngomong ini di persidangan, oke. Tapi kalau diputar-putar menjadi tuduhan, itu sudah pencemaran nama baik. Itu kita akan tempuh proses hukum,” kata Hotman Paris, di Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Terlebih, dalam hal ini staff Blueray telah menyatakan bahwa Raffi Ahmad menolak soal tawaran pengiriman ponsel tersebut.

“Tapi kalau nama-nama staf Blueray yang di Amerika, orang udah mengaku, "Saya gratis kok, dia juga Raffi juga enggak mau," gitu loh. Jadi itu, itu kesimpulannya,” terang Hotman.

Kemudian Hotman kembali menegaskan bahwa kliennya tidak pernah memesan iPhone maupun laptop dari Blueray. Sebab, Raffi hanya berkunjung ke restoran  Awang kitchen dan disampingnya ada toko Blueray.

“Raffi kenal aja enggak, siapa itu Blueray. Ya, hanya kebetulan berkunjung ke restoran Awang Kitchen di Amerika, di sampingnya ada Blueray. Sudah ada pengakuan dari orang Blueray di Amerika yang mengatakan, "Kasihan Raffi kenapa difitnah, aku kan cuma nawarin gratis. Itupun enggak jadi”,” jelas Raffi.

“Enggak mau saya,“ saut Raffi.

Selain itu, setelah adanya penawaran pengiriman ponsel dan Ipad, Hotman Paris menerangkan bahwa tidak ada komunikasi lanjutan yang dijalin oleh pegawai Blueray dan kliennya.

“Dan juga enggak ada komunikasi sesudah itu, enggak ada komunikasi lagi. Jadi benar-benar satu handphone pun tidak pernah pesan, minta juga enggak, dikirim juga enggak. Total nol. Artinya, tidak ada kaitan apa pun Raffi peranannya dengan tangkap tangan Blueray yang tertangkap tangan dalam memasukkan barang impor ke Indonesia. Semua adalah fitnah dan dipersebarluaskan, diperbesar oleh orang-orang yang sakit jiwa dan dendam politik,” ungkap Hotman.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi soal terdapat nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad dalam kasus dugaan suap importasi barang di Ditjen Bea dan Cukai.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan, bahwa nama Raffi Ahmad muncul saat dirinya sedang berada di Amerika. Kala itu Raffi sempat mengunjungi kantor PT Blueray yang berada disana.

Kunjungan Raffi ke kantor forwarder tersebut untuk menitip pengiriman sejumlah alat elektronik dari Amerika ke Indonesia.

"Betul, ada fakta saudara RA itu menitip," kata Taufiq di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Taufik mengungkapkan, bahwa KPK belum mengembangkan kasus tersebut terhadap Raffi. Pasalnya, keterlibatannya belum terlalu menguatkan dalam kasus yang menjerat PT Blueray. Sehingga Raffi tidak dilakukan pemanggilan.

"Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai," ungkapnya.

Meski begitu, Taufik menyebut bahwa KPK tak menutup kemungkinan untuk melakukan pendalaman bilamana terdapat fakta-fakta di persidangan yang menguatkan unsur pidana.

"Apakah nanti fakta-fakta persidangan itu akan menjadi fakta baru yang kemudian perlu didalami? Ya, kami akan lakukan pemeriksaan-pemeriksaan tentunya," jelasnya.(ars/raa)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Terjunkan 4.151 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Aksi Mahasiswa

Polda Metro Jaya Terjunkan 4.151 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Aksi Mahasiswa

Polda Metro Jaya terjunkan ribuan personel gabungan TNI-Polri untuk mengamanan unjuk rasa mahasiswa hari ini. Berharap penyampaian aspirasi berjalan dengan aman
Musim Sempurna Julian Quinones: Dari Permalukan Cristiano Ronaldo hingga Cetak Rekor Bersama Meksiko di Piala Dunia 2026

Musim Sempurna Julian Quinones: Dari Permalukan Cristiano Ronaldo hingga Cetak Rekor Bersama Meksiko di Piala Dunia 2026

Julian Quinones terus menikmati musim yang sulit dilupakan. Penyerang Timnas Meksiko itu kembali curi perhatian setelah mencetak gol pembuka Piala Dunia 2026.
Praz Teguh Jalani Pemeriksaan Terkait Hanania Travel, Ungkap Dapat Diskon Umrah Usai Berangkatkan 24 Orang

Praz Teguh Jalani Pemeriksaan Terkait Hanania Travel, Ungkap Dapat Diskon Umrah Usai Berangkatkan 24 Orang

Praz Teguh akhirnya buka suara usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyeret PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.
Piala Dunia 2026: Pemainnya Diganjar 2 Kartu Merah, Pelatih Afrika Selatan Kecewa dengan Keputusan Wasit Saat Hadapi Meksiko

Piala Dunia 2026: Pemainnya Diganjar 2 Kartu Merah, Pelatih Afrika Selatan Kecewa dengan Keputusan Wasit Saat Hadapi Meksiko

Pelatih Timnas Afrika Selatan, Hugo Broos, mengungkapkan kekecewaannya usai kalah 0-2 dari Meksiko pada pembuka Piala Dunia 2026. Ia mengkritik keputusan wasit.
Diperiksa Kasus Umrah Hanania Group, Paula Verhoeven Serahkan Kontrak hingga Foto ke Polisi

Diperiksa Kasus Umrah Hanania Group, Paula Verhoeven Serahkan Kontrak hingga Foto ke Polisi

Model dan artis Paula Verhoeven akhirnya buka suara usai diperiksa penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyeret PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.
KDM Minta Masyarakat Tak Ragu Laporkan Kecurangan dalam Penerimaan Siswa Baru: Proses Hukum!

KDM Minta Masyarakat Tak Ragu Laporkan Kecurangan dalam Penerimaan Siswa Baru: Proses Hukum!

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menekankan warga harus menyertakan bukti dan data dalam laporan mengenai dugaan pelanggaran ketentuan mengenai penerimaan murid baru

Trending

FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA resmi mengumumkan update FIFA Ranking terbaru setelah seluruh rangkaian FIFA Matchday edisi Juni 2026 telah selesai dilaksanakan.
Media Vietnam Sorot Momen Kontroversial Timnas Indonesia vs Australia, Pantas Momen Ini Bikin Suporter Garuda Murka

Media Vietnam Sorot Momen Kontroversial Timnas Indonesia vs Australia, Pantas Momen Ini Bikin Suporter Garuda Murka

Langkah Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026 harus terhenti secara dramatis usai takluk 0-1 dari Australia pada laga semifinal. Media Vietnam beri sorotan.
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Dewan Pers menghimpun masukan terkait usulan pengaturan karya jurnalistik dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta, melalui forum dengar pendapat dengan berbagai konstituen pers, Kamis (11/6), di Hall Dewan Pers.
Review Film Perumahan Laddaland: Teror Rumah Impian yang Berubah Jadi Mimpi Buruk, Adaptasi Horor Thailand

Review Film Perumahan Laddaland: Teror Rumah Impian yang Berubah Jadi Mimpi Buruk, Adaptasi Horor Thailand

Film horor Indonesia kembali menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Jika selama ini cerita seram banyak berlatar desa terpencil, hutan atau bangunan tua,
Teknologi Midsole dan Upper Ringan Jadi Kunci Kenyamanan di Balik Sepatu Modern

Teknologi Midsole dan Upper Ringan Jadi Kunci Kenyamanan di Balik Sepatu Modern

Teknologi sepatu terus berkembang, mulai dari midsole berenergi tinggi hingga material upper yang ringan dan breathable. Simak tren inovasi global dan pengembangan
Namanya Disebut Dalam Kasus Korupsi MBG, Ini Bantahan Kapolres Bekasi

Namanya Disebut Dalam Kasus Korupsi MBG, Ini Bantahan Kapolres Bekasi

Nama Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang diselidiki Kejaksaan Agung. Namun, hal ini langsung dibantah oleh yang bersangkutan.
Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Performa impresif Timnas Indonesia sepanjang FIFA Matchday Juni 2026 terus mengundang perhatian dunia. Publik Timur Tengah sebut skuad Garuda bakal naik level.
Selengkapnya

Viral