News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Bencana Susulan di Titik Rawan, Satgas PRR Perkuat Mitigasi di Wilayah Terdampak

Satgas PRR melakukan berbagai langkah mitigasi bencana susulan di sejumlah titik rawan yang sempat terdampak bencana di Sumatera dan Aceh beberapa waktu lalu.
Senin, 15 Juni 2026 - 17:47 WIB
Satgas PRR melakukan mitigasi di titik rawan yang ada di wilayah terdampak bencana Sumatera.
Sumber :
  • Satgas PRR

Jakarta, tvOnenews.com - Mitigasi sejumlah titik rawan bencana susulan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus diperkuat Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan proses pemulihan juga mengutamakan keselamatan warga dan ketahanan wilayah terdampak dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penguatan mitigasi ini salah satunya dilakukan melalui kunjungan lapangan Tim Satgas PRR Aceh bersama Balai Kementerian Pekerjaan Umum, yakni BPJN Aceh dan PT Hutama Karya, ke kawasan Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah serta area sinkhole di Kampung Pondok Balek, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, pada Jumat (12/6/2026).

Dua lokasi tersebut menjadi perhatian karena sama-sama menunjukkan risiko lanjutan pascabencana. Di Enang-Enang, kerusakan jalan dan jembatan terjadi akibat longsoran dinding tebing serta banjir bandang.

Sementara di Pondok Balek, fenomena tanah amblas atau sinkhole masih berpotensi melebar dan berdampak terhadap lahan pertanian, akses jalan, hingga jaringan kelistrikan.

Di kawasan Tajuk Enang-Enang, Jalan Raya Bireuen–Takengon, tepatnya pada jalur Simpang Lancang, Desa Alur Cuncin–Desa Menderak, Kecamatan Pintu Rime, akses masyarakat sempat terputus akibat kerusakan jalan dan jembatan. Jalur tersebut selama ini menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat wilayah Gayo dan pesisir utara Aceh, termasuk untuk mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Masyarakat setempat telah berupaya membuka kembali akses secara swadaya sehingga kendaraan dapat melintas secara terbatas. Namun, BPJN Aceh mengingatkan jalur tersebut masih berisiko tinggi karena kondisi tanah yang labil, medan yang curam, minim penerangan, serta kondisi jembatan eksisting yang mengalami kerusakan serius, termasuk fondasi yang patah dan miring.

Satgas PRR menilai kondisi tersebut perlu ditangani dengan pendekatan kehati-hatian berbasis kajian teknis dan geologi. Penanganan di Enang-Enang tidak cukup hanya dengan membuka akses sementara, tetapi perlu memastikan jalur yang digunakan warga benar-benar aman, termasuk melalui koordinasi intensif antara BPJN, BWS, pemerintah daerah, dan unsur terkait dalam penanganan jalan, jembatan, tebing, serta aliran sungai.

Untuk solusi jangka panjang, telah disiapkan rencana pembangunan jembatan shortcut. Proyek ini direncanakan dilaksanakan pada 2027. Sambil menunggu penanganan permanen, BPJN Aceh melalui Satker Wilayah 3 telah melakukan pemeliharaan jalan alternatif pengganti Jembatan Enang-Enang untuk menjaga konektivitas lintas tengah menuju Takengon.

Perhatian serupa juga diberikan terhadap fenomena sinkhole di Kampung Pondok Balek, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Berdasarkan informasi sementara BPJN, lubang amblas tersebut diperkirakan memiliki kedalaman mencapai 85 meter dengan luas sekitar 3 hektare. Fenomena ini telah menyebabkan rusak dan hilangnya lahan pertanian warga, amblasnya tower listrik, serta terputusnya akses jalan di sekitar lokasi.

“BPJN dan PT Hutama Karya menyampaikan struktur tanah di area sinkhole didominasi material bekas abu vulkanik dan hampir tidak berbatu. Kondisi tersebut membuat material bawah tanah lebih mudah terkikis, terutama saat curah hujan tinggi dan dipengaruhi aktivitas gempa,” tulis Satgas PRR dalam laporan kegiatannya.

Arah pelebaran sinkhole yang sebelumnya mengarah ke hulu Sungai Peusangan kini terpantau cenderung bergerak ke arah Danau Laut Tawar. Karena itu, Satgas PRR menekankan pemantauan harian, pembaruan rambu peringatan, serta pembatasan akses warga ke zona berbahaya sebagai langkah mendesak untuk mencegah korban jiwa. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral