News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diskusi Publik UGM Ricuh Tiga Pejabat Sampai Dievakuasi Polisi, Ketum Serikat Mahasiswa: Pejabat Banyak Bohong!

Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh. 
Selasa, 16 Juni 2026 - 09:59 WIB
Pejabat negara dievakuasi saat digeruduk mahasiswa yang hadir dalam diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" di UGM Yogyakarta, Senin (15/6/2026).
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri/tvOne

Sleman, tvOnenews.com - Diskusi publik bertajuk "Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia" yang digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM Yogyakarta berakhir ricuh

Mulanya, diskusi yang berlangsung pada Senin (15/6/2026) malam tersebut, dihadiri oleh Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI Budiman Sudjatmiko

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang sebelumnya turut dijadwalkan hadir tidak tampak dalam acara tersebut. 

Aksi ricuh terjadi seusai ketiga pejabat mengajak mahasiswa yang hadir untuk mengkritik secara langsung. 

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid di kawasan UGM Yogyakarta, Senin (15/6/2026).
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid di kawasan UGM Yogyakarta, Senin (15/6/2026).
Sumber :
  • ANTARA/HO-Kementan

"Silakan kritik kami disini, jangan di media sosial," kata Budiman Sudjatmiko, Senin (15/6/2026) malam. 

Tak berselang lama, tiba-tiba datang sejumlah mahasiswa dengan membawa spanduk penolakan di antaranya bertuliskan "UGM Menolak Penghianat Reformasi" dan "UGM Menolak Penjilat Rezim".

Imbas kondisi yang semakin tidak kondusif, akhirnya ketiga pejabat dievakuasi oleh aparat kepolisian. 

Ketua Umum Serikat Mahasiswa UGM, Mesa mengatakan, gesekan di forum terbuka terjadi lantaran para pejabat tersebut dinilai banyak berbohong.

"Gesekan-gesekan yang terjadi itu memang hal yang wajar dalam negara demokrasi yang saat ini justru mereka tidak hanya bisa dibisikin. Tapi, mereka memang harus diteriaki, mereka harus didatangi karena tidak ada cara yang efektif selain cara itu," kata Mesa.

"Bahkan, ketika itu dilakukan, tidak ada jaminan bahwa mereka bersalah di depan sana," sambungnya. 

Mesa pun mempertanyakan kepada mereka sebagai pejabat negara terkait kondisi nasional yang terjadi saat ini. 

Mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai nir manfaat bagi rakyat. Serta, perihal kondisi ekonomi dan kabinet kerja yang dibentuk untuk tidak oposisi.

Bahkan, kritik yang disampaikan oleh rakyat dianggapnya sebagai gangguan. Padahal di dalam negara ini, orang miskin adalah warga yang harus dilindungi secara konstitusi.

"Mereka bukan satuan pendukung Prabowo-Gibran, mereka adalah satuan penjilat Prabowo-Gibran. Budiman Sujatmiko merupakan simbol pengkhianat. Dia dulunya adalah inspirasi, sekarang dia justru mengkhianati adik-adiknya," ucap Mesa.

Ke depan, api-api pergerakan serupa harus selalu dijaga. 

"Kita harus tetap menggerakkan dan menjalankan tanggung jawab kita sebagai mahasiswa yang menyuarakan suara, memiliki tanggung jawab dalam sejarah Indonesia untuk bersatu dengan masyarakat, untuk memainkan perannya, mengingatkan penguasa. Mereka itu bukan berkuasa, tapi mereka harusnya menjalankan pemerintahan ini dengan sebaik-baiknya, dengan seadil-adilnya, sesuai dengan Pancasila," tegas Mesa.

Lebih lanjut, ia pun mempersilakan pejabat lain datang ke UGM untuk berdiskusi. Akan tetapi, jangan menggunakan atau membawa data-data yang direkayasa atau dipilah-pilih supaya terlihat positif.

Ia berharap, peristiwa yang terjadi malam ini menjadi awal untuk terus bergerak dan melangkah sekaligus mengingatkan kepada mereka yang zalim kepada rakyat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan dari para pejabat tersebut mengenai peristiwa ini. (scp/muu)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libur 1 Muharam, Stasiun Bogor Padat Diserbu Wisatawan

Libur 1 Muharam, Stasiun Bogor Padat Diserbu Wisatawan

Kepadatan penumpang kereta terjadi di Stasiun Bogor pada momen libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026).
Puluhan Pasien Panik Berhamburan Keluar RS Samaritan Saat Gempa M 6,7 Guncang Kota Palu

Puluhan Pasien Panik Berhamburan Keluar RS Samaritan Saat Gempa M 6,7 Guncang Kota Palu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut pusat gempa berada di laut pada koordinat 1,04 derajat lintang selatan dan 120,23 derajat bujur timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Palu pada kedalaman 10 kilometer.
Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Terungkap, Penyebab Utama Elza Syarief Mengundurkan Diri sebagai Kuasa Hukumnya Sony Sonjaya: Saya Tak Nyaman

Mencuat kabar terkait Elza Syarief mengundurkan diri sebagai kuasa hukumnya eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG. Sontak
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Jatim Bagikan 15 Ribu Kitab Suci ke Ribuan Tempat Ibadah Berbagai Agama di Banyuwangi

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Jatim Bagikan 15 Ribu Kitab Suci ke Ribuan Tempat Ibadah Berbagai Agama di Banyuwangi

Untuk kali pertama, 15 ribu kitab suci dari enam agama yang diakui di Indonesia dibagikan ke ribuan tempat ibadah di Kabupaten Banyuwangi.
Palu Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

Palu Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

Palu, Sulawesi Tengah, diguncang gempa Magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 10:27 WIB. 
Buktikan Kualitas Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A 

Buktikan Kualitas Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A 

SMP Labschool UNY Yogyakarta terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang progresif.

Trending

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott sempat dirumorkan menjadi pemain yang hengkang dari klub setelah kepergian sang manajer tim, Kieran McKenna dari Ipswich Town. 
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
Tanpa Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Lolos ke Final Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026

Tanpa Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Lolos ke Final Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026

Meski tak diperkuat pemain asing maupun andalannya seperti Megawati Hangestri, namun Hyundai Hillstate nyatanya berhasil lolos ke finaal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026.
Viral, Detik-detik Pria Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Jakut, Ini Kata Polisi

Viral, Detik-detik Pria Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Jakut, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria terekam CCTV diduga melecehkan anjing di sebuah kafe di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Selengkapnya

Viral