News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Rabu, 17 Juni 2026 - 03:12 WIB
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.

Pasalnya, kebijakan yang diambil dinilai sebagai upaya pemerintah melakukan perubahan mendasar dalam tata kelola negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Relawan Jarnas for Prabowo-Gibran, Nasrudin mengatakan kebijakan yang menjadi penanda arah pembangunan pemerintahan saat ini, antara lain penataan kawasan hutan melalui Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Program Makan Bergizi Gratis (MBG), efisiensi anggaran negara, pengungkapan kasus-kasus korupsi besar, penolakan terhadap ketergantungan pinjaman Dana Moneter Internasional (IMF), serta pembentukan Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

“Beberapa kebijakan tersebut memiliki keterkaitan satu sama lain. Ada upaya memperbaiki tata kelola sumber daya alam, membangun kualitas sumber daya manusia, memperkuat fiskal negara, sekaligus menjaga kedaulatan ekonomi nasional,” kata Nasarudin, Jakarta, Selasa (16/6/2026).

Nasarudin menilai pembentukan Satgas PKH sebagai upaya pemerintah untuk memastikan pemanfaatan kawasan hutan berjalan sesuai ketentuan hukum. 

Namun, ia menegaskan proses penertiban harus tetap memperhatikan aspek keadilan bagi masyarakat adat, petani, dan warga yang selama ini menggantungkan hidupnya pada kawasan tersebut.

“Penegakan aturan perlu berjalan beriringan dengan penyelesaian konflik agraria dan perlindungan terhadap masyarakat yang memiliki keterkaitan langsung dengan kawasan hutan,” ujarnya.

Di bidang pembangunan sumber daya manusia, Nasarudin menyoroti program MBG yang dinilai tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi mendatang.

Ia mengatakan program tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap penurunan angka stunting, peningkatan kesehatan masyarakat, serta penguatan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha pangan.

Meski demikian, Nasarudin menilai pengawasan terhadap pelaksanaan program tetap diperlukan. Menurutnya, berbagai masukan dan kritik dari masyarakat harus dijadikan bahan evaluasi agar program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sementara itu, terkait kebijakan efisiensi anggaran, Nasarudin menilai langkah tersebut mencerminkan upaya pemerintah mengarahkan belanja negara ke sektor-sektor yang lebih produktif. Ia menegaskan efisiensi perlu dimaknai sebagai penguatan kualitas belanja negara, bukan semata-mata pengurangan anggaran.

“Yang terpenting adalah bagaimana anggaran negara dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Nasarudin juga menyoroti pembentukan Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). 

Menurutnya, perusahaan tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola perdagangan komoditas strategis nasional dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

Ia menilai Indonesia selama ini memiliki posisi penting sebagai penghasil berbagai komoditas strategis dunia. Namun, manfaat ekonomi yang diterima negara dinilai belum sepenuhnya optimal.

“Diperlukan instrumen yang mampu memperkuat transparansi, efisiensi, dan posisi tawar Indonesia dalam perdagangan global,” ujarnya.

Ia juga menilai penguatan peran Danantara Sumberdaya Indonesia dapat menjadi instrumen strategis untuk mendorong tata kelola ekspor komoditas nasional yang lebih terintegrasi, transparan, dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kepentingan negara.

Lebih lanjut, Nasarudin menegaskan bahwa upaya membangun kedaulatan ekonomi nasional harus dibarengi dengan keberanian mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan dari lembaga keuangan internasional.

“Sejak dulu dalam berbagai aksi dan gerakan masyarakat selalu menyuarakan penolakan terhadap ketergantungan pada pinjaman IMF dan World Bank. Indonesia adalah negara yang kaya sumber daya alam dan memiliki potensi besar untuk membiayai pembangunannya sendiri. Karena itu, langkah Presiden Prabowo dalam memperkuat penerimaan negara, menertibkan pengelolaan sumber daya alam, memberantas korupsi besar, serta membangun instrumen ekonomi strategis seperti PT Danantara Sumberdaya Indonesia merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan kedaulatan ekonomi nasional,” kata Nasarudin.(raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Iran Minta Israel Terikat Kesepakatan Perdamaian AS-Iran

Iran Minta Israel Terikat Kesepakatan Perdamaian AS-Iran

Israel terikat sebagai pihak dalam kesepakatan perdamaian dengan Amerika Serikat, sebagaimana gerakan Syiah Hizbullah.
Kepimimpinan BGN yang Baru Berencana Gunakan Puluhan Ribu Motor Listirk yang Tersandera Korupsi MBG

Kepimimpinan BGN yang Baru Berencana Gunakan Puluhan Ribu Motor Listirk yang Tersandera Korupsi MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara mengenai nasib 21.801 unit motor listrik yang menjadi salaha satu indikasi kasus mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.
Jadwal Macau Open 2026, Rabu 17 Juni: Prahdiska Bagas vs Lee Zii Jia, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal Macau Open 2026, Rabu 17 Juni: Prahdiska Bagas vs Lee Zii Jia, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal Macau Open 2026, di mana ada sejumlah wakil Indonesia yang akan unjuk gigi termasuk Prahdiska Bagas melawan Lee Zii Jia.
Warga Diimbau Bermasker, Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia

Warga Diimbau Bermasker, Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk di Dunia

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.00 WIB, Kualitas udara Jakarta pada Rabu pagi masuk peringkat dua terburuk di dunia,
Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak

Peran Keluarga dan Sekolah dalam Memutus Rantai Kekerasan Terhadap Anak

Kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia masih tinggi hingga 2026. Simak data terbaru, dampak jangka panjang, serta langkah konkret pemerintah, sekolah, dan keluarga untuk

Trending

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, berpeluang memiliki rekan setim baru yang juga memiliki darah Indonesia yakni eks kiper FC Volendam, Kayne van Oevelen.
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengapresiasi menteri dan para pejabat pemerintah di era Presiden RI, Prabowo Subianto yang berdialog dengan mahasiswa secara langsung ke kampus.
Selengkapnya

Viral