News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai 1 Juli 2026 Indonesia Siap Kurangi Ketergantungan BBM Impor, Langkah Apa yang Akan Dilakukan?

Pemerintah akan memulai implementasi biodiesel B50 pada 1 Juli 2026 sebagai bagian dari strategi besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Rabu, 17 Juni 2026 - 15:27 WIB
Jubir Kementerian ESDM Dwi Anggia.
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah akan memulai implementasi biodiesel B50 pada 1 Juli 2026 sebagai bagian dari strategi besar Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan energi nasional, mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor, sekaligus meningkatkan nilai tambah industri sawit dalam negeri.

Langkah tersebut menjadi tonggak baru dalam perjalanan transisi energi Indonesia di tengah gejolak geopolitik global yang terus memengaruhi stabilitas harga minyak dunia.

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia mengatakan, implementasi B50 akan resmi berjalan mulai awal Juli mendatang sesuai arahan Presiden Prabowo.

“Dalam waktu dekat tepatnya di 1 Juli nanti akan ada implementasi untuk B50 sesuai dengan arahan Presiden (Prabowo Subianto),” kata Dwi Anggia di Kantor Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).

Menurut Dwi, terdapat sejumlah alasan strategis yang mendorong pemerintah mempercepat pengembangan biofuel hingga mencapai campuran biodiesel 50 persen tersebut.

“Bahwa memang arah kebijakan pengembangan biofuel kita ini ada empat faktor kenapa kita harus mendorong sampai ke B50. Ini berkaitan dengan kemandirian dan ketahanan energi,” ujarnya.

Pemerintah menilai ketergantungan terhadap energi fosil impor semakin berisiko di tengah dinamika geopolitik global yang sulit diprediksi. Konflik di berbagai kawasan dunia telah berulang kali memicu lonjakan harga minyak yang berdampak langsung terhadap biaya energi nasional.

“Tentunya kita juga mengetahui bagaimana kondisi geopolitik global saat ini yang sangat dinamis yang menyebabkan fluktuasi harga minyak bumi yang tentunya berdampak sekali terhadap harga energi juga di tanah air,” kata Dwi.

Selain memperkuat ketahanan energi, implementasi B50 juga menjadi instrumen penting dalam mencapai target pengurangan emisi karbon yang telah ditetapkan Indonesia dalam komitmen Nationally Determined Contribution (NDC).

Pemerintah berharap peningkatan penggunaan energi berbasis nabati dapat membantu Indonesia berkontribusi lebih besar dalam upaya global menekan laju perubahan iklim sekaligus mempercepat pencapaian target net zero emission.

“Kemudian juga selain itu untuk meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan sesuai dengan target NDC (Nationally Determined Contribution) Indonesia juga ikut berperan aktif menciptakan atau mencapai net zero emission,” ujarnya.

Tak hanya berdampak pada sektor energi dan lingkungan, kebijakan B50 juga diproyeksikan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya bagi industri sawit yang selama ini menjadi salah satu komoditas andalan ekspor Indonesia.

Menurut Dwi, peningkatan kebutuhan biodiesel akan memperbesar penyerapan minyak sawit dalam negeri sehingga memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi rantai industri dan petani.

“Dan juga mendukung pertumbuhan ekonomi. Kenapa mendukung pertumbuhan ekonomi? Dengan implementasi B50 ini juga akan meningkatkan nilai tambah untuk sawit kita begitu ya, sehingga manfaat secara ekonominya lebih banyak dirasakan nanti oleh petani sawit kita,” jelasnya.

Pemerintah juga menilai percepatan penggunaan biofuel sejalan dengan meningkatnya perhatian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan pembangunan.

“Dan juga yang tidak kalah penting ini juga concern Gen Z, rekan-rekan Gen Z masyarakat kita adalah perlindungan lingkungan dan juga sustainability, lebih kepada arah green energy,” kata Dwi.

Ia menegaskan kebijakan B50 merupakan bagian dari arah besar transformasi energi nasional yang terus didorong Presiden Prabowo melalui Kementerian ESDM.

“Ini yang didorong saat ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada Pak Menteri ESDM, kepada Pak Bahlil,” ujarnya. (agr/cmi)
 

Halaman Selanjutnya :

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libas FC Seoul, Pelatih Persib Igor Tolic Bersyukur Persib Cetak Sejarah di Korea Selatan

Libas FC Seoul, Pelatih Persib Igor Tolic Bersyukur Persib Cetak Sejarah di Korea Selatan

Persib Bandung mencetak sejarah di Korea Selatan dengan mencuri poin penuh dari FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026). 
Big Data dan AI Dinilai Bisa Optimalkan Penerimaan Pajak, Kemenkeu Dorong Kebijakan Berbasis Data

Big Data dan AI Dinilai Bisa Optimalkan Penerimaan Pajak, Kemenkeu Dorong Kebijakan Berbasis Data

Wamenkeu Juda Agung menilai pemanfaatan big data dan AI dapat mengoptimalkan potensi penerimaan pajak. Kemenkeu juga mendorong kebijakan berbasis bukti.
Badai Cedera Hantui Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, 7 Pemain Terancam Absen Termasuk Jay Idzes

Badai Cedera Hantui Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, 7 Pemain Terancam Absen Termasuk Jay Idzes

Timnas Indonesia dihantam badai cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Tujuh pemain, termasuk Jay Idzes dan Sandy Walsh, terancam absen di turnamen.
BAZNAS dan Kemenag Salurkan Dana Rp17,5 Miliar untuk Benahi 700 Pesantren

BAZNAS dan Kemenag Salurkan Dana Rp17,5 Miliar untuk Benahi 700 Pesantren

BAZNAS dan Kemenag menyalurkan Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar 2026 untuk meningkatkan fasilitas pendidikan dan hunian santri di 700 pesantren.
5 Rekor Menakjubkan Persib usai Kalahkan FC Seoul: Jadi Tim Pertama Indonesia yang Menang di Korea Selatan

5 Rekor Menakjubkan Persib usai Kalahkan FC Seoul: Jadi Tim Pertama Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib ukir sejarah setelah menang 1-0 atas FC Seoul di ACL Two. Maung Bandung pecahkan sejumlah catatan penting, termasuk kemenangan perdana di Korea Selatan.
4 Saksi Termasuk Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ash-Sholihah Diteror, Minta Perlindungan LPSK

4 Saksi Termasuk Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ash-Sholihah Diteror, Minta Perlindungan LPSK

Perkara dugaan kekerasan seksual yang melibatkan menantu kiai Pondok Pesantren (Ponpes) Ash-Sholihah terhadap alumni santriwatinya terus bergulir.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

Ketua KSO Koptan Kampar Jaya Bersama-KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Ahmad Yanis, mengatakan keputusan menempuh RJ dilakukan setelah melalui pertimbangan dan musyawarah internal.
Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Vanja Bukilic tak sabar kembali beraksi bersama Jung Kwan Jang Red Sparks dan menghadapi mantan tandemnya, Megawati Hangestri, di V-League musim 2026/2027.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Selengkapnya

Viral