News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Kuasa Hukum Jokowi soal Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Ini yang Diharapkan Bangsa

Dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi, yakni Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa,  ditangkap oleh aparat kepolisian
Jumat, 19 Juni 2026 - 16:47 WIB
Roy Suryo Beberkan Penyebab Utama Gaduhnya Isu Ijazah Palsu Jokowi: Ini Aneh...
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi, yakni Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa,  ditangkap oleh aparat kepolisian pada Jumat (19/6/2026).

Sontak, kabar itu menyedot perhatian publik hingga menuai pertanyaaan publik terkait hal itu. Bahkan, Kuasa Hukum Jokowi, Ade Darmawan, mengaku baru mengetahui kabar penangkapan pada Jumat pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya juga tahu dari tadi saya juga baru tahu pagi tadi berjalan yang tiba-tiba ada penangkapan, tidak kooperatif ya mungkin, tapi kita dengar rilisnya nanti pasti rilis, penangkapan itu di mana, terus bagaimana bisa dilakukan,” beber Ade Darmawan kepada awak media, Jumat (19/6/2026). 

Selain itu, ia menilai penangkapan yang dilakukan Polda Metro Jaya kemungkinan besar didasari alasan hukum yang kuat.

Bahkan ia tegaskan, bahwa penyidik tentu memiliki dasar objektif dan subjektif sebelum mengambil langkah penahanan.

“Saya rasa ada sesuatu yang membuat mereka dasarnya kuat, Polda Metro Jaya, untuk melakukan penangkapan kembali ke kewenangan Polda Metro,” jelasnya.

Menurut Ade, setiap dugaan pelanggaran hukum yang memenuhi unsur penahanan, baik secara subjektif maupun objektif, memang sepatutnya diproses sesuai ketentuan hukum.

Pihaknya pun menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang diambil aparat penegak hukum.

“Saya mengapresiasi hari ini kami tim hukum Bapak Insinyur Joko Widodo mengapresiasi semua langkah yang dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dan kami berterima kasih sudah menetapkan hukum sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Ade juga mengatakan, penangkapan ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan.

Ia menilai langkah tersebut memang seharusnya sudah dilakukan ketika terdapat ketidakhadiran atau ketidakpatuhan dalam tahapan hukum tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini memang seharusnya sudah dilakukan penangkapan ketika kemudian ada mangkir kemudian tahapannya mangkir tangkap kemudian proses. Nah kita lihat proses ke depannya, di sinilah baru on 21 hari ke depan atau 20 hari ke depan bisa diperpanjang melalui Kejaksaan dan lain-lain. Ini tahapan, saya rasa ini bukan hal yang mengagetkan dan ini harus dilakukan oleh Polda Metro Jaya,” bebernya.

Kemudia, ia juga menyinggung soal proses hukum. Katanya, hal ini sesuatu yang telah lama dinanti publik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Hilirisasi Bauksit Jadi Pijakan Pengembangan Mineral Strategis Indonesia

Indonesia terus perkuat hilirisasi bauksit sebagai bagian dari transformasi sumber daya mineral menjadi fondasi industri nasional yang bernilai tambah. seiring
Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Messi, Suarez dan Neymar bakal Reunian

Inter Miami berniat menyatukan trio MSN, yaitu Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.
Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes harus memulai laga dari bangku cadangan saat Ajax Amsterdam menghadapi PEC Zwolle. Sorotan justru mengarah kepada pemain tuan rumah yang blunder.
Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral