News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelar Diskusi Publik, Aliansi Mahasiswa Indonesia Serukan Jaga Stabilitas Nasional

Aliansi Mahasiswa Indonesia menggelar Diskusi Publik bertajuk “Menguji Urgensi Reformasi Jilid II: Apakah Indonesia Membutuhkan Perubahan Sistem atau Penguatan Stabilitas Nasional?” pada Sabtu (20/6/2026) di Kantor Pusat PERDHAKI, Jakarta.
Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:02 WIB
Gelar Diskusi Publik, Aliansi Mahasiswa Indonesia Serukan Jaga Stabilitas Nasional
Sumber :
  • Istimewa

Menurutnya, tantangan bangsa saat ini meliputi kualitas pendidikan yang belum merata, tingginya angka pengangguran terdidik, kesenjangan ekonomi, disrupsi teknologi, korupsi, serta semakin ketatnya persaingan global.

“Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai hanya dengan mengganti sistem, melainkan melalui kemampuan bangsa dalam menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Narasumber ketiga, Ghulam Zaky, menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai penjaga nilai-nilai demokrasi dan kebangsaan. Ia mengajak generasi muda untuk tidak mudah terprovokasi oleh polarisasi maupun berbagai narasi yang berkembang di ruang digital.

Menurutnya, budaya diskusi, kajian, dan pertukaran gagasan harus terus diperkuat sebagai ciri khas gerakan mahasiswa yang intelektual. Ia juga menegaskan bahwa stabilitas nasional merupakan faktor penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang diikuti peserta dari berbagai kampus. Sejumlah pertanyaan mengangkat isu mengenai batas antara reformasi yang bersifat substansial dengan agenda politik kelompok tertentu, kualitas demokrasi Indonesia saat ini, serta efektivitas stabilitas nasional dibandingkan pergantian sistem dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju.

Secara umum, para narasumber berpandangan bahwa tantangan utama bangsa saat ini bukanlah mengganti fondasi sistem bernegara, melainkan memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperbaiki berbagai sektor strategis, serta menjaga stabilitas nasional sebagai modal penting menuju Indonesia Emas 2045.

Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta bersama-sama membacakan Deklarasi Aliansi Mahasiswa Indonesia sebagai bentuk komitmen moral dan kebangsaan dalam menjaga persatuan nasional di tengah berbagai dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Esa serta dilandasi semangat kebangsaan dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa, Aliansi Mahasiswa Indonesia menyerukan empat poin deklarasi:

    1.    Menjaga Persatuan dan Keutuhan Bangsa.

    2.    Mengedepankan Kritik yang Konstruktif dan Solutif.

    3.    Mendukung Stabilitas Nasional sebagai Fondasi Ketahanan Ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

    4.    Mengajak Mahasiswa dan Masyarakat Menjadi Pelopor Persatuan."

Dengan pembacaan deklarasi tersebut, Diskusi Publik Aliansi Mahasiswa Indonesia resmi ditutup. Seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk terus mengedepankan dialog, kajian ilmiah, serta partisipasi aktif dalam mengawal pembangunan nasional demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, sejahtera, dan bersatu menuju Indonesia Emas 2045.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Malaysia Disebut akan Main Mata dengan Singapura Demi Singkirkan Timnas Indonesia, Noor Korompot: Ada Skenario Besar

Malaysia Disebut akan Main Mata dengan Singapura Demi Singkirkan Timnas Indonesia, Noor Korompot: Ada Skenario Besar

Staf Khusus Menteri Hukum RI Bidang Transformasi Digital, Noor Korompot menyebut ada skenario yang menyebut bahwa Timnas Indonesia akan disingkirkan oleh Malaysia dan Singapura.
IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA berpotensi menghapus gap tarif produk padat karya RI-Vietnam di Eropa dan membuka peluang Indonesia menarik relokasi investasi.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Viral di media sosial, yang memperlihatkan adanya seorang ibu datang ke tempat tongkrongan senior yang diduga pelaku bully pada anaknya. Kasus ini disorot KDM.
Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi
Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Ganda campuran andalan Indonesia yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil meyumbang medali emas ketiga untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026.
Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Karhutla TNBS Jambi Mendekati Habitat Harimau Sumatera

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS), Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi kian meluas hingga mendekati

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral