News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Wanita Asal Bandung Menghilang 3 Tahun yang Ternyata Disekap hingga Dianiaya Pacar di Indekos

Afif, kakak wanita inisial YTT (29), warga Antapani, Kota Bandung berbagi kronologi adiknya diduga disekap dan dianiaya pacar di indekos sejak hilang 3 tahun.
Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:35 WIB
Indekos menjadi tempat wanita asal Bandung diduga disekap dan dianiaya oleh pacarnya
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang wanita berinisial YTT (29), warga Antapani, Kota Bandung diduga menjadi korban penyekapan hingga penganiayaan oleh pacarnya inisial TH di indekos.

Ironisnya, YTT sempat dinyatakan hilang selama tiga tahun setelah lama menetap di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Hal ini mendorong pihak keluarga melaporkan kepada Polda Jawa Barat pada Jumat, 12 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kakak korban, Afif menjelaskan kronologi YTT dianggap menjadi korban tindak penyekapan hingga penganiayaan oleh kekasihnya. Mulanya, sang adik mengaku sempat berencana pekerjaannya akan dimutasi ke Majalengka.

"Setelah dimutasi ke Majalengka itu, dia mendadak susah dihubungi juga," ujar Afif melalui saluran program Kabar Petang tvOne, Sabtu (20/6/2026).

Keluarga Cari Keberadaan Korban

Foto wanita asal Antapani, Bandung berinisial YTT (29) yang hilang 3 tahun bersama kekasihnya inisial TH, terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan di indekos
Foto wanita asal Antapani, Bandung berinisial YTT (29) yang hilang 3 tahun bersama kekasihnya inisial TH, terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan di indekos
Sumber :
  • tvOneNews

Afif mengatakan bahwa, hal tersebut memicu kekhawatiran. Keluarga kemudian berinisiatif untuk mencari keberadaan korban yang diperkirakan berada di indekosnya di Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Sayangnya upaya tersebut berakhir gagal. Pemilik indekos mengabarkan bahwa YTT sudah tidak berada di kamar kosnya.

"Saya coba cari ke tempat kerjaannya. Dia itu ternyata sudah resign yang suratnya dikasih sama pacarnya itu," terangnya.

Keluarga berupaya untuk meminta bantuan kepada publik. Melalui media sosial, ia menginformasikan bahwa sang adik telah menghilang sejak tidak berkomunikasi selama 3-4 bulan.

Seiringnya waktu, pihak keluarga bisa berkomunikasi dengan korban. Afif menambahkan bahwa, hal tersebut tetapi jarang terjadi dengan alasan sang adik sibuk dengan pekerjaannya.

Ia menambahkan, terakhir kali pihak keluarga dikabarkan oleh korban. Sang adik mengatakan bahwa dirinya bekerja di Jakarta.

"Ketika kita mau cari, dia tiba-tiba ada dan mengabarkan bahwa saya enggak apa-apa, saya sibuk. Saat disebar ke media sosial, dia juga tiba-tiba telepon dengan marah-marah bahwa dia sudah besar dan enggak mau dikhawatirkan," tuturnya.

Selepas itu, kata Afif, keluarga benar-benar hilang komunikasi dengan YTT. Hal inilah membuat dirinya langsung melaporkan kepada pihak kepolisian.

Keluarga Dihubungi Rumah Sakit

Lanjut, Afif mengatakan, pihak keluarga tiba-tiba terkejut mendapat informasi melalui pesan WhatsApp (WA) dari orang tidak dikenal (OTK). Setelah ditelusuri, ia dihubungi oleh pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Pihak RSHS Bandung mengatakan bahwa, YTT berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS Bandung. Ia dan keluarga pun langsung menujuu lokasi memastikan kondisi korban.

"Ada yang menelepon katanya dari pihak rumah sakit bahwa adik saya ada di IGD. Saat saya ketemu sama adik saya di IGD, dia minta maaf terus," lanjutnya.

Di momen ini, korban menceritakan kronologi dirinya menghilang selama tiga tahun. YTT mengatakan telah disekap hingga dianiaya di kamar kos oleh pacarnya berinisial TH.

"Pertama itu dari yang awalnya cuma pukulan, kemudian pernah pakai kursi juga, ujung golok, sama pakai helm juga ke bagian kepala sampai matanya," tuturnya.

Lanjut Afif, korban mengungkapkan motif awal dugaan penganiayaan tersebut. Hal ini terjadi setelah tabungan dan harta YTT habis menjadi pemicu disiksa oleh kekasihnya.

Dampak Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan terhadap Wanita Asal Bandung

Afif mengabarkan dampak dari dugaan penyiksaan mengarah pada adiknya yang disekap oleh kekasihnya selama tiga tahun. Korban mengalami luka berat.

Ia menuturkan kondisi terkini korban, mulai dari keterbatasan melihat, luka di bagian kepala, wajah, kaki, serta luka ringan di tangannya.

"Jalan pun mungkin harus belajar lagi karena sebelumnya juga diikat. Luka-luka di kakinya juga parah," tambahnya.

Sementara, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan merespon kabar tersebut. Ia membenarkan pihaknya mendapatkan adanya laporan kasus ini.

Hendra menyampaikan bahwa, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Selain itu, polisi juga terus menggali informasi tambahan agar mudah menangkap terduga pelaku.

"Yang bersangkutan saat ini berupaya untuk menghilang dan melarikan diri," katanya.

Hendra mengatakan, polisi menduga korban berulang kali mendapatkan tindakan kekerasan berupa penganiayaan. Terduga pelaku diduga menggunakan beberapa cara untuk menghabisi YTT.

"Diduga selama rentang waktu tersebut mendapatkan perlakuan penganiayaan dari terlapor dengan menggunakan tangan, benda tumpul, senjata tajam, serta barang berharga milik korban hilang," kata Hendra.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejari Purwakarta Bantah Tolak Temui Massa Aksi PMII, Sebut Sudah Koordinasi soal Jadwal

Kejari Purwakarta Bantah Tolak Temui Massa Aksi PMII, Sebut Sudah Koordinasi soal Jadwal

Pihak Kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta buka suara soal disebut menutup diri dari aksi demo Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan Kejari Purwakarta.
Pertama Kali Digelar dengan 48 Tim, Bagaimana Skema Babak Penyisihan Grup di Piala Dunia 2026?

Pertama Kali Digelar dengan 48 Tim, Bagaimana Skema Babak Penyisihan Grup di Piala Dunia 2026?

Diikuti 48 negara dari seluruh dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Piala Dunia 2026 menyajikan format sangat berbeda dari edisi-edisi sebelumnya.
Lantik Pengurus PPP Sulsel, Ketum Mardiono Tekankan Keberpihakan pada Rakyat dan Program Pemerintah

Lantik Pengurus PPP Sulsel, Ketum Mardiono Tekankan Keberpihakan pada Rakyat dan Program Pemerintah

Tongkat estafet kepemimpinan DPW PPP Sulawesi Selatan periode 2026-2031 kini resmi berada di tangan Ilham Ari Fauzi. 
Presiden Prabowo Instruksikan Kemenhaj Cari Formula Percepat Antrean Haji

Presiden Prabowo Instruksikan Kemenhaj Cari Formula Percepat Antrean Haji

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kini tengah menggodok strategi baru untuk merespons instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait durasi antrean haji. 
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 Tanggal 21 Juni: Belanda, Jerman, dan Spanyol Siap Berlaga, Kamu Dukung Siapa?

Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 Tanggal 21 Juni: Belanda, Jerman, dan Spanyol Siap Berlaga, Kamu Dukung Siapa?

Belanda hingga Arab Saudi akan kembali berlaga di babak penyisihan. Berikut ringkasan jadwal siaran langsung Piala Dunia 2026 pada Minggu tanggal 21 Juni 2026.
Bagaimana Tendangan Penalti Dianggap Sah dalam Suatu Pertandingan Sepak Bola?

Bagaimana Tendangan Penalti Dianggap Sah dalam Suatu Pertandingan Sepak Bola?

Meskipun terlihat sederhana, International Football Association Board (IFAB) menetapkan aturan ketat dalam Hukum 14 agar sebuah eksekusi penalti dianggap sah.

Trending

Jokowi Berkomentar Menohok soal Penangkapan Dokter Tifa & Roy Suryo, Refly Harun Singgung Ultah Ayah Wapres Gibran

Jokowi Berkomentar Menohok soal Penangkapan Dokter Tifa & Roy Suryo, Refly Harun Singgung Ultah Ayah Wapres Gibran

Tak hanya elite politik saja yang berkomentar terkait penangkapan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi. Namun, ayah Wapres Gibran
Mencari Keadilan untuk Steven Arya Sitorus, Jasad Putra Sulung Armina Dewi Siagian Ini Harus Diekshumasi

Mencari Keadilan untuk Steven Arya Sitorus, Jasad Putra Sulung Armina Dewi Siagian Ini Harus Diekshumasi

Harapan seorang ibu Armina Dewi Siagian pupus di tepi Sungai Tangkahan. Armina melepas Steven Arya Sitorus menuntut ilmu setinggi-tingginya. Yang pulang justru
Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Pemerintah Indonesia secara serius membidik posisi sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen FIFA ASEAN yang direncanakan pada September hingga Oktober 2026. 
10.200 Pelari dari 17 Negara Ambil Bagian di Ajang Mandiri Jogja Marathon 2026, Padukan Sport Tourism, Budaya dan Aksi Sosial

10.200 Pelari dari 17 Negara Ambil Bagian di Ajang Mandiri Jogja Marathon 2026, Padukan Sport Tourism, Budaya dan Aksi Sosial

Sebanyak 10.200 pelari dari 17 negara dipastikan ambil bagian dalam ajang Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 yang akan digelar di kawasan Candi Prambanan, Sleman
Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Striker VVV-Venlo, Dean Zandbergen, kembali memberikan update terbaru terkait peluangnya untuk membela Timnas Indonesia. Akui belum ada perkembangan berarti.
Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Deddy menilai partai yang diketuai Menteri ESDM Bahlil Lahadalia itu sebaiknya fokus mengurus masalah pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah.
Buntut Polemik Jadi Pria Berkebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran Viral, Rahadian: Keputusan Saya Ambil Sadar

Buntut Polemik Jadi Pria Berkebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran Viral, Rahadian: Keputusan Saya Ambil Sadar

Selebgram Rahadian Marga Saputra mengaku salah imbas menjadi pria berkebaya di Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran, Solo berujung viral dan dihujat.
Selengkapnya

Viral