News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ungkap Alasan Pemeriksaan Roy Suryo dan Dokter Tifa di RS Polri Kramat Jati: Dokter-Perlengkapan Lebih

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, orang yang akan dilakukan penahanan, perlu diperiksa. Hal ini untuk mengetahui soal penyakit yang bersangkutan.
Senin, 22 Juni 2026 - 13:35 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Senin (26/6/2026).
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya mengungkap alasan tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dilakukan pemeriksaan di RS Polri Kramat Jati, sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin (26/6/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, orang yang akan dilakukan penahanan, perlu diperiksa. Hal ini untuk mengetahui soal penyakit yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terhadap orang yang akan dilakukan penahanan, kewajiban dari penyidik adalah melakukan pemeriksaan fisik dan psikis kepada tersangka yang akan dilakukan penahanan. Apakah yang bersangkutan memiliki penyakit bawaan atau memiliki penyakit menular, karena ini kan akan bergabung dengan tahanan lain,” ucap Budi, di Polda Metro Jaya, Senin (26/6/2026).

Lebih lanjut, Budi menerangkan, alasan pihak kepolisian memilih RS Polri Kramat Jati sebagai tempat pemeriksaan lantaran memiliki dokter dan perlengkapan yang lebih dibandingkan Dokkes yang lain.

“Untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan tersebut di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,

kita pasti sudah mengetahui bahwa Rumah Sakit Polri Kramat Jati memiliki dokter, perlengkapan yang lebih dibandingkan dokkes yang ada,” jelasnya.

Kemudian, usai melewati peroses pemeriksaan, keduanya dilakukan perawatan di RS tersebut lantaran ditemukan adanya penyakit bawaan yang diderita dua tersangka.

“Bahwa dengan memberikan perawatan di tempat yang baik, karena pada saat pemeriksaan kesehatan di RS Polri Kramat Jati ditemukan adanya penyakit bawaan dari dua orang tersangka, ini dilakukan perawatan secara medis. Ini sebagai syarat bahwa Polri itu menjunjung tinggi hak asasi manusia,” ungkapnya.

“Jadi saat proses pengobatan yang bersangkutan di Rumah Sakit Polri, ini juga diberi ruang bagi keluarga, tim kuasa hukum, termasuk simpatisan, ini diberi ruang untuk bisa membesuk dua orang tersangka tersebut. Dan itu sebenarnya langkah-langkah penghormatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Budi menyebutkan, dalam hal ini pihaknya juga memberikan ruang terhadap tersangka Dokter Tifa yang melaksanakan ujian.

Termasuk terhadap salah satu tersangka, diberikan ruang pada saat melaksanakan ujian. Mungkin teman-teman sudah melihat ada dokumentasi yang sudah naik di media sosial maupun televisi, diberi ruang kesempatan untuk melaksanakan ujian. (ars/muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jalani Perundingan di Swiss, Pezeshkian Sebut Iran Tak Gentar Pertahankan Hak-haknya

Jalani Perundingan di Swiss, Pezeshkian Sebut Iran Tak Gentar Pertahankan Hak-haknya

Iran sebut "tidak akan gentar mempertahankan hak-haknya yang sah," seraya menekankan bahwa dialog dan diplomasi harus diutamakan untuk melindungi kepentingan nasional.
Daftar Lengkap 76 Calon Paskibraka yang Bakal Bertugas pada 17 Agustus 2026

Daftar Lengkap 76 Calon Paskibraka yang Bakal Bertugas pada 17 Agustus 2026

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) resmi mengumumkan 76 nama calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat tahun 2026. 
Komisi XIII DPR Minta LPSK Jamin Perlindungan Korban Penyekapan dan Penyiksaan 3 Tahun di Bandung

Komisi XIII DPR Minta LPSK Jamin Perlindungan Korban Penyekapan dan Penyiksaan 3 Tahun di Bandung

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mendesak negara melalui LPSK, Komnas HAM, serta Komnas Perempuan segera turun langsung memberi perlindungan terhadap YTR (29).
Reaksi Marc Marquez Usai Marco Bezzecchi Tampar Marshal di MotoGP Ceko 2026

Reaksi Marc Marquez Usai Marco Bezzecchi Tampar Marshal di MotoGP Ceko 2026

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez tak memberikan banyak komentar terkait insiden kontroversial yang melibatkan Marco Bezzecchi (Aprilia) dan marshal di sprint race MotoGP Ceko 2026.
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Festival UMKM ini merupakan implementasi visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, khususnya mendorong pengembangan industri kreatif dan perluasan lapangan kerja yang berkualitas
Media Korea Bocorkan Jadwal Mendarat Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Ungkap Anak Asuhnya Kerap Tanya Soal 'Megatron'

Media Korea Bocorkan Jadwal Mendarat Megawati Hangestri, Pelatih Hillstate Ungkap Anak Asuhnya Kerap Tanya Soal 'Megatron'

Kehadiran kembali pevoli putri andalan Indonesia Megawati Hangestri di kompetisi kasta tertinggi Liga Voli Korea Selatan (V-League) musim depan rupanya masih ..

Trending

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate dan langsung memicu perubahan besar. Simak komentar legenda klub Yang Hyo-jin untuk V-League 2026/2027.
Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, membocorkan jadwal kedatangan Megawati Hangestri ke Korea Selatan untuk memulai persiapan menghadapi Liga Voli Korea musim 2026-2027.
Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026), persaingan makin ketat setelah rampungnya matchday kedua. Mesir dan Spanyol kini memimpin grup masing-masing.
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, tak menutupi kekecewaannya usai kalah dari Spanyol 0-4 di Piala Dunia 2026. Ia mengakui The Green Falcons kalah kualitas.
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik 14 oknum TNI-Polri terjaring razia atau Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib)  di THM, Surabaya, pada Sabtu
Selengkapnya

Viral