Prabowo Gandeng Imperial College London, Siapkan 10 Universitas Kedokteran dan Sains Baru di Indonesia
- Dok. Setpres
“Hari ini Imperial College yang diterima oleh Bapak Presiden, ini adalah sebuah capaian yang sangat baik. Karena kita tahu, baru saja QS Ranking mengumumkan Imperial College ini adalah ranking kedua di dunia di bawah MIT,” katanya.
Tak hanya berdampak pada universitas baru yang akan dibangun, kerja sama tersebut juga diharapkan memberikan efek pengungkit bagi perguruan tinggi lain di seluruh Indonesia.
Menurut Brian, kolaborasi internasional dengan institusi kelas dunia akan membuka peluang yang lebih luas bagi peningkatan kualitas pendidikan, pengajaran, dan penelitian nasional.
“Tetapi kami yakin juga dampaknya pasti juga akan dapat dirasakan oleh kampus-kampus yang lainnya di seluruh Indonesia. Sehingga kita berharap kunjungan ini, pertemuan tadi diterima langsung oleh Bapak Presiden, ini membuka pintu kerja sama strategis yang lebih luas di dunia pendidikan di Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Brian menekankan bahwa reputasi Imperial College London di bidang kedokteran menjadi salah satu alasan utama pemerintah menjalin kemitraan tersebut. Saat ini, Imperial College menempati peringkat keempat dunia untuk pendidikan medis dan dikenal sebagai salah satu pusat riset kesehatan terkemuka secara global.
“Kita juga tahu untuk pendidikan medis, Imperial College ini peringkat keempat di dunia. Sehingga kalau kerja sama ini nanti bisa direalisasikan, tentu ini adalah sebuah peluang besar bagi bangsa Indonesia untuk bersama-sama langsung dengan kampus yang sangat top di dunia, untuk bisa menaikkan juga kualitas pengajaran, penelitian di Indonesia yang tentunya diharapkan juga ranking kita di dunia, kampus-kampus kita ini juga akan ikut naik,” ungkapnya. (agr/rpi)
Load more