News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Tantang Pengkritik MBG: Tidak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar!

Presiden Prabowo Subianto melontarkan, pembelaan keras terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menyindir pihak-pihak yang masih meragukan urgensi program tersebut.
Rabu, 24 Juni 2026 - 14:46 WIB
Presiden Prabowo dalam Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).
Sumber :
  • Setpres

Jakarta, tvOnenews.com — Presiden Prabowo Subianto melontarkan, pembelaan keras terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menyindir pihak-pihak yang masih meragukan urgensi program tersebut.

Di tengah ancaman krisis pangan global yang kian membesar, Prabowo menegaskan bahwa persoalan kelaparan merupakan masalah paling mendasar yang harus diprioritaskan negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan Andalan ke-17 Tahun 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

“Ada juga yang enggak setuju MBG (Makan Bergizi Gratis). Harusnya mereka yang enggak setuju MBG datang ke sini ya,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, kritik terhadap program tersebut seharusnya diuji langsung kepada kelompok yang paling merasakan manfaatnya, yakni petani, nelayan, dan anak-anak penerima program.

“Tanya itu petani nelayan MBG perlu atau tidak? Tanya anak-anak MBG perlu atau tidak?” ujarnya.

Prabowo secara khusus menanggapi pandangan sejumlah kalangan yang menilai terdapat persoalan lain yang lebih mendesak dibanding pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Ia menolak keras anggapan tersebut.

“Katanya ada orang-orang pinter yang mengatakan ada lebih genting dari perut lapar. Saya kira enggak ada lebih genting dari perut lapar! Orang perut lapar itu kalau enggak segera diisi ya dia mati!” tegasnya.

Presiden kemudian mengaitkan pentingnya program MBG dengan situasi global yang menurutnya sedang menghadapi ancaman kelaparan dalam skala besar. Ia mengutip peringatan lembaga internasional mengenai meningkatnya jumlah penduduk dunia yang mengalami krisis pangan.

“Dan PBB sudah meramalkan tahun ini kelaparan di dunia akan masif. Dua tahun yang lalu sekitar 300 juta orang kelaparan di dunia, diperkirakan sekarang sudah meningkat jadi 500 juta, 700 juta FAO memberi warning,” kata Prabowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di hadapan para petani dan nelayan, Prabowo juga menyoroti posisi Indonesia yang menurutnya mulai bergerak dari negara yang berfokus memenuhi kebutuhan domestik menjadi negara yang mampu membantu kebutuhan pangan negara lain.

“Dan saudara-saudara, alhamdulillah kita sekarang sudah mulai ekspor, kita sekarang bantu negara-negara lain saudara-saudara sekalian,” ujarnya. (agr/ree)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
BREAKING
NEWS
Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkap kronologi dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta illegal access ke Presiden Prabowo
Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Kehadiran penjual asing di sektor ini dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian warga setempat yang menggantungkan hidup dari usaha berjualan peci.
Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Sejumlah pertandingan I League Cup 2026/2027 menghadirkan hasil mengejutkan pada laga perdana, Selasa (03/11/2026). Persija harus bermain imbang kontra PSMS.
BREAKING
NEWS
Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri Langsung Tahan Tiga Tersangka Diduga Sadap Ponsel Presiden Prabowo di Rutan Mabes

Polri langsung melakukan penahanan terhadap tiga tersangka diduga melakukan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap ponsel Presiden Prabowo -

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral