GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim ARMI Duga Kematian Luis David Hutabarat Dipicu Kekerasan Petugas Keamanan PT Agrinas

Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) mengungkap kronologi dugaan kekerasan yang dilakukan petugas keamanan PT Agrinas Palma Nusantara (APN) terhadap empat warga Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, pada 16 Juni 2026.
Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:30 WIB
Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) mengungkap kronologi dugaan kekerasan yang dilakukan petugas keamanan PT Agrinas Palma Nusantara (APN) terhadap empat warga Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, pada 16 Juni 2026.

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, yakni Luis David Hutabarat (32), sementara tiga korban lainnya, Jhoni (28), Doni Romadan (29), dan Sutomi (31), mengalami luka-luka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara Tim ARMI Adinda Zahra mengatakan, peristiwa itu berawal ketika keempat korban selesai membersihkan lahan sawit milik Ramlan Nainggolan di Dusun Lubuk Pinang sekitar pukul 15.30 WIB.

Dalam perjalanan pulang melintasi Blok K33 Jalur 3 yang berada di area perkebunan PT Agrinas Palma Nusantara, mereka diduga dikejar sejumlah petugas keamanan perusahaan.

“Bahwa sekitar setengah jam dalam perjalanan, sekitar pukul 16.00 WIB, mereka dikejar dari arah belakang oleh Serma Buana, Koi, dan Jansen yang mengendarai motor masing-masing dan Ilham yang berboncengan dengan Uyung yang bertujuan menghadang para korban,” kata Adinda Zahra, dalam keterangannya saat dihubungi tvOnenews.com, Sabtu (27/6/2026).

Menurut laporan tersebut, Doni Romadan dan Sutomi berhasil dihadang lebih dahulu. Sementara Luis dan Jhoni sempat meloloskan diri dari penghadangan. Namun, Tim ARMI menyebut Luis mendapat ancaman dari salah seorang petugas keamanan.

“Bahwa, pada saat penghadangan tersebut, Luis dan Joni berhasil melarikan diri dari cegatan para pelaku karena posisi mereka yang berada di depan Doni dan Tomi. Namun saat hendak kabur, Serma Buana sempat melontarkan kalimat ancaman ‘sini turun kau luis, maen kita, ku bunuh kau’ dan mengajaknya berduel dengan mengacungkan parang,” ujar Adinda.

Tim ARMI menyebut Doni dan Sutomi kemudian mengalami penganiayaan. Doni didorong hingga terjatuh dan kembali ditabrak, sedangkan Sutomi dipukul, dipiting, dipukul menggunakan gancu, hingga mengalami sejumlah luka. Keduanya kemudian diborgol dan dibawa menuju mess Agrinas.

Di lokasi berbeda, Luis dan Jhoni kembali dihadang oleh Budiono. Berdasarkan laporan Tim ARMI, Budiono menabrakkan sepeda motornya ke kendaraan Luis hingga keduanya terjatuh. Luis dan Jhoni kemudian berusaha melarikan diri.

“Bahwa kemudian, Luis dan Jhoni berlari dan dikejar oleh Budiono. Aksi kejar-kejaran itu berlangsung sejauh 200 meter,” kata Adinda.

Laporan tersebut juga menyebut Luis sempat meminta Jhoni merekam kejadian menggunakan telepon genggam. Namun, Budiono disebut berhasil menangkap Luis.

“Bahwa disela kejar-kejaran tersebut Luis sempat meminta Joni untuk merekam kejadian melalui telepon selulernya sehingga melambatkan larinya. Akibatnya Budiono berhasil menangkap Luis. Lalu Budiono langsung memiting leher Luis,” ujar Adinda.

Tim ARMI juga mengutip kesaksian bahwa saat rombongan petugas lain tiba di lokasi, Luis telah tergeletak di tanah.

“Bahwa, sesampainya di lokasi Budiono, terlihat kalau Luis sudah terkapar di tanah. Bahwa, kemudian Buana menginjak bagian leher Luis yang sudah tergeletak di tanah sembari mengatakan ‘pura-puranya kau’,” kata Adinda.

Setelah para petugas meninggalkan lokasi, istri korban, Desi Natalia Nainggolan, melakukan pencarian dan menemukan Luis dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

“Bahwa istri korban setelah melakukan penyisiran dari arah kedatangan mereka. Ketika istri korban berada sampai di lokasi pembunuhan sudah tidak ada pelaku. Hanya ada suaminya yang sudah tidak bernyawa dengan kondisi lidah menjulur keluar dan ada luka lebam di pipi kiri,” ujar Adinda.

Temuan tersebut memicu kemarahan warga. Menurut laporan Tim ARMI, masyarakat sempat mengejar para terduga pelaku dan mendatangi Polsek Kualuh Hulu setelah mengetahui sebagian pelaku menyerahkan diri. Pada malam harinya, sekitar pukul 19.00 WIB, massa membakar tiga unit rumah dinas atau mess milik PT Agrinas Palma Nusantara.

Tim ARMI menyatakan berdasarkan temuan lapangan, kasus tersebut bukan peristiwa yang berdiri sendiri. Mereka mengklaim sejak pengelolaan lahan beralih ke PT Agrinas Palma Nusantara pada Maret 2025, sedikitnya 15 kasus kekerasan terhadap warga telah didokumentasikan oleh kelompok tani setempat.

Dalam laporannya, Tim ARMI juga mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas perkara tersebut, termasuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat, serta memastikan proses hukum berjalan secara adil dan transparan.(agr/raa)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Raheem Sterling Didakwa Usai Lamborghini Kecelakaan, Eks Bintang Inggris Hadapi 3 Tuduhan Serius

Raheem Sterling Didakwa Usai Lamborghini Kecelakaan, Eks Bintang Inggris Hadapi 3 Tuduhan Serius

Raheem Sterling didakwa usai kecelakaan Lamborghini di M3. Eks bintang Inggris itu menghadapi tiga tuduhan dan dijadwalkan menjalani sidang 15 September.
Scene Harusnya Horor Dibajak, Reza Arap Naik Pitam: Lu Tak Tahu Seberapa Sakral

Scene Harusnya Horor Dibajak, Reza Arap Naik Pitam: Lu Tak Tahu Seberapa Sakral

Reza Arap geram setelah sebuah akun X diduga mengunggah spoiler sekaligus membajak salah satu scene film Harusnya Horor. Ia menilai adegan tersebut punya makna.
Tak Hanya Ribuan Personel, Muktamar Ke-35 NU jluga Diawasi 100 Kamera

Tak Hanya Ribuan Personel, Muktamar Ke-35 NU jluga Diawasi 100 Kamera

Panitia Muktamar ke-35 NU terus matangkan pelayanan, kepesertaan, dan keamanan menjelang kedatangan ribuan peserta di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Kronologi Dukun Pengganda Uang Tipu Rp77 Juta Diganti Teh Kemasan, Berujung Ditangkap di Serang

Kronologi Dukun Pengganda Uang Tipu Rp77 Juta Diganti Teh Kemasan, Berujung Ditangkap di Serang

Pria mengaku sebagai dukun pengganda uang, BS (63) resmi ditangkap Polsek Walantaka, Serang, Banten di sekitar perumahan Graha Rinjani pada Minggu (23/8/2026).
Berkaca Piala AFF 2026, Bung Yuke Bandingkan Gaya Melatih Shin Tae-yong dan John Herdman di Timnas Indonesia

Berkaca Piala AFF 2026, Bung Yuke Bandingkan Gaya Melatih Shin Tae-yong dan John Herdman di Timnas Indonesia

Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 membuat gaya kepelatihan John Herdman kembali disorot. Pandit senior pun membandingkannya dengan Shin Tae-yong.
Bukit Sentong Lumajang di Kawasan TNBTS Terbakar, Diduga Dipicu Gesekan Ranting

Bukit Sentong Lumajang di Kawasan TNBTS Terbakar, Diduga Dipicu Gesekan Ranting

Karhutla menyebabkan setengah hektare kawasan hutan Bukit Sentong di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, hangus menghitam.

Trending

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Seorang pedagang cimin di Cirebon berinisial US (45) diduga melakukan perbuatan cabul terhadap sedikitnya tujuh anak perempuan berusia 6–9 tahun.
Gerai Samsat Keliling Tersedia di 14 Lokasi Jadetabek Pada Rabu

Gerai Samsat Keliling Tersedia di 14 Lokasi Jadetabek Pada Rabu

Polda Metro Jaya menyediakan layanan Samsat Keliling untuk membantu para wajib pajak dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek), Rabu. 
AS Ancam China soal Kerja Sama Ekonomi dengan Iran, China: Jangan Ganggu!

AS Ancam China soal Kerja Sama Ekonomi dengan Iran, China: Jangan Ganggu!

Pemerintah China tak ingin hubungan kerja samanya dengan Iran diganggu karena masih dalam kerangka internasional termasuk oleh Amerika Serikat.
Jelang Demo 27 Agustus 2026, Massa Aksi Mulai Siapkan Atribut Depan Gedung DPR

Jelang Demo 27 Agustus 2026, Massa Aksi Mulai Siapkan Atribut Depan Gedung DPR

Menjelang demo yang dijadwalkan akan digelar pada Kamis (27/8/2026), massa aksi mulai menyiapkan atribut di depan gedung DPR RI. 
Bakal Naik Level, 5 Zodiak Ini Paling Beruntung Soal Karier Besok 27 Agustus 2026

Bakal Naik Level, 5 Zodiak Ini Paling Beruntung Soal Karier Besok 27 Agustus 2026

Lima zodiak diprediksi paling beruntung soal karier besok, 27 Agustus 2026. Ada peluang baru, apresiasi kerja, hingga kesempatan sukses yang tak boleh dilewatkan!
Hati Makin Berbunga-Bunga, 5 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta Besok 27 Agustus 2026

Hati Makin Berbunga-Bunga, 5 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta Besok 27 Agustus 2026

5 zodiak diprediksi paling beruntung soal cinta besok, 27 Agustus 2026. Ada yang mendapat perhatian spesial hingga hubungan makin romantis. cek zodiaknya!
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 27 Agustus 2026: Taurus Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 27 Agustus 2026: Taurus Panen Dana Ekstra

Memasuki penghujung Agustus 2026, kondisi finansial sejumlah zodiak diprediksi membawa kejutan menarik. Siapa yang diprediksi bakal kebanjiran rezeki besok?
Selengkapnya

Viral