Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya
- tvOneNews
Selepas itu, FP langsung menjambak hingga menarik sampai membuat korban terjaruh. Tidak hanya itu, pelaku juga menginjak wajah sang caddy golf sebelum kembali cekcok di mobil golf.
Iwan menyampaikan motif dugaan tindak kekerasan terjadi akibat adanya kecemburuan dari korban. Hubungan emosional muncul lantaran tersangka sering dilayani oleh korban saat bermain golf.
"Korban sering melayani tersangka saat bermain golf sehingga ada hubungan emosional," katanya.
Awal mula tindak kekerasan terjadi saat FP meminta tolong kepada seorang marshall lapangan golf berinisial VD untuk membelikan minuman.
Permintaan tersebut diterima oleh VD. Hal ini mendorong pelaku mengucapkan terima kasih yang dibumbi dengan kata rasa sayang.
"Tersangka mengatakan kepada marshall golf berupa ucapan 'Terima kasih adikku sayang'," tuturnya.
Iwan menjelaskan, ucapan tersebut langsung didengar oleh caddy golf tersebut. Korban pun menunjukkan kecemburuannya karena merasa ada ikatan emosional yang mendalam terhadap pelaku.
Kecemburuan tersebut menimbulkan adu mulut hingga percekcokan. Alhasil, pelaku melakukan aksi tindak kekerasan yang kebetulan terekam kamera CCTV sebagai alat bukti penting bagi pihak kepolisian.
Dampak dari aksi tindak kekerasan, kata Iwan, korban mengalami luka robek di bagian kepala. Kemudian, perempuan tersebut juga luka lebam terutama di area pipi, wajah, dan bibir.
Kejadian ini membuat korban melaporkan kepada pihak kepolisian. Iwan mengatakan, keduanya sempat berupaya damai melalui jalur musyawarah, namun Polres Metro Tangerang Kota tetap melanjutkan proses hukum sesuai prosedur yang berlaku.
Terkini, FP telah ditetapkan sebagai tersangka. Atas perbuatannya, pria penganiaya caddy golf tersebut dijerat dengan Pasal 466 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
(hap)
Load more