News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Penjaga IGD RS Leona yang Diduga Diintimidasi Oknum DPRD TTU

Penyebab kasus kematian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha diduga diintimidasi oleh tiga oknum anggota DPRD TTU, NTT diungkap pihak keluarga.
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:45 WIB
Karangan bunga atas kepergian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha, dokter bertugas jaga IGD RS Leona, TTU, NTT
Sumber :
  • tvOneNews

Kupang, tvOnenews.com - Kasus kematian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha, petugas sebagai dokter jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) memicu luka mendalam bagi publik.

TRIGGER WARNING BUNUH DIRI: Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter Icha tewas bunuh diri. Tenaga kesehatan tersebut meninggal dunia akibat depresi berat usai diduga mendapat intimidasi dari tiga oknum anggota DPRD Kabupaten TTU, Therensius Lazakar, Norbertus Tubani, dan Veronika Lake pada Sabtu (13/6/2026).

Paman Dokter Icha, Fabianus Banase mengupas penyebab keponakannya bunuh diri. Hal ini membuat dr Icha meninggalkan surat wasiat diduga mengarah pada dugaan intimidasi.

Apa Saja Penyebab Dokter Icha Bunuh Diri?

Foto dr Icha, dokter jaga IGD di RS Leona, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tewas bunuh diri diduga akibat intimidasi oknum anggota DPRD
Foto dr Icha, dokter jaga IGD di RS Leona, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tewas bunuh diri diduga akibat intimidasi oknum anggota DPRD
Sumber :
  • tvOneNews

Fabianus menyampaikan ada tiga unsur menjadi penyebab Dokter Icha depresi dan berujung mengakhiri hidupnya. Dokter muda asal TTU, NTT itu diduga mendapat aksi teror dari sejumlah oknum DPRD TTU.

"Anak kami itu mengalami teror, intimidasi, dan kekerasan verbal," ujar Fabianus saat dihubungi tvOne, Selasa (30/6/2026).

Menurut Fabianus, mengacu dari sisi HAM, aksi teror merupakan bagian kekerasan dan berupa intimidasi. Aksi ini berbentuk kekerasan sengaja digunakan sebagai taktik psikologis menciptakan ketakutan.

Peristiwa dugaan intimidasi ini terjadi saat Dokter Icha menangani seorang pasien anak terkena gigitan bisa ular. Korban dibawa dan dr Icha kebetulan sedang bertugas di ruang IGD RS Leona, Sabtu (13/6/2026).

dr Icha telah bertugas sesuai SOP. Dokter muda tersebut juga menangani hasil konsultasi dengan dokter spesialis anak.

Ketegangan terjadi saat pihak keluarga pasien meminta vaksin tertentu. Namun hal tersebut belum direkomendasikan dan belum tersedia di rumah sakit.

Dua pria tiba-tiba datang protes dengan nada tinggi. Pengakuan mereka sebagai anggota DPRD TTU membuat Dokter Icha ketakutan hingga depresi berat dan berujung bunuh diri.

Fabianus merasa peran sejumlah oknum tersebut tidak hanya sekadar mengintimidasi terhadap profesi. Dari sisi HAM, perlakuan mereka bentuk intimidasi gender.

Dokter Icha Dapat Pesan Teror Misterius

Sang paman mengungkap salah satu dampak terbesar membuat Dokter Icha mengakhiri hidupnya. Keponakannya kerap kali mendapat pesan teror melalui WhatsApp (WA).

"Anak kami ini semenjak kejadian itu setiap hari mendapat WhatsApp dari nomor-nomor yang tidak jelas, sehingga anak kami itu mengalami depresi berat," terangnya.

Berbagai pesan tersebut sangat mempengaruhi psikologis dr Icha. Pihak keluarga pun membawa korban menjalani pemeriksaan di Klinik Utama Jiwa Dewantara Mental Healthcare pada Rabu, 24 Juni 2026.

Hasil pemeriksaan kejiwaan menunjukkan dr Icha mengalami depresi berat tanpa gejala psikotik. Hal ini disebabkan adanya guncangan psikologis yang mengarah pada percobaan bunuh diri.

dr Icha Sempat Tidak Berani Kembali ke TTU

Lebih lanjut, Fabianus menyampaikan dampak dugaan intimidasi lainnya. dr Icha sempat mengaku dirinya tidak berani kembali ke TTU.

Alasan korban akibat ketiga oknum anggota DPRD TTU tersebut masih belum ditindak tegas. Tidak adanya sanksi secara hukum juga memicu gelombang ketakutan.

"Dia bercerita bahwa dia untuk mau kembali ke TTU itu tidak sanggup kawlau tiga anggota DPRD itu belum bisa diberi sanksi hukum apa-apa. Sampai detik ini, dari pihak tiga Parpol ketiga anggota DPRD ini belum bersikap atau merespon sampai anak kami dikubur kemarin," bebernya.

Ancaman Pencabutan Praktik dan Izin Operasional RS Leona

Penyebab dugaan intimidasi lainnya juga diungkap oleh ibu korban, Nur Azizah. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan hal ini di tengah upacara pemakaman di rumah duka di Perumahan RSS Baumata, Taebenu, Kupang, NTT, Senin (29/6/2026) siang.

Nur membagikan kisah almarhumah Dokter Icha sebelum tewas bunuh diri. Jeritan hatinya dibalut dengan air mata membuat ribuan pelayat mendadak hening menjelang upacara pemakaman.

Nur menceritakan percakapan terakhir antara dirinya dan mendiang putrinya via telepon. Dokter Icha menangis sambil berkata sudah tidak kuat akibat dugaan intimidasi dari tiga oknum DPRD TTU.

"Dia bilang, 'Mama, saya sudah tidak kuat'. Dia ketakutan karena di depan banyak orang, ada yang mengatakan praktiknya bisa dihentikan," ungkap Nur.

Selain praktiknya, dr Icha diduga mendapat ancaman sambil bernada tinggi bahwa izin operasional rumah sakit juga akan dicabut oleh mereka.

Kedua aspek ini membuat Kepala Laboratorium Kesehatan Provinsi NTT tersebut menenangkan putrinya. Ia meyakini mekanisme administrasi pemerintahan memiliki prosedur yang ketat.

Sayangnya upaya Nur tidak berjalan mulus. Ancaman menghentikan operasional rumah sakit menjadi pemicu psikologis Ichah mengalami tekanan tingkat tinggi dan berujung ditemukan gantung diri, Jumat (26/6/2026).

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali mencatatkan capaian gemilang di bidang keberlanjutan dengan meraih empat penghargaan sekaligus dalam Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026.
Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Hasil sidak Ombudsman viral di media sosial. Hal ini menuai perhatian publik. Ternyata ada dua narapidana yang terciduk lagi di "fasilitas mewah" saat sidak.
Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat asli Megawati Hangestri dibongkar Lee Han-bi. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea di Hyundai Hillstate.
Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Persoalan harta atau berebutan rumah hingga dikasih sedikit makan diduga menjadi penyebab anak tiri laki-laki inisial DH (32) menusuk ibu sambung di Bandung.
Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan menilai kartu merah Thom Haye menjadi salah satu titik yang mengubah permainan Timnas Indonesia ketika menghadapi Malaysia.
5 Shio Untung Besar Oktober 2026: Ada Shio Naga dan Tikus

5 Shio Untung Besar Oktober 2026: Ada Shio Naga dan Tikus

Berikut 5 shio yang diprediksi bakal mendapatkan untung besar di bulan Oktober 2026, dua di antaranya Shio Naga dan Shio Tikus. Shiomu termasuk?

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral